Saturday, January 31, 2026
spot_img
HomeMusikRintik Hujan Ajak Penonton Artmosphere Festival 2015 Pergi Ke Era 1950-60'an

Rintik Hujan Ajak Penonton Artmosphere Festival 2015 Pergi Ke Era 1950-60’an

Published on

- Advertisement -spot_img

RINTIK HUJAN AJAK PENONTON SOUNDSATION ARTMOSPHERE FESTIVAL 2015 PERGI KE ERA 1950-60'AN

Sebelum berdendang dan berjoget bersama Maliq & D’essentials, ratusan orang yang hadir dalam gelaran Soundsation Artmosphere Festival 2015 dihibur oleh penampilan band asal Kota Solo, Rintik Hujan. Ibarat mesin waktu, penonton diajak berkelana ke era 1950-60’an lewat musikalitas bergaya vintage pop yang mereka usung.

Perjalanan menjelajah waktu telah dimulai sejak diputarnya video pembuka yang berkonsep retro. “Hari ini, Minggu (7/6/2015), kita akan menyaksikan penampilan orkes Rintik Hujan!” ucap narator di video itu.

Tak menunggu lama, para personel mulai menampakkan diri di panggung. Sebuah nomor instrumental bergaya swing, mereka mainkan sebagai awalan. “Good evening ladies and gentlemen. Are you sad? Are you broken heart? We will give you our love. Enjoy our music,” ucap vokalis Rintik Hujan, Sekar.

Lagu pertama, muda-mudi yang memadati Taman Balekambang seakan diajak mengunjungi studio musik legendaris, Lokananta. Ada banyak cerita di tempat itu, salah satunya adalah kisah romansa dua insan manusia yang tergambar dalam “Di Lokananta”.

Cerita-cerita cinta masih setia disajikan oleh Rintik Hujan. Kali ini, grup musik yang beranggotakan Sekar (vokal), Gomz (gitar), Indra (bas), Ponda (saxophone), Oscar (drum), dan Dewa (additional keyboard), memainkan “Arjuna, Kau Membuat Gila”, sebuah tembang tentang wanita yang terpesona oleh pria idamannya.

Nomor-nomor yang dibawakan Rintik Hujan di Soundsation Artmosphere Festival 2015 merupakan kumpulan lagu yang ada di album perdana mereka. Selain dua tembang di atas, band yang selalu tampil dengan busana retro ini turut memainkan dua nomor melankolis “Pergilah Saja” dan “Tunggu Aku”.

“Lagu ini curhatan dari gitaris. Ceritanya tentang ldr-an [long distance relationship]. Mas Gomz bilang ke ceweknya, ‘Tunggu aku, jangan ke mana’,” tutur Sekar mengawali “Tunggu Aku”. Petikan gitar, sapuan saxophone yang minamalis, dan chorus yang catchy, membuat ke-mellow-an menjadi manis. “I Saw Her Standing There” milik The Beatles menjadi sajian penutup Rintik Hujan malam itu.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Annisa & Venly Bongkar Tantangan Akting Paling Berat di Film ‘Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?’

Soloevent.id - Gimana sih rasanya kalau diajak meet n greet dan nonton bareng sama...

Bukan Sekadar Fashion Show, Rotary Club Solo Buktikan Perayaan Ultah Bisa Sambil Bantu Sesama.

Soloevent.id - Dalam rangka merayakan anniversary Rotary Club Solo Sriwedari ke-13 menggelar lomba batik...

Mix or Match: Cara Agra Rooftop Alila Solo Temukan Identitas Rasa Kamu Lewat Koktail

Agra Rooftop, bar rooftop tertinggi di kota Surakarta yang berlokasi di lantai 29 hotel...

More like this

Puncak Acara Milad Rapma FM ke-28 Hadirkan Panggung Gigs Musik di Hetero Space Solo

Soloevent.id - Komunitas radio Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Rapma FM baru saja menggelar perayaan...

Float hingga Efek Rumah Kaca Ramaikan Solo City Jazz ke-13 di Pamedan Pura Mangkunegaran

Soloevent.id - Solo City Jazz ke-13 kembali digelar pada 27 September 2025 dengan menghadirkan...

Solo City Jazz 2025 Hadirkan Musisi Local Pride Solo

Soloevent.id - Kota Solo tidak pernah sepi event seru setiap bulannya. Sabtu (27/9/2025) terdapat...