Monday, February 2, 2026
spot_img
HomeSeni dan BudayaIbu-Ibu PKK Masak Jenang Bahari

Ibu-Ibu PKK Masak Jenang Bahari

Published on

- Advertisement -spot_img

ibu ibu pkk masak jenang bahari__

Ada pemandangan unik di koridor Ngarsopuro, Senin (16/2/2015). Di sepanjang jalan, sejumlah ibu-ibu tampak sibuk mempersiapkan bahan-bahan masakan. Ada yang memotong daging ikan, mengulek bumbu, atau mengipasi kompor arang. Mereka sangat bersemangat menyajikan menu terbaik, walaupun sinar matahari pagi saat itu terasa menyengat.

Emi Purwaningsih salah satunya. Saat ditemui Soloevent, perempuan asal PKK Banyuanyar tersebut sedang menyelesaikan tahapan akhir olahannya. Sebuah mangkuk ia persiapkan di atas meja. Tak berselang lama, mangkuk berbahan melamin itu ia tuangi kuah berwarna coklat, yang berisi cumi, udang, dan kakap.

Emi bersama tiga temannya juga telah menyiapkan semangkuk bubur. Kuah ikan tersebut kemudian ia guyurkan ke dalam mangkuk bubur.  “Bahan kuahnya yaitu 2 siung bawang, 2 biji lombok merah, 1 sdm udang kering, serai, 3 lembar daun jeruk, 2 sdm kecap asin, 1 sdt gula, dan 1 sdt garam,” tutur Emi. Ia mengaku tidak mengalami kesulitan dalam proses memasak maupun menyajikan penganan kreasi tersebut. “Saya di rumah suka masak ikan, jadinya nggak ada masalah,” jawabnya.

Ya, tulisan di atas adalah gambaran dari lomba masak jenang bahari yang merupakan rangkaian kegiatan Festival Jenang Solo 2015. Ketua Panitia Festival Jenang Solo 2015, Mayor Haristanto, menerangkan acara tersebut diikuti oleh kurang lebih 64 grup PKK kelurahan, kecamatan, dan kota; 3 kalangan pelajar; serta 5 asosiasi hotel dan restoran. “Peserta diberi waktu 60 menit untuk memasak hingga menyajikan,” jelas Mayor.

Mayor menuturkan, tema bahari diambil karena ia ingin mengangkat kembali kuliner tradisi agar dikenal masyarakat luas. “Makanan bahari merupakan investasi. Jika anak-anak makan ikan, kelak mereka akan cerdas. Kandungan gizi dalam ikan sangat tinggi,” tambahnya.

Ketua Indonesian Chef Association cabang Solo, Hendro Purwanto, mengatakan ada beberapa aspek yang dinilai, yakni bahan, presentasi, rasa, kekompakan, kreativitas, dan kebersihan. Hendro menuturkan, sebelum lomba masak ini diadakan, panitia telah menggelar workshop memasak jenang bahari. “Tadi saya lihat, ibu-ibu sudah cukup berkembang. Kreasinya sudah cukup bagus,” bebernya.

Menurut keterangan panitia, pemenang lomba masak jenang bahari akan diumumkan pada Selasa (17/2/2015) bertepatan dengan puncak acara Festival Jenang Solo 2015.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Annisa & Venly Bongkar Tantangan Akting Paling Berat di Film ‘Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?’

Soloevent.id - Gimana sih rasanya kalau diajak meet n greet dan nonton bareng sama...

Bukan Sekadar Fashion Show, Rotary Club Solo Buktikan Perayaan Ultah Bisa Sambil Bantu Sesama.

Soloevent.id - Dalam rangka merayakan anniversary Rotary Club Solo Sriwedari ke-13 menggelar lomba batik...

Mix or Match: Cara Agra Rooftop Alila Solo Temukan Identitas Rasa Kamu Lewat Koktail

Agra Rooftop, bar rooftop tertinggi di kota Surakarta yang berlokasi di lantai 29 hotel...

More like this

Wayang Kok Bahas Bullying? Begini Cara Karang Taruna Baluwarti “Menyentil” Anak Muda Zaman Now!

Soloevent.id - Festival Pucakawarti Vol.3 Baluwarti digelar di depan Kantor Kelurahan Baluwarti, Jumat-Sabtu (19-20/12/2025)....

Ternyata Ini Alasan Ribuan Mata Terpaku pada Panggung Disabilitas di Solo.

Soloevent.id - Kesenian tidak memandang batas yang berarti seni dapat diterima dan dilakukan oleh...

Konser “Gamelan Adi Kaloka: Merayakan Keragaman Nusantara”, sebuah konser kolaboratif seniman gamelan.

Soloevent.id - Tak kurang dari 175 talenta seni terlibat dalam sebuah pergelaran seni karawitan...