Wednesday, July 22, 2026
HomeSeni dan BudayaIbu-Ibu PKK Masak Jenang Bahari

Ibu-Ibu PKK Masak Jenang Bahari

Published on

- Advertisement -spot_img

ibu ibu pkk masak jenang bahari__

Ada pemandangan unik di koridor Ngarsopuro, Senin (16/2/2015). Di sepanjang jalan, sejumlah ibu-ibu tampak sibuk mempersiapkan bahan-bahan masakan. Ada yang memotong daging ikan, mengulek bumbu, atau mengipasi kompor arang. Mereka sangat bersemangat menyajikan menu terbaik, walaupun sinar matahari pagi saat itu terasa menyengat.

Emi Purwaningsih salah satunya. Saat ditemui Soloevent, perempuan asal PKK Banyuanyar tersebut sedang menyelesaikan tahapan akhir olahannya. Sebuah mangkuk ia persiapkan di atas meja. Tak berselang lama, mangkuk berbahan melamin itu ia tuangi kuah berwarna coklat, yang berisi cumi, udang, dan kakap.

Emi bersama tiga temannya juga telah menyiapkan semangkuk bubur. Kuah ikan tersebut kemudian ia guyurkan ke dalam mangkuk bubur.  “Bahan kuahnya yaitu 2 siung bawang, 2 biji lombok merah, 1 sdm udang kering, serai, 3 lembar daun jeruk, 2 sdm kecap asin, 1 sdt gula, dan 1 sdt garam,” tutur Emi. Ia mengaku tidak mengalami kesulitan dalam proses memasak maupun menyajikan penganan kreasi tersebut. “Saya di rumah suka masak ikan, jadinya nggak ada masalah,” jawabnya.

Ya, tulisan di atas adalah gambaran dari lomba masak jenang bahari yang merupakan rangkaian kegiatan Festival Jenang Solo 2015. Ketua Panitia Festival Jenang Solo 2015, Mayor Haristanto, menerangkan acara tersebut diikuti oleh kurang lebih 64 grup PKK kelurahan, kecamatan, dan kota; 3 kalangan pelajar; serta 5 asosiasi hotel dan restoran. “Peserta diberi waktu 60 menit untuk memasak hingga menyajikan,” jelas Mayor.

Mayor menuturkan, tema bahari diambil karena ia ingin mengangkat kembali kuliner tradisi agar dikenal masyarakat luas. “Makanan bahari merupakan investasi. Jika anak-anak makan ikan, kelak mereka akan cerdas. Kandungan gizi dalam ikan sangat tinggi,” tambahnya.

Ketua Indonesian Chef Association cabang Solo, Hendro Purwanto, mengatakan ada beberapa aspek yang dinilai, yakni bahan, presentasi, rasa, kekompakan, kreativitas, dan kebersihan. Hendro menuturkan, sebelum lomba masak ini diadakan, panitia telah menggelar workshop memasak jenang bahari. “Tadi saya lihat, ibu-ibu sudah cukup berkembang. Kreasinya sudah cukup bagus,” bebernya.

Menurut keterangan panitia, pemenang lomba masak jenang bahari akan diumumkan pada Selasa (17/2/2015) bertepatan dengan puncak acara Festival Jenang Solo 2015.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Kolaborasi Lintas Generasi di Satu Panggung Solo Keroncong Festival 2026

Soloevent.id - Solo Keroncong Festival (SKF) 2026 kembali digelar pada Sabtu (18/7/2026) di Alun-Alun...

Surga Anggrek Nusantara! Solo Anggrek Festival 2026 Hadir di Loji Gandrung

Soloevent.id - Solo Anggrek Festival kembali digelar untuk kedua kalinya di Kota Solo pada...

Dari Gambyong Hingga Band Local: Pre-Event SIPA 2026 Sukses Hipnotis Anak Muda Solo di Solo Paragon Lifestyle Mall.

Soloevent.id - Bulan September mendatang, Solo International Performing Arts (SIPA) bakalan digelar lagi.  Berbagai...

More like this

Kolaborasi Lintas Generasi di Satu Panggung Solo Keroncong Festival 2026

Soloevent.id - Solo Keroncong Festival (SKF) 2026 kembali digelar pada Sabtu (18/7/2026) di Alun-Alun...

Dari Gambyong Hingga Band Local: Pre-Event SIPA 2026 Sukses Hipnotis Anak Muda Solo di Solo Paragon Lifestyle Mall.

Soloevent.id - Bulan September mendatang, Solo International Performing Arts (SIPA) bakalan digelar lagi.  Berbagai...

Seniman dari 28 Negara Kumpul di Solo International Art Camp 2026!

Soloevent.id - Yayasan Jagoan Indonesia bersama The Asian Post (member of Infobank Media Group)...