Tuesday, May 26, 2026
HomeSeni dan BudayaIbu-Ibu PKK Masak Jenang Bahari

Ibu-Ibu PKK Masak Jenang Bahari

Published on

- Advertisement -spot_img

ibu ibu pkk masak jenang bahari__

Ada pemandangan unik di koridor Ngarsopuro, Senin (16/2/2015). Di sepanjang jalan, sejumlah ibu-ibu tampak sibuk mempersiapkan bahan-bahan masakan. Ada yang memotong daging ikan, mengulek bumbu, atau mengipasi kompor arang. Mereka sangat bersemangat menyajikan menu terbaik, walaupun sinar matahari pagi saat itu terasa menyengat.

Emi Purwaningsih salah satunya. Saat ditemui Soloevent, perempuan asal PKK Banyuanyar tersebut sedang menyelesaikan tahapan akhir olahannya. Sebuah mangkuk ia persiapkan di atas meja. Tak berselang lama, mangkuk berbahan melamin itu ia tuangi kuah berwarna coklat, yang berisi cumi, udang, dan kakap.

Emi bersama tiga temannya juga telah menyiapkan semangkuk bubur. Kuah ikan tersebut kemudian ia guyurkan ke dalam mangkuk bubur.  “Bahan kuahnya yaitu 2 siung bawang, 2 biji lombok merah, 1 sdm udang kering, serai, 3 lembar daun jeruk, 2 sdm kecap asin, 1 sdt gula, dan 1 sdt garam,” tutur Emi. Ia mengaku tidak mengalami kesulitan dalam proses memasak maupun menyajikan penganan kreasi tersebut. “Saya di rumah suka masak ikan, jadinya nggak ada masalah,” jawabnya.

Ya, tulisan di atas adalah gambaran dari lomba masak jenang bahari yang merupakan rangkaian kegiatan Festival Jenang Solo 2015. Ketua Panitia Festival Jenang Solo 2015, Mayor Haristanto, menerangkan acara tersebut diikuti oleh kurang lebih 64 grup PKK kelurahan, kecamatan, dan kota; 3 kalangan pelajar; serta 5 asosiasi hotel dan restoran. “Peserta diberi waktu 60 menit untuk memasak hingga menyajikan,” jelas Mayor.

Mayor menuturkan, tema bahari diambil karena ia ingin mengangkat kembali kuliner tradisi agar dikenal masyarakat luas. “Makanan bahari merupakan investasi. Jika anak-anak makan ikan, kelak mereka akan cerdas. Kandungan gizi dalam ikan sangat tinggi,” tambahnya.

Ketua Indonesian Chef Association cabang Solo, Hendro Purwanto, mengatakan ada beberapa aspek yang dinilai, yakni bahan, presentasi, rasa, kekompakan, kreativitas, dan kebersihan. Hendro menuturkan, sebelum lomba masak ini diadakan, panitia telah menggelar workshop memasak jenang bahari. “Tadi saya lihat, ibu-ibu sudah cukup berkembang. Kreasinya sudah cukup bagus,” bebernya.

Menurut keterangan panitia, pemenang lomba masak jenang bahari akan diumumkan pada Selasa (17/2/2015) bertepatan dengan puncak acara Festival Jenang Solo 2015.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Bank Indonesia Solo Gelar ADIKARYA FEST 2026: Perkuat Sistem Digitalisasi dan UMKM di Solo Raya

Soloevent.id - Bank Indonesia Kantor Perwakilan Solo kembali menggelar acara ADIKARYA FEST 2026 pada...

Edisi Dasawarsa, Festival Literasi Nasional 2026 Gelar Pentas Karya di Pasar Triwindu

Soloevent.id - Festival Literasi Nasional 2026 kembali digelar di Kota Solo, Jumat-Minggu (22-24/5/2026). Ini...

Berjalan Kaki dari Bali ke Borobudur: Cerita 57 Biksu Dunia Singgah di Kota Bengawan

Soloevent.id - Puluhan biksu dari empat negara memulai prosesi Pindapata dan Sanghadana dalam rangka...

More like this

Edisi Dasawarsa, Festival Literasi Nasional 2026 Gelar Pentas Karya di Pasar Triwindu

Soloevent.id - Festival Literasi Nasional 2026 kembali digelar di Kota Solo, Jumat-Minggu (22-24/5/2026). Ini...

Berjalan Kaki dari Bali ke Borobudur: Cerita 57 Biksu Dunia Singgah di Kota Bengawan

Soloevent.id - Puluhan biksu dari empat negara memulai prosesi Pindapata dan Sanghadana dalam rangka...

Pre-Event Solo Batik Carnival ke-17 Kenalkan Tema “Pitoelas” di The Park Mall Solo Baru

Soloevent.id - Pre-Event Pertama Solo Batik Carnival ke-17 digelar di Atrium The Park Mall...