Monday, September 7, 2026
HomeSeni dan BudayaBeragam Acara Unik Buka Festival Jenang Solo 2015

Beragam Acara Unik Buka Festival Jenang Solo 2015

Published on

- Advertisement -spot_img

BERAGAM ACARA UNIK BUKA FESTIVAL JENANG SOLO 2015__

Lonceng yang dibunyikan oleh Menteri Perindustrian, Saleh Husin, dan Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo, menjadi penanda dibukanya Festival Jenang Solo 2015, Minggu (15/2/2015). Opening ceremony pagi itu tampak semarak. Beragam aksi hiburan dipertontonkan para penyaji, yang dikemas dalam tajuk “Pesona Indonesia”. Sebuah panggung di Perempatan Ngarsopuro menjadi wadah para performer untuk menghibur warga.

Seperti namanya, para penampil menyuguhkan atraksi kesenian tradisional dan kontemporer yang bercorak Indonesia. Seperti Reog Ponorogo, Karawitan Ngudilaras SDN Mojo 1, Komunitas Ketan Ireng UNS yang menampilkan Tari Saman, Sanggar Meta Budaya Solo dengan Tari Rampak Cakil, Semarak Candra Kirana dengan Tari Kreasi Bajidorkahot, musik rangkas dari SD Marsudirini, dan juga perform dari Komunitas Red Batik Batik Solo.

Di tempat terpisah, masih di koridor Ngarsopuro, sekitar 50 siswi dari SMP Kristen 3 Margoyudan tampak memarut kelapa. Duduk di tikar berwarna hijau, mereka terlihat bersemangat menuntaskan pekerjaannya. Menurut Ketua Panitia Festival Jenang Solo 2015, Mayor Haristanto, kegiatan marut kelapa ini berfungsi sebagai sarana edukasi bagi generasi muda. “Soalnya sekarang sudah jarang anak marut kelapa,” jelasnya.

Di sisi selatan, koki-koki dari Indonesian Chef Association sedang menggelar masak besar jenang. Ada lima varian bubur yang diolah, yang tentunya sudah dikenal oleh masyarakat, seperti sungsum, ketan hitam, kacang hijau, dan mutiara. Serta tak ketinggalan sang bubur primadona: jenang bahari.

Usai dimasak, bubur-bubur tersebut dibagikan gratis kepada masyarakat. Mereka harus berdesak-desakan demi setakir jenang. Namun, walaupun harus bermandikan peluh, wajah-wajah mereka nampak sumringah usai mendapatkannya.

Ilma salah satunya. Mahasiswi asal Garut ini bersama teman-teman satu kost-nya rela berdesakan demi mendapatkan jenang ketan item. “Buburnya enak. Acaranya seru. Saya ingin ngrasaiin dan juga turut berpartisipasi,” ungkapnya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Kemeriahan Konser Harmony Manikam Nusantara di Ndalem Ndjojokoesoeman

Soloevent.id - Konser orkestra "Harmony Manikam Nusantara" bersama Svara Dhananjaya Music Orchestra sukses digelar...

Satu Dekade Dayskomvis! Intip Pameran Desain ‘Interplay Visual Noise’ di Gedung Djoeang 45

Soloevent.id - Program Studi D3 Desain Komunikasi Visual (DKV) telah sukses menggelar acara Dayskomvis...

Tradisi Puncak Sekaten! Intip Semarak Grebeg Mulud 2026 Keraton Surakarta

Soloevent.id - Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat menggelar Grebeg Mulud 2026 di halaman Masjid Agung...

More like this

Tradisi Puncak Sekaten! Intip Semarak Grebeg Mulud 2026 Keraton Surakarta

Soloevent.id - Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat menggelar Grebeg Mulud 2026 di halaman Masjid Agung...

Eksplorasi Peran Perempuan Keraton: Retno Sulistyorini Pentaskan KEPUTREN di TBJT

Soloevent.id - Retno Sulistyorini sukses menampilkan karya terbarunya yang berjudul KEPUTREN di Teater Arena...

Ketika Seni Turun ke Jalan : Pre-Event 2 SIPA 2026 Guncang Koridor Gatsu

Surakarta, 22 Agustus 2026 — Menjelang gelaran utama Solo International Performing Arts (SIPA) 2026,...