Thursday, January 15, 2026
spot_img
HomeSeni dan BudayaBeragam Acara Unik Buka Festival Jenang Solo 2015

Beragam Acara Unik Buka Festival Jenang Solo 2015

Published on

- Advertisement -spot_img

BERAGAM ACARA UNIK BUKA FESTIVAL JENANG SOLO 2015__

Lonceng yang dibunyikan oleh Menteri Perindustrian, Saleh Husin, dan Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo, menjadi penanda dibukanya Festival Jenang Solo 2015, Minggu (15/2/2015). Opening ceremony pagi itu tampak semarak. Beragam aksi hiburan dipertontonkan para penyaji, yang dikemas dalam tajuk “Pesona Indonesia”. Sebuah panggung di Perempatan Ngarsopuro menjadi wadah para performer untuk menghibur warga.

Seperti namanya, para penampil menyuguhkan atraksi kesenian tradisional dan kontemporer yang bercorak Indonesia. Seperti Reog Ponorogo, Karawitan Ngudilaras SDN Mojo 1, Komunitas Ketan Ireng UNS yang menampilkan Tari Saman, Sanggar Meta Budaya Solo dengan Tari Rampak Cakil, Semarak Candra Kirana dengan Tari Kreasi Bajidorkahot, musik rangkas dari SD Marsudirini, dan juga perform dari Komunitas Red Batik Batik Solo.

Di tempat terpisah, masih di koridor Ngarsopuro, sekitar 50 siswi dari SMP Kristen 3 Margoyudan tampak memarut kelapa. Duduk di tikar berwarna hijau, mereka terlihat bersemangat menuntaskan pekerjaannya. Menurut Ketua Panitia Festival Jenang Solo 2015, Mayor Haristanto, kegiatan marut kelapa ini berfungsi sebagai sarana edukasi bagi generasi muda. “Soalnya sekarang sudah jarang anak marut kelapa,” jelasnya.

Di sisi selatan, koki-koki dari Indonesian Chef Association sedang menggelar masak besar jenang. Ada lima varian bubur yang diolah, yang tentunya sudah dikenal oleh masyarakat, seperti sungsum, ketan hitam, kacang hijau, dan mutiara. Serta tak ketinggalan sang bubur primadona: jenang bahari.

Usai dimasak, bubur-bubur tersebut dibagikan gratis kepada masyarakat. Mereka harus berdesak-desakan demi setakir jenang. Namun, walaupun harus bermandikan peluh, wajah-wajah mereka nampak sumringah usai mendapatkannya.

Ilma salah satunya. Mahasiswi asal Garut ini bersama teman-teman satu kost-nya rela berdesakan demi mendapatkan jenang ketan item. “Buburnya enak. Acaranya seru. Saya ingin ngrasaiin dan juga turut berpartisipasi,” ungkapnya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Vibe Pasar Gede Beda Banget! Solo Di waktu Malam : Spot Nongkrong Klasik yang Lagi Hits

Soloevent.id - Kota Solo emang ada aja gebrakannya yang baru, selain menghadirkan berbagai acara...

The Sunan Hotel Solo Hadirkan Red Lantern Buffet

The Sunan Hotel Solo kembali menghadirkan pengalaman kuliner tematik melalui Red Lantern Buffet, sebuah...

Gak Ada Kembang Api di Solo? Ternyata Ini Alasan Haru di Balik Car Free Night (CFN) 2026!

Soloevent.id - Pemerintah Kota Surakarta memperingati malam pergantian Tahun Baru 2026 dengan menggelar Solo...

More like this

Wayang Kok Bahas Bullying? Begini Cara Karang Taruna Baluwarti “Menyentil” Anak Muda Zaman Now!

Soloevent.id - Festival Pucakawarti Vol.3 Baluwarti digelar di depan Kantor Kelurahan Baluwarti, Jumat-Sabtu (19-20/12/2025)....

Ternyata Ini Alasan Ribuan Mata Terpaku pada Panggung Disabilitas di Solo.

Soloevent.id - Kesenian tidak memandang batas yang berarti seni dapat diterima dan dilakukan oleh...

Konser “Gamelan Adi Kaloka: Merayakan Keragaman Nusantara”, sebuah konser kolaboratif seniman gamelan.

Soloevent.id - Tak kurang dari 175 talenta seni terlibat dalam sebuah pergelaran seni karawitan...