Saturday, February 14, 2026
spot_img
HomeSeni dan BudayaInilah Putra Putri Solo 2014: Wisnu Dan Siska

Inilah Putra Putri Solo 2014: Wisnu Dan Siska

Published on

- Advertisement -spot_img

INILAH-PUTRA-PUTRI-SOLO-2014-WISNU-DAN-SISKA_

Pemilihan Putra Putri Solo 2014 resmi menapaki babak akhir. Acara Grand Final dilangsungkan pada Sabtu (30/8/2014) di halaman Balaikota Solo. Tampak 10 pasang finalis bersaing ketat dalam memperebutkan juara 1 ajang pencarian Duta Wisata itu.

Pukul 20.00 WIB, acara dibuka oleh penampilan Putra Putri Solo 2013, Aditya Nur Aprianto dan Niken Parahita Nugraheni. Mereka melakukan art performance dengan melantunkan tembang Jawa yang di dalamnya termuat doa-doa demi kelancaran perhelatan malam itu. Setelahnya, ke-20 finalis unjuk kebolehan. Mereka menari dan bernyanyi. Keceriaan terpancar dari wajah mereka.

Namun keceriaan tidak berlangsung lama. Sekelebat mimik muka tegang nampak menyelimuti peserta. Ini terlihat tatkala para finalis menjalani dua sesi penjurian akhir, yakni berdialog menggunakan Bahasa Jawa dan menjawab pertanyaan random. Sekedar info, persentase dua babak itu bernilai 30%. Sisanya dinilai dari proses pembekalan yang telah berlangsung selama 17 hari.

Di sesi pertama, 10 pasang finalis diberikan waktu lima menit untuk bercakap-cakap menggunakan bahasa daerah. Materi obrolan yakni tempat-tempat yang pernah mereka kunjungi selama pembekalan. Pengamatan Soloevent, ada beberapa peserta yang mengalami ketersendatan. Di sisi lain tampak juga pasangan yang telah klop dan mendapatkan feel ketika berbincang-bincang.

Berbeda dari sesi sebelumnya, para kontestan secara yakin dan bersemangat menjawab pertanyaan random yang mereka pilih sendiri. Peserta diberi durasi 30 detik dalam menjawab pertanyaan yang dibacakan oleh MC. Pertanyaan yang diajukan meliputi beberapa segi, antara lain budaya, ekonomi, maupun pandangan mereka ketika terpilih sebagai Putra atau Putri Solo 2014.

Setelah menjalani tahapan penjurian, momen yang ditunggu pun tiba. Sebuah momen menentukan siapakah pasangan terpilih yang akan menyabet selempang merah bertuliskan Putra dan Putri Solo 2014. Para juru foto dan penonton telah bersiap tatkala Putra Solo 2013 mengacungkan keris ke udara. Ia siap melimpahkan “pusakanya” itu kepada yang terpilih. Bersama Putri Solo 2013, mereka mengelilingi para finalis.

Setelah berputar-putar, mereka akhirnya menyandangkan keris dan mahkota itu kepada pasangan nomor urut 7: Resmitra Wisnu Wardhana dan Siska Kusumaningrum. Antara bahagia dan tak percaya tampak dari wajah keduanya, terutama Wisnu.

Ditemui usai penobatan, Wisnu menyatakan bahwa ia tidak menduga dengan hasil ini. “Waktu pembekalan, masih banyak teman-teman yang aktif daripada saya,” ungkapnya. Ke depannya ia akan berusaha memberikan hal terbaik bagi Solo. “Saya akan menjalankan tugas dari Dinas Pariwisata untuk memberikan prestasi bagi kota ini,” katanya.

Senada dengan pasangannya, Siska ingin agar Kota Solo lebih dikenal banyak pihak. “Dengan gelar ini, saya ingin menggali potensi Solo agar dikenal publik luas,” paparnya.

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Tradisi Pao Oen, Ritual Tolak Bala yang Dilakukan Warga Tionghoa Menjelang Imlek

Soloevent.id - Umat Konghucu Kota Solo menggelar ritual Pao Oen atau tolak bala di...

FIESTIVAL 2026 Digelar Februari – April 2026 Usung Tema “Semarak Resonasi Karya”

Fiesta Radio FISIP Universitas Sebelas Maret (UNS) kembali menggelar FIESTIVAL 2026, sebuah agenda tahunan...

Mangkunegaran Meresmikan Layanan Ambulans Jenazah dan Pembukaan Kembali Perpustakaan Reksa Pustaka Mangkunegaran

Surakarta, 5 Februari 2026. Mangkunegaran meresmikan layanan ambulans jenazah dan membuka kembali Perpustakaan Reksa Pustaka...

More like this

Tradisi Pao Oen, Ritual Tolak Bala yang Dilakukan Warga Tionghoa Menjelang Imlek

Soloevent.id - Umat Konghucu Kota Solo menggelar ritual Pao Oen atau tolak bala di...

Mengenal Boga Sambrama: Tradisi Berbagi Jajanan Khas Mangkunegaran Setiap 35 Hari

Soloevent.id - Pura Mangkunegaran menggelar acara Boga Sambrama di Pamedan Pura Mangkunegaran Sabtu (31/1/2026)....

Wayang Kok Bahas Bullying? Begini Cara Karang Taruna Baluwarti “Menyentil” Anak Muda Zaman Now!

Soloevent.id - Festival Pucakawarti Vol.3 Baluwarti digelar di depan Kantor Kelurahan Baluwarti, Jumat-Sabtu (19-20/12/2025)....