Wednesday, May 27, 2026
HomeSeni dan BudayaFestival Jenang Solo Ditunda

Festival Jenang Solo Ditunda

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Festival Jenang Solo 2014 kali ditunda pelaksanaannya sampai tanggal 23 – 24 Februari 2014 dari rencana semula digelar Minggu, 16 Februari 2014 dan Senin  17 Februari 2014. Hal ini mengingat masih tebalnya tumpukan abu vulkanik erupsi Gunung Kelud pasca hujan abu yang mengguyur Kota Solo dan sekitarnya, Jumat (14/2/2014).

Ketua Panitia Festival Jenang Solo 2014, Slamet Raharjo mengatakan, pelaksanaan festival diundur menjadi tanggal 23 Februari 2014 atau hari Minggu pekan depan, dengan pertimbangan keamanan dan kesehatan masyarakat.

“Kita sepakat dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo untuk menunda pelaksanaan Festival Jenang. Karena keadaan memang tidak memungkinkan. Kita juga memikirkan keamanan dan keselamatan masyarakat dan panitia,” kata Slamet, Sabtu (15/2/2014). Akibat abu vulkanik yang menyelimuti Kota Solo sejak kemarin, jarak pandang di jalan menjadi sangat terbatas. Di samping itu, polusi udara yang ditimbulkan juga dapat membahayakan kesehatan masyarakat.

Upaya pembersihan Jalan Slamet Riyadi dan Koridor Ngarsapura masih dilakukan Pemkot Solo bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Solo serta masyarakat yang turut ambil bagian. Namun nampaknya upaya tersebut belum memberikan hasil yang maksimal. Meskipun cukup mengurangi debu yang beterbangan, namun polusi udara dirasa masih sangat mengganggu.

Selain Festival Jenang, beberapa agenda Kota Solo di bulan Februari ini juga ditunda. Pelaksanaan upacara hari jadi Kota Solo pada Senin (17/2/2014), Solo Carnaval serta Kirab Wayang dari koridor Ngarsopuro hingga koridor Jenderal Sudirman (Jensud) juga terpaksa ditunda hingga kondisi Solo kembali normal.

“Event-event di Solo kita tunda semua sampai kondisi di Solo aman dan nyaman dari polusi debu Gunung Kelud kecuali Tanding Gending nanti malam. Itu tetap kita gelar sebagai penggalangan dana untuk bantuan korban Gunung Kelud,” kata Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo.

Menurut Rudy, penundaan tersebut tidak akan mengakibatkan kerugian yang signifikan. Pasalnya tidak ada pengeluaran yang tidak terpakai karena penundaan tersebut. “Kan tidak ada yang dibuang. Paling hanya kerugian moril saja karena acara ditunda,” kata Rudy.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Bank Indonesia Solo Gelar ADIKARYA FEST 2026: Perkuat Sistem Digitalisasi dan UMKM di Solo Raya

Soloevent.id - Bank Indonesia Kantor Perwakilan Solo kembali menggelar acara ADIKARYA FEST 2026 pada...

Edisi Dasawarsa, Festival Literasi Nasional 2026 Gelar Pentas Karya di Pasar Triwindu

Soloevent.id - Festival Literasi Nasional 2026 kembali digelar di Kota Solo, Jumat-Minggu (22-24/5/2026). Ini...

Berjalan Kaki dari Bali ke Borobudur: Cerita 57 Biksu Dunia Singgah di Kota Bengawan

Soloevent.id - Puluhan biksu dari empat negara memulai prosesi Pindapata dan Sanghadana dalam rangka...

More like this

Edisi Dasawarsa, Festival Literasi Nasional 2026 Gelar Pentas Karya di Pasar Triwindu

Soloevent.id - Festival Literasi Nasional 2026 kembali digelar di Kota Solo, Jumat-Minggu (22-24/5/2026). Ini...

Berjalan Kaki dari Bali ke Borobudur: Cerita 57 Biksu Dunia Singgah di Kota Bengawan

Soloevent.id - Puluhan biksu dari empat negara memulai prosesi Pindapata dan Sanghadana dalam rangka...

Pre-Event Solo Batik Carnival ke-17 Kenalkan Tema “Pitoelas” di The Park Mall Solo Baru

Soloevent.id - Pre-Event Pertama Solo Batik Carnival ke-17 digelar di Atrium The Park Mall...