Saturday, January 31, 2026
spot_img
HomeSeni dan BudayaRevitalisasi Keraton Kasunanan, Panggung Songgobuwono Jadi Prioritas

Revitalisasi Keraton Kasunanan, Panggung Songgobuwono Jadi Prioritas

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Panggung Songgobuwono yang merupakan salah satu bangunan inti dan ikon Keraton Kasunanan Surakarta akan menjadi prioritas utama dalam program revitalisasi. Cagar budaya berusia ratusan tahun ini berada dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Selain banyak tumbuhan liar pada beberapa bagian dinding, konstruksi bangunannya mengalami kerusakan parah bahkan terkesan tidak terawat.

Secara menyeluruh, selama ini pihak keraton hanya bisa melakukan perawatan secara sederhana saja. Misalnya pengecatan dinding di Kori Kamandungan hingga Panggung Songgobuwono. Selebihnya, jika ada yang rusak mereka tidak mampu memperbaiki karena keterbatasan dana.

Harapan Ada Investor Yang Masuk

Sehubungan dengan adanya proyek revitalisasi tersebut, Wali Kota Surakarta Gibran Rakabumingraka menegaskan komitmenya untuk memberi bantuan. Dia menyatakan hal ini usai menggelar pertemuan dengan Raja Paku Buwono (PB) XIII dan Lembaga Adat (LDA) Keraton Kasunanan di Rumah Dinas Loji Gandrung.

Namun sebagaimana informasi dari DetikJateng, Gibran juga mengaku hingga saat ini belum menemukan solusi terbaik untuk menjalankan program tersebut. Menurutnya, apabila memakai APBD Surakarta tahun 2023 jelas tidak mungkin karena semua telah digedok bersama DPRD.

Untuk itu sebagai alternatifnya, adalah mencari investor. Gibran meyakini jika konflik internal di keraton dapat mereda, kemungkinan ada investor yang tertarik membantu melaksanakan revitalisasi.

Sebelumnya, saat melakukan perjalanan ke Uni Emirat Arab (UEA) Gibran mendapat bantuan hibah senilai 15 juta USD dari pemerintah UEA. Tetapi dana ini akan dipakai untuk melaksanakan beberapa program lain, bukan untuk revitalisasi keraton.

Pada sisi yang lain Gibran juga berjanji akan mengajak dan melibatkan semua pihak dalam lingkungan keraton bersama Tim Ahli Cagar Budaya. Bukan itu saja, dia punya harapan tinggi agar program tersebut dapat berjalan dengan lancar dan cepat.

Master Plan Revitalisasi

Sementara itu melalui Solopos, adik PB XIII, G. K.R. Wandansari yang lebih sering mendapat sapaan Gusti Moeng menyebutkan, pernah mengadakan kerjasama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) sekitar tahun 1980. Tujuan dari kerjasama ini yaitu untuk menyusun dan membuat master plan revitalisasi keraton.

Dalam masterplan tersebut, ada sejumlah bangunan yang diusulkan untuk secepatnya direvitalisasi dan yang paling utama adalah Panggung Songgobuwono. Menurut Gusti Moeng,  tidak ada satu pun kerajaan di kawasan Asia Tenggara yang memiliki menara seperti Panggung Songgobuwono. Jadi sudah sewajarnya ketika mengalami kerusakan harus segera diperbaiki.

Lebih lanjut Gusti Moeng menceritakan, Panggung Songgobuwono merupakan suatu bangunan yang terdiri dari lima lantai. Pada zaman dulu sering dipakai oleh raja untuk meditasi karena mampu menghadirkan suasana hening dan sepi. Selain itu masih ada fungsi lain, sebagai sarana pemantauan kondisi sekitar lingkungan keraton.

Di zaman kolonial, keberadaan bangunan ini seringkali memunculkan kecurigaan dari pemerintah Belanda. Mereka merasa diawasi oleh keraton, khususnya terkait dengan kegiatan militer di Benteng Vastenburg yang berada di sebelah utara keraton.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Annisa & Venly Bongkar Tantangan Akting Paling Berat di Film ‘Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?’

Soloevent.id - Gimana sih rasanya kalau diajak meet n greet dan nonton bareng sama...

Bukan Sekadar Fashion Show, Rotary Club Solo Buktikan Perayaan Ultah Bisa Sambil Bantu Sesama.

Soloevent.id - Dalam rangka merayakan anniversary Rotary Club Solo Sriwedari ke-13 menggelar lomba batik...

Mix or Match: Cara Agra Rooftop Alila Solo Temukan Identitas Rasa Kamu Lewat Koktail

Agra Rooftop, bar rooftop tertinggi di kota Surakarta yang berlokasi di lantai 29 hotel...

More like this

Wayang Kok Bahas Bullying? Begini Cara Karang Taruna Baluwarti “Menyentil” Anak Muda Zaman Now!

Soloevent.id - Festival Pucakawarti Vol.3 Baluwarti digelar di depan Kantor Kelurahan Baluwarti, Jumat-Sabtu (19-20/12/2025)....

Ternyata Ini Alasan Ribuan Mata Terpaku pada Panggung Disabilitas di Solo.

Soloevent.id - Kesenian tidak memandang batas yang berarti seni dapat diterima dan dilakukan oleh...

Konser “Gamelan Adi Kaloka: Merayakan Keragaman Nusantara”, sebuah konser kolaboratif seniman gamelan.

Soloevent.id - Tak kurang dari 175 talenta seni terlibat dalam sebuah pergelaran seni karawitan...