Monday, January 5, 2026
spot_img
HomeBisnisAmputasi Jadi Solusi Terakhir Tangani Luka

Amputasi Jadi Solusi Terakhir Tangani Luka

Published on

- Advertisement -spot_img

KALBE-FARMA-03

 

Soloevent.id – 75% luka borok disebabkan oleh diabetes. Bagi penderita diabetes, proses terjadinya luka – misal saat ia menginjak paku – tidak bisa dirasakan, sehingga berakibat menjadi borok.

 

“Bahkan, kalau orang sudah menderita diabetes, bisul atau jerawat bisa menjadi borok,” beber Marketing Manager PT Kalbe Farma Tbk., dr. Selvinna, kepada Soloevent di Best Western Premier Solo Baru, Minggu (5/11/2017).

 

Selama dua hari, Sabtu-Minggu (4-5/11/2017), PT Kalbe Farma Tbk. mengadakan pelatihan dan edukasi bagi 90 perawat yang menangani luka.

 

Dikemas dalam Nurse Practitioners Forum: Surviving the Shift from Volume to Value of Wound Care Quality, peserta dari berbagai daerah di Indonesia itu mendapat materi seminar dan workshop dari para ahli, misalnya dokter bedah vaskuler, dokter mikrobiologi, dokter bedah tulang, dan perawat senior di bidang luka.

 

Di acara ini, perawat diberi pemahaman mengenai berbagai hal seputar luka, terutama pencegahan amputasi. “Sebelum mengalami pembusukan harus dirawat intens supaya tidak terjadi amputasi, kecuali luka yang terlanjur busuk dan menghitam,” jelas dr. Selvinna.

 

Ia menjelaskan, amputasi adalah solusi terkahir. Karena, berdasar penelitian, amputasi ternyata bisa menyebabkan si penderita meninggal.

 

Selvinna mencontohkan, apabila kaki kiri seseorang diamputasi karena telah menjadi borok, maka lima tahun mendatang kaki kanannya juga bakal terjangkiti. Apabila keduanya kakinya diamputasi, orang tersebut rentan terkena depresi dan lima tahun kemudian akhirnya ia meninggal.

 

Lalu bagaimana caranya agar luka tidak menjadi borok?

 

“Cara pencegahannya adalah kalau ada luka atau borok di kaki  harus segera mencari pertolongan. Jangan dirawat sendiri,” ungkap dr. Selvinna. Menurutnya, perawat-perawat di Indonesia sudah cakap dalam menangani masalah itu.

 

 

Penulis: Reza Kurnia Darmawan

Foto: Reza Kurnia Darmawan

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Gak Ada Kembang Api di Solo? Ternyata Ini Alasan Haru di Balik Car Free Night (CFN) 2026!

Soloevent.id - Pemerintah Kota Surakarta memperingati malam pergantian Tahun Baru 2026 dengan menggelar Solo...

CEO yang Pernah Ditipu Habis-habisan Berbagi kisah di Solo, Bawa Misi “Re-Connect” yang Bikin 500 Orang Mewek!

Soloevent.id - Roadshow Event "Re-Connect" The Journey of Love mampir ke Kota Solo. Event...

Solo Baru Punya Lapangan Bola di Rooftop Pertama di Jateng. Harganya Cuma Segini?

Soloevent.id - Hartono Trade Center Sky Soccer Hadir pertama kalinya di Jawa Tengah. Sebuah...

More like this

CEO yang Pernah Ditipu Habis-habisan Berbagi kisah di Solo, Bawa Misi “Re-Connect” yang Bikin 500 Orang Mewek!

Soloevent.id - Roadshow Event "Re-Connect" The Journey of Love mampir ke Kota Solo. Event...

Solo Baru Punya Lapangan Bola di Rooftop Pertama di Jateng. Harganya Cuma Segini?

Soloevent.id - Hartono Trade Center Sky Soccer Hadir pertama kalinya di Jawa Tengah. Sebuah...

Rp10 Triliun dari Event! Wali Kota Solo Ungkap Rahasia Ekonomi Solo di Depan Luhut dan Sandiaga Uno

Soloevent.id - Solo Investment Forum (SIF) 2025 sukses digelar pada Jumat (12/12/2025) di Hotel...