Tuesday, June 23, 2026
HomeLainnyaBantu Gerakan Dunia Bebas Polio 2020 Lewat Pekan Imunisasi Nasional

Bantu Gerakan Dunia Bebas Polio 2020 Lewat Pekan Imunisasi Nasional

Published on

- Advertisement -spot_img

 

MENUJU DUNIA BEBAS POLIO 2020 DENGAN PEKAN IMUNISASI NASIONAL

Soloevent.id – Sebagai upaya memberantas virus polio, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menggelar Pekan Imunisasi Nasional (PIN) 2016, dari tanggal  8-15 Maret 2016. Pencanangan PIN 2016 digelar di Taman Cerdas Mojosongo, Solo, Selasa (8/3/2016) pagi. Ibu Negara, Iriana Joko Widodo, didaulat sebagai pencanang Pekan Imunisasi Nasional 2016.

Baca selengkapnya : Ibu Negara terjun langsung canangkan Pekan Imunisasi Nasional 2016

Dua menteri dari Kabinet Kerja yakni Menteri Kesehatan, Nila Djuwita F. Moeloek; dan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani; turut hadir dalam pencanangan Pekan Imunisasi Nasional 2016.

Menteri Kesehatan, Nila Djuwita F. Moeloek, mengatakan, Indonesia bersama negara-negara Asia Tenggara lainnya telah mendapatkan sertifikasi bebas polio pada Maret 2014. “Namun karena ada dua negara yaitu Pakistan dan Afghanistan yang masih endemis polio, dibutuhkan komitmen dari seluruh negara di dunia demi menuju dunia bebas polio pada 2020,” ungkapnya saat memberikan sambutan.

Nila melanjutkan, berdasarkan estimasi data sasaran yang dikeluarkan oleh Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Pekan Imunisasi Nasional 2016, menyasar sebanyak 23.721.004 anak umur 0-59 bulan.

Penyelenggaraan tahun ini diikuti sebanyak 33 provinsi dan 509 kabupaten/kota, dengan total Pos PIN sekitar 300.000. Dengan cakupan lebih dari 95 persen, Nila berharap dapat mempertahankan status Indonesia bebas polio dan mewujudkan dunia bebas polio pada 2020.

Sedangkan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani, mengungkapkan, imunisasi harus dilakukan secara bertahap. Ia menguraikan, setiap bayi umur 2 bulan, 4 bulan, 6 bulan, 2 tahun, sampai 5 tahun harus datang ke Posyandu, Poliandes, Puskesmas, atau klinik untuk secara rutin mendapatkan vaksin polio.

“Semua bayi wajib untuk mendapatkan imunisasi polio. Pemberian tetes polio dilakukan secara gratis. Dengan imunisasi polio kita menciptakan generasi sehat dan berkualitas yang terbebas dari cacat tubuh karena penyakit polio,” jelasnya.

Puan melanjutkan, Pekan Imunisasi Nasional merupakan potret dari perjuangan besar seluruh umat manusia dalam memerangi virus polio. “Kita harus berpartisipasi untuk mensukseskan PIN Polio ini, sehingga anak-anak Indonesia bisa menjadi generasi yang sehat lahir dan batin,” pungkas dia.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Atraksi Komunitas Solo Roller Blade, BMX dan Skateboard Meriahkan HUT Solo Car Free Day ke-16

Soloevent.id - Hari Ulang Tahun (HUT) Solo Car Free Day Solo Digelar Secara Meriah...

Gaya Hidup Sehat Modern : Intip Serunya Solo Wellness Tourism Expo 2026

Soloevent.id - Program studi D3 Pariwisata di Universitas Sebelas Maret (UNS) atau dikenal sebagai...

TEDxUNS 5.0 angkat Falsafah Jawa “Mulat Sarira” sebagai Salah Satu Temanya

TEDxUNS (Technology, Entertainment, Design x Universitas Sebelas Maret) 5.0 sukses diselenggarakan pada Sabtu, 13...

More like this

Targetkan 7.000 Pelari: Solo Run Fest 2026 Padukan Olahraga, Budaya & Tren Kalcer!

Soloevent.id - Solo Run Fest 2026 kembali digelar, memasuki tahun keempat penyelenggaraannya ajang lari...

Praktik Langsung, Siswa Broadcasting dan Film SMKN 7 Surakarta Gelar Karya Film Pendek dan Video Musik

Soloevent.id - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 7 Surakarta menggelar kegiatan gelar karya di...

Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta Gelar Event Kaum Ngalcerun di Kampung Wisata Batik Kauman

Soloevent.id - Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta menggelar kegiatan Kaum Ngalcerun di...