Saturday, April 4, 2026
spot_img
HomeSeni dan Budaya2 Agenda Sambut Peringatan Satu Dasawarsa Solo 24 Jam Menari

2 Agenda Sambut Peringatan Satu Dasawarsa Solo 24 Jam Menari

Published on

- Advertisement -spot_img

2 AGENDA SAMBUT PERINGATAN SATU DASAWARSA SOLO 24 JAM MENARI

Soloevent.id – 2016 ini jadi edisi istimewa bagi pergelaran Solo 24 Jam Menari. Ya, event yang dihelat untuk menyemarakkan Hari Tari Dunia ini memasuki edisi satu dasawarsanya pada penyelenggaraan kali ini. Momentum sepuluh tahun digelarnya Solo 24 Jam Menari  akan ditandai dengan seminar internasional dan peluncuran buku.

Steering Committee Solo 24 Jam Menari 2016, Wasi Bantolo, menuturkan, diadakannya seminar internasional dan peluncuran buku merupakan bentuk pertanggungjawaban akademik dari Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, selaku penyelenggara Solo 24 Jam Menari.

Seminar internasional bertajuk “We Feeling in Dance: A Manifest of Intercultural Values” rencananya mendatangkan enam pembicara yaitu Dr. Hilmar Farid (Dirjen Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, dan Kebudayaan), Wahyu Santosa Prabowo (ISI Surakarta), Prof. Tiantong Zhan (China Conservatory of Music), Prof. Shahanum Mohd. Shah (UITM Mara, Malaysia), Jeannie Park (Amerika Serikat), dan Narumol Thammaprukusa (Thailand).

“Seminar internasional ini didasari dari isu letupan politik yang disampaikan negara-negara ASEAN dalam bentuk statement  ‘We Feeling’,” kata Wasi dalam jumpa pers di The Royal Surakarta Heritage, Rabu (20/4/2016).

“We Feeling” adalah simbol dari upaya membangun identitas dan rasa kebersamaan negara-negara ASEAN terkait pemberlakuan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Salah satu pilar yang digagas dalam “We Feeling” adalah budaya, terkhusus tari. Seminar ini bakalan berlangsung di Gedung Teater Kecil ISI Surakarta, mulai jam 08.00 hingga 15.30 WIB, pada 29 April 2016.

Merayakan satu dasawarsanya, Solo 24 Jam Menari bakal meluncurkan buku berjudul Menyemai Rasa, Semesta Raga. “Buku tersebut memuat tulisan-tulisan tentang event ini dari para orator budaya di Solo 24 Jam Menari,  para penulis dari ISI Surakarta, serta beberapa kolega dari dunia tari,” urainya. Buku itu bakalan diterbitkan pada pembukaan Solo 24 Jam Menari 2016, 28 April mendatang.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Event Bukan Musik Biasa Hadirkan Musik Religi Etnik Jawa di Taman Budaya Jawa Tengah

Soloevent.id - Perayaan Event Bukan Musik Biasa (BMB) kembali digelar di Pendopo Wisma Seni...

Bakdan Ing Sala 2026: Alasan Kenapa Mudik ke Solo Selalu Bikin Kangen!

Soloevent.id - Liburan lebaran di Kota Solo tahun ini lebih seru dan meriah. Ada...

30 Tahun Miles Films: Merayakan Musik, Sinema, dan Memori di Lokananta

Soloevent.id - Galeri Lokananta menggelar Pameran kolaborasi unik berbagai komunitas bertajuk "Lorong Antara Kita"....

More like this

Event Bukan Musik Biasa Hadirkan Musik Religi Etnik Jawa di Taman Budaya Jawa Tengah

Soloevent.id - Perayaan Event Bukan Musik Biasa (BMB) kembali digelar di Pendopo Wisma Seni...

Bakdan Ing Sala 2026: Alasan Kenapa Mudik ke Solo Selalu Bikin Kangen!

Soloevent.id - Liburan lebaran di Kota Solo tahun ini lebih seru dan meriah. Ada...

30 Tahun Miles Films: Merayakan Musik, Sinema, dan Memori di Lokananta

Soloevent.id - Galeri Lokananta menggelar Pameran kolaborasi unik berbagai komunitas bertajuk "Lorong Antara Kita"....