Thursday, March 12, 2026
spot_img
HomeFilmAda Petualangan Sherina Di Pesta Film Solo 2016

Ada Petualangan Sherina Di Pesta Film Solo 2016

Published on

- Advertisement -spot_img

ADA PETUALANGAN SHERINA DI PESTA FILM SOLO 2016

Dia pikir. Dia yang paling hebat. Merasa paling jago dan paling dahsyat.

Kenal enggak dengan lirik di atas? Buat yang tumbuh di era ‘90-an kemungkinan besar familiar dengan syair itu. Ya, lirik tersebut merupakan cuplikan lirik dari lagu “Jagoan” yang dinyanyikan Sherina Munaf. “Jagoan” adalah salah satu lagu yang ada di film drama musikal fenomenal, Petualangan Sherina.

Bersama Jelangkung dan Ada Apa dengan Cinta, Petualangan Sherina disebut-sebut sebagai karya yang menjadi titik awal kebangkitan film-film Indonesia, pasca dibuai oleh seabrek film esek-esek. Buat yang sampai sekarang masih nge-fans dengan Petualangan Sherina, film arahan Riri Riza ini akan diputar di Kota Solo, lho.

Ya, Petualangan Sherina bakal diputar di Pesta Film Solo 2016, 15 Mei mendatang. Mengusung tema “Postalgia”, event tahunan Kine Klub Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta ini bakal memutar film-film yang booming di era ’90-an.

Digelar selama tiga hari, 13-15 Mei 2016 di Teater Tertutup Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT) ,Solo,  Pesta Film Solo 2016 bakalan menampilkan tiga film utama di setiap malamya. Selain Petualangan Sherina, diputar pula Bulan Tertusuk Ilalang.

Film karya Garin Nugroho yang diproduksi tahun 1995 ini akan diputar di hari kedua. Nah, yang unik, Kine Klub FISIP UNS bakalan memutar satu film dewasa “khas” tahun ’90-an di malam pertama penyelenggaraan. “Tak bisa dipungkiri, film esek-esek menjadi bagian dari sejarah perfilman Indonesia, terutama di dekade ’90-an. Tapi judulnya masih kami rahasiakan,” kata Programmer Acara Pesta Film Solo 2016, Dina Rezky, saat ditemui Soloevent, Rabu (13/4/2016) di Sekretariat Kine Klub FISIP UNS.

Melalui Pesta Film Solo 2016: Postalgia, Kine Klub FISIP UNS ingin mengajak penonton mengarungi waktu ke tahun 1990-2000 awal. Dina menyebutkan, selain pemutaran tiga film utama, di acara itu bakalan diputar pula film tematik, film komunitas, dan film e wong Solo. “Di setiap harinya kami juga mengadakan diskusi dengan tema yang berbeda-beda,” jelasnya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Bubur Samin Jayengan: Tradisi Berbuka Puasa Paling Ikonik di Kota Solo

Soloevent.id - Di berbagai daerah di Indonesia, menjelang dan selama bulan Ramadhan banyak dihiasi...

Ngabuburit Estetik : Putra-Putri Solo 2025 Hidupkan Suasana Ramadhan di Masjid Sheikh Zayed.

Soloevent.id - Paguyuban Putra-Putri Solo (PPS) 2025 menggelar acara bertajuk Srawung Festival Ramadhan pada...

Ramadhan Iftar The Sunan Hotel Solo Hadirkan Fashion Show Koleksi Batik Riana Kesuma

Soloevent.id - The Sunan Hotel Solo menggelar acara Fashion Show Ramadhan Collection di Narendra...

More like this

Annisa & Venly Bongkar Tantangan Akting Paling Berat di Film ‘Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?’

Soloevent.id - Gimana sih rasanya kalau diajak meet n greet dan nonton bareng sama...

GUMREGAH! Sinema Akhir Tahun #10 ISI Solo: Seruan Bangkit Lewat Karya, Targetkan Panggung Internasional.

Soloevent.id - Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Program Studi (Prodi) Film Institut Seni...

Dekade Kreativitas: Sinema Akhir Tahun ke-10 ISI Surakarta Rayakan Inovasi Film!

Festival Film Sinema Akhir Tahun #10 resmi dibuka hari ini Rabu (12/11) di Teater...