Wednesday, May 27, 2026
HomeSeni dan Budaya4 Kwali Jenang Ludes Saat Pre-Event Festival Jenang Solo 2015

4 Kwali Jenang Ludes Saat Pre-Event Festival Jenang Solo 2015

Published on

- Advertisement -spot_img

BUBUR LUDES DILAHAP2-prev__

Minggu (8/2/2015) pagi itu, salah satu titik car free day (CFD) di kawasan Sriwedari, Solo, tampak semarak. Empat buah kwali berisi jenang, diserbu oleh warga. Dengan takir di tangan, mereka berkerumun di depan para koki yang menyajikan penganan tradisional itu.

Karena terkesan semrawut, akhirnya salah seorang petugas menertibkan mereka dengan cara membuat baris antrian. Namun, karena tingginya animo, jenang itu habis dalam sekejap. Si petugas kemudian meminta maaf kepada warga yang tidak berkesempatan mencicipinya. “Nuwun sewu, Pak, Bu, buburnya habis. Kalau ingin bubur gratis lagi, silakan datang ke Festival Jenang Solo di Ngarsopuro, minggu depan,” tuturnya.

Tulisan di atas merupakan gambaran dari pre-event Festival Jenang Solo (FJS) 2015. Dengan turut menggandeng Hotel Agas, panitia membagikan jenang kepada pengunjung CFD secara cuma-cuma. Tak hanya itu, kegiatan tersebut juga menjadi ajang sosialisasi kepada warga Solo tentang event tahunan ini. “Kami turut serta dalam gelaran Festival Jenang Solo 2015. Kami menggelar acara ini agar masyarakat tahu tentang FJS 2015,” tutur Restaurant Manager Hotel Agas, Sigit Supriyadi.

Dalam pre-event itu, Hotel Agas membagikan empat varian jenang. Yakni grendul, mutiara, ketan hitam, dan sumsum. Sebanyak 400 takir dipersiapkan oleh pihaknya, dan ludes dalam hitungan jam. Sigit mengaku, proses memasak bubur dilakukan  pukul 04.30 WIB.

“Buburnya kan pakai santan. Santan itu tidak bertahan lama, jadi masaknya jam segitu. Biar masyarakat dapat menyantapnya dalam kondisi fresh pula,” katanya. Ia menambahkan, empat jenis bubur itu dipilih karena sudah populer di kalangan masyarakat.

Divisi Peserta dan Kebendaharaan Festival Jenang Solo, Gatot Sudarmasto, menjelaskan Festival Jenang Solo 2015 akan dibuka pada Minggu (15/2/2015) pagi di koridor Ngarsopuro. “Ada banyak rangkaian acaranya, seperti lomba masak jenang, seminar, dan lain-lain,” jelasnya ketika ditemui wartawan. Gatot membeberkan, berkenaan dengan tema FJS tahun ini yaitu “Jenang Bahari”, pembukaan festival bakal dihadiri oleh Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Bank Indonesia Solo Gelar ADIKARYA FEST 2026: Perkuat Sistem Digitalisasi dan UMKM di Solo Raya

Soloevent.id - Bank Indonesia Kantor Perwakilan Solo kembali menggelar acara ADIKARYA FEST 2026 pada...

Edisi Dasawarsa, Festival Literasi Nasional 2026 Gelar Pentas Karya di Pasar Triwindu

Soloevent.id - Festival Literasi Nasional 2026 kembali digelar di Kota Solo, Jumat-Minggu (22-24/5/2026). Ini...

Berjalan Kaki dari Bali ke Borobudur: Cerita 57 Biksu Dunia Singgah di Kota Bengawan

Soloevent.id - Puluhan biksu dari empat negara memulai prosesi Pindapata dan Sanghadana dalam rangka...

More like this

Edisi Dasawarsa, Festival Literasi Nasional 2026 Gelar Pentas Karya di Pasar Triwindu

Soloevent.id - Festival Literasi Nasional 2026 kembali digelar di Kota Solo, Jumat-Minggu (22-24/5/2026). Ini...

Berjalan Kaki dari Bali ke Borobudur: Cerita 57 Biksu Dunia Singgah di Kota Bengawan

Soloevent.id - Puluhan biksu dari empat negara memulai prosesi Pindapata dan Sanghadana dalam rangka...

Pre-Event Solo Batik Carnival ke-17 Kenalkan Tema “Pitoelas” di The Park Mall Solo Baru

Soloevent.id - Pre-Event Pertama Solo Batik Carnival ke-17 digelar di Atrium The Park Mall...