Wednesday, October 14, 2026
HomeSeni dan BudayaTradisi Pao Oen, Ritual Tolak Bala yang Dilakukan Warga Tionghoa Menjelang Imlek

Tradisi Pao Oen, Ritual Tolak Bala yang Dilakukan Warga Tionghoa Menjelang Imlek

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Umat Konghucu Kota Solo menggelar ritual Pao Oen atau tolak bala di depan tempat ibadah Tridharma Klenteng Tie Kok Sie, Minggu (8/2/2026). Ritual Pao Oen ini digelar dalam rangka menyambut Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili.

Adapun dalam ritual ini yang dilakukan adalah melepas burung pipit dan ikan lele. Ada sebanyak 999 burung dan 19rb  ikan dilepaskan dalam acara tersebut. Untuk ikan lele dilepas di Sungai Bengawan Solo.

Acara dimulai dengan doa bersama Sejumlah Bhikshu dilanjutkan dengan melepaskan burung pipit pada rangkaian tradisi Pao Oen di halaman Klenteng Tien Kok Sie. Setelah selesai kemudian prosesi melepaskan burung dan ikan. Lalu masuk lagi ke dalam klenteng untuk ibadah lagi. Usai pelepasan, selanjutnya dilakukan ritual siraman dan potong rambut. Ritual ini menjadi simbol membersihkan diri dan membuang keburukan yang melekat di tubuh.

Ketua Yayasan Klenteng Tien Kok Sie Solo, Sumantri Dana Waluya mengatakan, “Acara ini merupakan rangkaian dari tradisi Pao Oen atau kalau orang Jawa bilang ruwatan sebelum Imlek yang selalu dilakukan. Tujuannya ya tolak bala agar kedepannya lancar dan diberi keberkahan dalam segala hal. Untuk jumlahnya sendiri ada 999 dan ikan lela sebanyak 19rb yang dilepas di sungai Bengawan Solo. Kami memilih angka 999 karena ini merupakan angka tertinggi dan terbaik dalam tradisi kami yang diberikan sang pencipta. Tadi yang memimpin ada 3 biksu dari Ampel,” ujarnya kepada soloevent usai acara.

Pao Oen merupakan ritual penolak bala, sekaligus memohon pengampunan yang dijalankan umat Konghucu, Buddha dan Taoisme. Pao Oen dimulai dengan menaikkan persembahan dan doa bersama pada Sabtu (7/2/2026) pukul 19.00 WIB. Acara dilanjutkan dengan ritual pao oen pelepasan burung pipit dan ikan lele pada Minggu siang (8/2/2026).

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Merawat Tradisi, Merawat Bumi: Parade Kreativitas 15 RW di Kirab Hajatan Ageng Jagalan

Soloevent.id - Kirab Budaya Hajatan Ageng Jagalan (HAJ) Kelurahan Jagalan kembali digelar di Kelurahan...

Disco Pilates Hadir Pertama Kali di Solo, Musro The Sunan Hotel Solo

Kolaborasi Yogashala dan Music Room The Sunan Hotel Solo SOLO, 3 Oktober 2026 — Ada...

Panggung Budaya Mahasiswa Internasional UNS di UNS Cultural Night 2026

Soloevent.id - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar UNS Cultural Night (UCN) 2026 dengan...

More like this

Merawat Tradisi, Merawat Bumi: Parade Kreativitas 15 RW di Kirab Hajatan Ageng Jagalan

Soloevent.id - Kirab Budaya Hajatan Ageng Jagalan (HAJ) Kelurahan Jagalan kembali digelar di Kelurahan...

Panggung Budaya Mahasiswa Internasional UNS di UNS Cultural Night 2026

Soloevent.id - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar UNS Cultural Night (UCN) 2026 dengan...

Solo International Performing Arts Hari Kedua Tampilkan  5 Delegasi Seni Yang Memukau

Soloevent.id - Solo International Performing Arts (SIPA) 2026  Hari kedua menampilkan beragam karya seni...