Wednesday, March 4, 2026
spot_img
HomeSeni dan BudayaPeringati Hari Kebaya Nasional 2025, Kota Solo Gelar Parade Kebaya Nusantara

Peringati Hari Kebaya Nasional 2025, Kota Solo Gelar Parade Kebaya Nusantara

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Dalam rangka Hari Kebaya Nasional Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi (Ditjen PKT) Kementerian Kebudayaan (Kemenbud), Pemerintah Kota Solo dan Dharma Wanita Persatuan menggelar acara parade kebaya, Minggu (27/7/2025).

Acara dimulai dengan parade para peserta yang berjalan dari depan Gedung Wuryaningratan (House of Danar Hadi Surakarta) hingga area Pasar Triwindu. Acara tambah meriah dengan penampilan Sanggar Seni Gedhong Kuning menampilkan tarian podeng, seni tari kreasi oleh sanggar galeri sukoasih Solo, penampilan sinden asal Solo, Sruti Respati dan Pemain Saxophone, Yuyun George. Kemudian juga diadakan peragaan busana oleh sejumlah komunitas lintas generasi, termasuk siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) Solo. Ada juga workshop pemanfaatan kain perca oleh pisalin batik, membuat serabi Solo, cara berkain oleh kudil Jogja.

Dalam acara ini turut hadir pula Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi, Restu Gunawan; Walikota Solo, Respati Ardi; Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Kebudayaan, Katarine Grace Fadli Zon dan komunitas kebaya dari berbagai daerah.

Acara Hari Kebaya Nasional, dibuka oleh Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Kebudayaan, Katarine Grace Fadli Zon. Dalam sambutannya Katarine Grace menyatakan bahwa kebaya adalah representasi identitas perempuan Indonesia yang anggun dan tangguh. “Acara ini bukan sekedar perayaan, namun merupakan wujud nyata kecintaan kita terhadap kebaya sebagai simbol budaya,” ujarnya.

Selain itu, sejumlah komunitas kebaya juga ikut memeriahkan kegiatan ini diantaranya, Kebaya Foundation, Perempuan Berkebaya Indonesia, Perempuan Indonesia Maju, Yayasan Citra Kartini Indonesia dan Prenik Indonesia Pecinta Sanggul Nusantara, Cinta Busana Nusantara, Rampak Sarinah dan Komunitas Notaris Indonesia Berkebaya.

Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi, Restu Gunawan, dalam sambutannya menegaskan bahwa Solo dipilih sebagai lokasi perdana karena statusnya sebagai jantung kebudayaan. “Pengakuan sebagai warisan budaya UNESCO itu baru awal. Tugas kita adalah menghidupi dan menghidupkan,” ujarnya diatas panggung.

Pesona kebaya nusantara menjadi acara untuk melestarikan budaya Indonesia dan menghidupkan warisan budaya. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kebaya sebagai bagian dari identitas bangsa Indonesia.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Ramadhan Iftar The Sunan Hotel Solo Hadirkan Fashion Show Koleksi Batik Riana Kesuma

Soloevent.id - The Sunan Hotel Solo menggelar acara Fashion Show Ramadhan Collection di Narendra...

Aston Solo Hotel Hadirkan Pengalaman Iftar Dunia dengan Sentuhan ASEAN

Soloevent.id - Dalam menyambut bulan suci ramadhan, Aston Solo Hotel resmi memperkenalkan rangkaian program...

Rayakan Hari Pers Nasional, Monumen Pers Solo Pamerkan 101 Koleksi Iklan Ikonik.

Soloevent.id - Monumen Pers Nasional Solo menggelar pameran bertajuk Warta Pariwara yang menampilkan koleksi...

More like this

Upacara Peringatan HUT ke-281 Kota Solo, Masyarakat Umum Ikut Kenakan Busana Adat Jawa

Soloevent.id - Ribuan peserta memadati Stadion Sriwedari untuk mengikuti upacara peringatan Hari Ulang Tahun...

Rayakan Hari Jadi ke-281 Kota Solo, Ribuan Warga Serbu Koridor Ngarsopuro demi Jenang

Soloevent.id - Festival Jenang Solo kembali digelar pada Selasa (17/2/2026) di Koridor Ngarsopuro. Acara ...

Heritage in Harmony: Saat Akulturasi Budaya Jawa-Tionghoa Bersatu di Panggung Imlek Solo

Soloevent.id - Puncak perayaan imlek di Kota Solo digelar dengan panggung hiburan semarak heritage...