Monday, May 11, 2026
HomeSeni dan BudayaKemeriahan HUT Car Free Day Ke-15 Hadirkan Atraksi Drumband Hingga Lomba Kostum...

Kemeriahan HUT Car Free Day Ke-15 Hadirkan Atraksi Drumband Hingga Lomba Kostum Jadul

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Perayaan hari ulang tahun ke-15 Solo Car Free Day (CFD) berlangsung meriah, Minggu pagi (15/6/2025). Kemeriahan pagi itu diawali dengan Senam Kesegaran Jasmani (SKJ) 98 yang identik dengan era 90-an. Lalu dilanjutkan potong tumpeng bersama sejumlah pejabat dan tokoh yang terlibat merancang CFD Solo.

Wali Kota Solo, Respati Ardi turut hadir dalam acara tersebut yang mengapresiasi kepada berbagai pihak yang membuat kegiatan Solo Car Free Day bisa tetap digelar hingga 15 tahun lamanya. Ia menyampaikan bahwa, “Kedepannya saya akan berencana menata ulang area Car Free Day (CFD) di sepanjang jalan Slamet Riyadi Solo agar lebih nyaman. Akan ada klaster, klaster pertunjukan dan klaster kuliner. Lalu, untuk para perokok nantinya akan ada himbauan dengan membuat program baru dilarang merokok di CFD. Kita ingatkan dengan santun bagi pengunjung yang merokok untuk tidak merokok,” ujarnya saat memberikan sambutan.

Lalu acara dilanjutkan dengan penampilan dari Drum Band Gema Perwira Samodera Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang. Atraksi dan penampilan ‘apik’ berhasil memukau para pengunjung Solo Car Free Day. Beberapa lagu dimainkan dengan disertai atraksi gagah dari para perwira.

Kemudian acara dilanjutkan dengan penampilan band dangdut jadul, Soif, yang membawakan lagu-lagu klasik penuh nostalgia. Pengunjung yang sebagian juga memakai pakaian jadul itu pun ikut berjoget bersama.

Perayaan HUT ke-15 CFD Solo ini juga menjadi bagian dari pre-event kedua Eastern Asian Society for Transportation Studies (EAST) Conference II. Forum ilmiah berskala internasional ini akan digelar 1–4 Desember 2025 di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo.

Solo Car Free Day pertama kali dilaksanakan di Kota Solo pada tahun 2009. Sejak awal diadakan, CFD digunakan untuk memberi ruang kepada masyarakat termasuk ekonomi, olahraga, seni budaya, para pedagang kuliner.

Car Free Day (CFD) adalah program yang bertujuan untuk mengurangi polusi udara dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keberlanjutan lingkungan dengan mengalokasikan jalan-jalan tertentu untuk menjadi bebas dari kendaraan bermotor selama beberapa jam pada hari tertentu.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Indonesia’s Horse Racing 2026 Hadirkan Pacuan Kuda, Budaya Jawa, dan Hiburan Modern di Tegalwaton

Tegalwaton – Gelanggang Pacuan Kuda Tegalwaton, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, dipadati sekitar 30.000 pengunjung...

26 Delegasi Dari 23 Daerah Siap Meriahkan Event Semarak Budaya Indonesia 2026

Soloevent.id - Semarak Budaya Indonesia (SBI) 2026 kembali menghadirkan perhelatan budaya yang mempersatukan keberagaman...

Indonesia’s Horse Racing (IHR):Perebutan Perdana Piala Raja Mangkunegaran dan Laga Krusial Triple Crown di Tegalwaton, Jawa Tengah

Jakarta, 6 Mei 2026 – Rangkaian Indonesia’s Horse Racing (IHR) 2026 memasuki penyelenggaaan kejuaraan...

More like this

Indonesia’s Horse Racing 2026 Hadirkan Pacuan Kuda, Budaya Jawa, dan Hiburan Modern di Tegalwaton

Tegalwaton – Gelanggang Pacuan Kuda Tegalwaton, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, dipadati sekitar 30.000 pengunjung...

26 Delegasi Dari 23 Daerah Siap Meriahkan Event Semarak Budaya Indonesia 2026

Soloevent.id - Semarak Budaya Indonesia (SBI) 2026 kembali menghadirkan perhelatan budaya yang mempersatukan keberagaman...

Indonesia’s Horse Racing (IHR):Perebutan Perdana Piala Raja Mangkunegaran dan Laga Krusial Triple Crown di Tegalwaton, Jawa Tengah

Jakarta, 6 Mei 2026 – Rangkaian Indonesia’s Horse Racing (IHR) 2026 memasuki penyelenggaaan kejuaraan...