Thursday, May 14, 2026
HomeFilmLima Hal Menarik tentang Film Wiro Sableng

Lima Hal Menarik tentang Film Wiro Sableng

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212, Wiro Sableng, bakal beraksi lagi. Jika dulu dia tampil di layar kaca, mulai 30 Agustus 2018 mendatang Film Wiro Sableng 212 akan hadir di layar lebar.

Sebelum kamu nonton film laga-komedi bikinan Angga Dwimas Sasongko itu, baca dulu soal lima hal menarik dari film Wiro Sableng 212.

Wiro Sableng adalah karya ayah Vino G. Bastian

Beperan dalam film yang diadaptasi dari novel karya ayah kandung sendiri mungkin jadi suatu kebanggaan buat Vino G Bastian. Awalnya Vino enggan memerankan karakter Wiro Sableng, tapi setelah tahu dari Herning Sukendro alias Ken Ken (pemain Wiro Sableng versi televisi) tentang keinginan mendiang ayahnya, akhirnya Vino menerima tawaran untuk memerankan karakter si pendekar kapak maut Naga Geni 212 itu.

Bastian Tito, ayah Vino G. Bastian, adalah orang yang membuat tokoh Wiro Sableng.

Angka 212 Wiro Sableng ternyata ada filosofinya

Angka 212 Wiro Sableng ternyata ada filosofinya

Wiro Sableng identik dengan tato angka 212 di dadanya. Ternyata ada filosofi khusus di balik angka sakti sang pendekar.  212 apabila dijumlahkan menghasilkan 5 dan itu merupakan jumlah rukun Islam. Angka 5 juga merupakan simbol jumlah sila pada Pancasila sebagai ideologi negara.

Pemeran Bujang Gila Tapak Sakti adalah atlet beladiri

Pemeran Bujang Gila Tapak Sakti adalah atlet beladiri

Pemeran Bujang Gila Tapak Sakti adalah Fariz Alfarazi. Mungkin banyak yang belum tahu soal Fariz Alfarazi. Di balik kekocakannya. Fariz ternyata atlet beladiri. Ia tergabung dalam Uwais Team. Fariz juga pernah terlibat dalam film The Raid bersama Iko Uwais.

Menggandeng 20th Century Fox

Menggandeng 20th Century Fox

Enggak main-main, film Wiro Sableng juga melibatkan orang-orang yang berkecimpung di industri film Hollywood. Bahkan, untuk memproduksi dan memasarkannya ke pasar lebih luas, film yang diproduksi oleh Lifelikes Picture ini menggandeng 20th Century Fox, salah satu studio film terbesar di Amerika Serikat. Hal tersebut didasari karena Fox tertarik dengan cerita Wiro Sableng yang kental dengan tradisi dan budaya Indonesia.

Film Wiro Sableng bakal dibikin trilogi

Film Wiro Sableng bakal dibikin trilogi

Karena novel Wiro Sableng berseri-seri, rasanya enggak akan cukup kalau cuma dibikin satu film saja. Produser dan penulis film Wiro Sableng, Sheila Timothy, berkata film ini bakal ada sekuelnya. Karakter-karakter lain dalam novel akan dimasukkan ke film selanjutnya.

Wiro Sableng: Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 menceritakan perjalanan Wiro Sableng meringkus Mahesa Birawa (Yayan Ruhian). Wiro dan Mahesa adalah murid dari pendekar misterius bernama Sinto Gendeng (Ruth Marini). Namun, Mahesa berkhianat kepada Sinto Gendeng.



Wiro mendapat perintah dari gurunya untuk mencari Mahesa Birawa. Wiro berpetualang bersama dua sahabat barunya, Anggini (Sherina Munaf) dan Bujang Gila Tapak Sakti. Pada akhirnya Wiro bukan hanya menguak rencana keji Mahesa Birawa, tetapi juga menemukan jati diri sebagai seorang pendekar.

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Benning Aesthetic Clinic Solo Rayakan Anniversary ke-16 : Defining The Future of Beauty

Soloevent.id - Dalam rangka merayakan anniversary ke-16, Benning Aesthetic Clinic Solo menggelar pameran spektakuler...

Semarak Budaya Indonesia 2026 Kembali Hadir di Solo Bawa Semangat “Swarna Bumi Bahari”

Soloevent.id - Semarak Budaya Indonesia (SBI) 2026 sebagai agenda tahunan Kota Surakarta kembali digelar...

Indonesia’s Horse Racing 2026 Hadirkan Pacuan Kuda, Budaya Jawa, dan Hiburan Modern di Tegalwaton

Tegalwaton – Gelanggang Pacuan Kuda Tegalwaton, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, dipadati sekitar 30.000 pengunjung...

More like this

Annisa & Venly Bongkar Tantangan Akting Paling Berat di Film ‘Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?’

Soloevent.id - Gimana sih rasanya kalau diajak meet n greet dan nonton bareng sama...

GUMREGAH! Sinema Akhir Tahun #10 ISI Solo: Seruan Bangkit Lewat Karya, Targetkan Panggung Internasional.

Soloevent.id - Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Program Studi (Prodi) Film Institut Seni...

Dekade Kreativitas: Sinema Akhir Tahun ke-10 ISI Surakarta Rayakan Inovasi Film!

Festival Film Sinema Akhir Tahun #10 resmi dibuka hari ini Rabu (12/11) di Teater...