Thursday, May 21, 2026
HomeSeni dan BudayaPesan Dishub Solo untuk Pengunjung Lampion Pasar Gede

Pesan Dishub Solo untuk Pengunjung Lampion Pasar Gede

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Merayakan Tahun Baru Imlek 2569/2018, kawasan Pasar Gede, Solo, bertabur ribuan lampion. Tak hanya lampion bundar yang dipasang, ada juga lampion-lampion berbentuk unik seperti Werkudara, Punakawan, Dewa Rezeki, dan shio.

Tentu saja, instalasi lampion yang menarik itu bikin masyarakat Kota Solo terpesona. Tiap malam, kawasan Pecinan tersebut selalu dipadati warga yang ingin berfoto dengan latar lampion Pasar Gede.

Lampion-lampion itu dinyalakan dari tanggal 6 Februari hingga 6 Maret 2018. Lampion Pasar Gede dan lampion di Jl. Jenderal Sudirman akan menerangi malam di Kota Bengawan mulai 18.00-23.00 WIB.

IMLEK-KOTA-SOLO-002

Menurut Kasi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Solo, Ari Wibowo, lampion tidak dihidupkan hingga larut untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. “Kami mempertimbangkan faktor keselamatan, baik pengunjung maupun pengendara yang melintas. Karena banyak orang mengantuk saat jam-jam itu,” jelasnya dalam jumpa pers Solo Imlek Festival 2018 di Gedung Perkumpulan Masyarakat Surakarta, Selasa (6/2/2018).

Nantinya, Dishub Solo juga bakal memberikan ruang bagi pengunjung yang ingin berfoto dengan lampion shio. Karena ditempatkan di tengah jalan Jenderal Sudirman (dari perempatan Bank Indonesia hingga bundaran Balai Kota Solo), lampion shio bakalan dilindungi oleh water barrier. Kata Ari, pengunjung bisa foto-foto di dalam barikade water barrier.

Ia menambahkan, demi menjaga keselamatan diri, pengunjung yang berfoto-foto diimbau menggunakan zebra cross sewaktu menyeberang jalan.

Terkait dengan arus lalu lintas, Dishub Solo bersama Satlantas Polresta Solo bakal membuat skema buat-tutup jalan apabila pengunjung lampion Pasar Gede membeludak. “Perempatan Jl. Jenderal Sudirman akan kami buka apabila arus lalu lintas padat. Jika pengunjung banyak, jembatan Pasar Gede juga akan ditutup. Itu bersifat situasional,” terangnya.

Penulis: Reza Kurnia Darmawan

Foto: Reza Kurnia Darmawan

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Meski Balon Udara Gagal Terbang, Warga Tetap Padati Alun-Alun Utara Solo

Soloevent.id - Belasan balon udara yang disiapkan manajemen Bank Jateng Syariah Cabang Solo dalam...

Dari Kuliner Viral sampai Guyon Waton, Ini Keseruan Uleg Bazar Kuliner 2026 di Mangkunegaran

Soloevent.id - Uleg Bazar Kuliner (UBK) 2026 digelar pada 14 hingga 17 Mei 2026...

Pre-Event Solo Batik Carnival ke-17 Kenalkan Tema “Pitoelas” di The Park Mall Solo Baru

Soloevent.id - Pre-Event Pertama Solo Batik Carnival ke-17 digelar di Atrium The Park Mall...

More like this

Pre-Event Solo Batik Carnival ke-17 Kenalkan Tema “Pitoelas” di The Park Mall Solo Baru

Soloevent.id - Pre-Event Pertama Solo Batik Carnival ke-17 digelar di Atrium The Park Mall...

Semarak Budaya Indonesia 2026 Kembali Hadir di Solo Bawa Semangat “Swarna Bumi Bahari”

Soloevent.id - Semarak Budaya Indonesia (SBI) 2026 sebagai agenda tahunan Kota Surakarta kembali digelar...

26 Delegasi Dari 23 Daerah Siap Meriahkan Event Semarak Budaya Indonesia 2026

Soloevent.id - Semarak Budaya Indonesia (SBI) 2026 kembali menghadirkan perhelatan budaya yang mempersatukan keberagaman...