Saturday, January 24, 2026
spot_img
HomeSeni dan BudayaPesona Busana Di Malam Festival Payung Indonesia 2017

Pesona Busana Di Malam Festival Payung Indonesia 2017

Published on

- Advertisement -spot_img

FESTIVAL-PAYUNG-001

 

Soloevent.id – Sabtu (16/9/2017) malam, puluhan model melenggak-lenggok anggun di atas Pendhapa Pura Mangkunegaran. Mereka memamerkan busana dari empat fashion designer, salah satunya adalah Rory Wardhana yang menjadi pembuka Umbrella Fashion Show lewat karya bertema “Jiwaku”.

 

Berawal dari kecintaannya pada negeri, Rory ingin memperlihatkan bahwa Indonesia itu kaya. Baginya sangat salah jika orang melihat pakaian tradisional sebagai pakaian kuno. Di tangan Rory Wardhana, pakaian tradsional itu didesain modern agar bisa diterima masyarakat sehingga anak muda ingin memakainya.

 

Total ada enam busana yang ia desain khusus untuk fashion show ini. Tiap busana mewakili daerah berbeda, ada dari Sumatra Selatan, Kalimantan, NTT, Bali, Cirebon, dan Yogyakarta.

 

“Saya mengangkat berbagai busana daerah karena mungkin aja banyak orang luar Solo yang tinggal di Solo, terus lihat busana ini bisa merasa ‘Ini lo budayaku’,” ungkap Rory pada Soloevent usai fashion show.

 

FESTIVAL-PAYUNG-003

 

Tak hanya Rory Wardhana, ada juga desainer Maharani Setyawan dengan karya “Pesona Lurik Indonesia, Takkan Berpaling Darimu”. Dengan cutting simple serta modern, Maharani yang merupakan generasi ketiga dari Lurik Prasaja ini ingin mem-branding lurik agar sejajar dengan kain tenun yang lain.

 

“Lurik kan warisan Nusantara yang paling sederhana, murah, dan mudah dibikinnya. Lurik itu dulu dipakai golongan menengah ke bawah karena murah. Sekarang kami kepingin agar lurik dipakai menengah ke atas,” terang Maharani.

 

Selain dua nama yang ada di atas, Umbrella Fashion Show juga menampilkan karya-karya dari Dian Oerip dan Ofie Laim. Acara ini merupakan rangkaian kegiatan Festival Payung Indonesia 2017 yang diadakan di Pura Mangkunegaran.

 

 

Teks: Yasinta Rahmawati

Foto: Reza Kurnia Darmawan

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Mix or Match: Cara Agra Rooftop Alila Solo Temukan Identitas Rasa Kamu Lewat Koktail

Agra Rooftop, bar rooftop tertinggi di kota Surakarta yang berlokasi di lantai 29 hotel...

Vibe Pasar Gede Beda Banget! Solo Di waktu Malam : Spot Nongkrong Klasik yang Lagi Hits

Soloevent.id - Kota Solo emang ada aja gebrakannya yang baru, selain menghadirkan berbagai acara...

The Sunan Hotel Solo Hadirkan Red Lantern Buffet

The Sunan Hotel Solo kembali menghadirkan pengalaman kuliner tematik melalui Red Lantern Buffet, sebuah...

More like this

Wayang Kok Bahas Bullying? Begini Cara Karang Taruna Baluwarti “Menyentil” Anak Muda Zaman Now!

Soloevent.id - Festival Pucakawarti Vol.3 Baluwarti digelar di depan Kantor Kelurahan Baluwarti, Jumat-Sabtu (19-20/12/2025)....

Ternyata Ini Alasan Ribuan Mata Terpaku pada Panggung Disabilitas di Solo.

Soloevent.id - Kesenian tidak memandang batas yang berarti seni dapat diterima dan dilakukan oleh...

Konser “Gamelan Adi Kaloka: Merayakan Keragaman Nusantara”, sebuah konser kolaboratif seniman gamelan.

Soloevent.id - Tak kurang dari 175 talenta seni terlibat dalam sebuah pergelaran seni karawitan...