Thursday, May 28, 2026
HomeSeni dan BudayaSolo 24 Jam Menari 2017 Beri Panggung Bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Solo 24 Jam Menari 2017 Beri Panggung Bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Published on

- Advertisement -spot_img

SOLO-24-JAM-MENARI-2017

Soloevent.id – 3.000 penari dipastikan bakal memeriahkan Solo 24 Jam Menari 2017. Tak hanya Solo, penari-penari tersebut juga berasal dari kota-kota lain. Bahkan, ada juga yang datang dari luar Pulau Jawa. Mereka akan membawakan beragam tarian, seperti tradisional, kontemporer, kesenian rakyat, dan lain-lain.

Di antara penampil, terdapat anak-anak spesial dari SLB Negeri Karanganyar dan SLB BCD Autis YPALB Karanganyar. Anak-anak penyandang tunarungu dan tunugrahita itu rencananya menyajikan Tari Topi dan Tari Kelinci. Jika tida ada perubahan, mereka bakalan beraksi di Pendhapa Ageng ISI Surakarta pada 29 April 2017 jam 10.00-10.15 WIB.

Diajaknya anak-anak berkebutuhan khusus tersebut merupakan perwujudan tema Solo 24 Jam Menari 2017, “Merayakan Migrasi Tubuh”. “Mereka juga bagian dari kita dan harus dihormati,” ujar Ketua Pelaksana Solo 24 Jam Menari 2017, Dwi Wahyudiarto, saat ditemui Soloevent, Kamis (20/4/2017).

Dwi mengungkapkan, justru tarianlah yang menjadikan kepercayaan diri anak-anak itu tumbuh. Tari adalah alat mereka untuk menunjukkan jati diri bahwa mereka adalah manusia sempurna, “Mereka nanti akan didampingi conductor,” jelasnya.

Sementara ini baru dua kelompok yang diajak bergabung dalam Solo 24 Jam Menari 2017. “Kami masih mencari terus dan berharap ada kelompok yang bisa tampil di gelaran pembuka Solo 24 Jam Menari 2017,” imbuh lelaki yang berprofesi sebagai dosen di ISI Surakarta ini.

Lebih lanjut Dwi menerangkan bahwa “Merayakan Migrasi Tubuh” adalah penggambaran dari kekuatan tarian. “Tari mengajarkan manusia untuk terus bergerak. Saat menari itulah manusia menyampaikan pesan moral sambil menyebarkan kejujuran, keadilan, cinta kasih, kebersamaan, dan lain-lain,” katanya.

Solo 24 Jam Menari merupakan agenda tahunan dari Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta untuk merayakan Hari Tari Dunia. Edisi kesebelas ini bakalan digelar di area kampus 1 ISI Surakarta pada 29-30 April 2017.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Bank Indonesia Solo Gelar ADIKARYA FEST 2026: Perkuat Sistem Digitalisasi dan UMKM di Solo Raya

Soloevent.id - Bank Indonesia Kantor Perwakilan Solo kembali menggelar acara ADIKARYA FEST 2026 pada...

Edisi Dasawarsa, Festival Literasi Nasional 2026 Gelar Pentas Karya di Pasar Triwindu

Soloevent.id - Festival Literasi Nasional 2026 kembali digelar di Kota Solo, Jumat-Minggu (22-24/5/2026). Ini...

Berjalan Kaki dari Bali ke Borobudur: Cerita 57 Biksu Dunia Singgah di Kota Bengawan

Soloevent.id - Puluhan biksu dari empat negara memulai prosesi Pindapata dan Sanghadana dalam rangka...

More like this

Edisi Dasawarsa, Festival Literasi Nasional 2026 Gelar Pentas Karya di Pasar Triwindu

Soloevent.id - Festival Literasi Nasional 2026 kembali digelar di Kota Solo, Jumat-Minggu (22-24/5/2026). Ini...

Berjalan Kaki dari Bali ke Borobudur: Cerita 57 Biksu Dunia Singgah di Kota Bengawan

Soloevent.id - Puluhan biksu dari empat negara memulai prosesi Pindapata dan Sanghadana dalam rangka...

Pre-Event Solo Batik Carnival ke-17 Kenalkan Tema “Pitoelas” di The Park Mall Solo Baru

Soloevent.id - Pre-Event Pertama Solo Batik Carnival ke-17 digelar di Atrium The Park Mall...