Friday, April 10, 2026
spot_img
HomeMusikGerald Situmorang Gandeg Tommy Pratomo Dalam Solitour

Gerald Situmorang Gandeg Tommy Pratomo Dalam Solitour

Published on

- Advertisement -spot_img

edit-770-513

Soloevent.id- September lalu, Gerald Situmorang meluncurkan karya solo perdananya, Solitude, dalam format digital. Satu bulan kemudian, Solitude versi fisik diedarkan ke khalayak ramai. Bertepatan dengan perilisan itu, sebuah pertunjukan musik bertajuk Night of Solitude digelar selama tiga hari pada 25-27 September 2016.

Sebagai perpanjangan tangan pertunjukan Night of Solitude, Gerald Situmorang bakal mengadakan tur konser Solitour ke lima kota di Pulau Jawa, yakni Malang (13 November), Surabaya (14 November), Solo (15 November), Yogyakarta (16 November), dan Semarang (18 November).

Gitaris yang kerap disapa GeSit itu tak sendirian dalam tur ini. Ia mengajak seorang pemain saksofon bernama Tommy Pratomo. Keduanya pernah bermain dalam satu grup musik Bag+Beat di medio 2010. Band tersebut kerap menghiasi berbagai festival musik.

Dalam Solitour ini, keduanya bermain secara solo. Gerald akan membawakan materi-materi dari Solitude, sedangkan Tommy menyuguhkan komposisi-komposisi dari album TND dan album barunya yang rencananya rilis tahun depan.

Solitour adalah niat kami yang memang ingin jalan bareng dalam sebuah tur. Saya berteman sejak lama dengan Tommy dan masing-masing dari kami memiliki album solo. Solitour adalah bahan obrolan kami yang akhirnya kesampaian,” tutur Gerald Situmorang dalam rilisnya.

Tommy menambahkan, nama Solitour diambil bukan semata untuk menggambarkan tur album Solitude. Solitour juga menjadi cerminan dirinya dan Gerald sebagai solois yang berjalan bersama dalam sebuah tur. Bagi Tommy, tur ini menjadi sesuatu yang berharga dalam perjalanan karir bermusiknya.

Lewat tur ini, Gerald berharap dapat mendekatkan musik instrumental kepada penonton di tiap kota.”Kami sadar, musik yang kami mainkan sangat segmented. Makanya kami ingin mendekatkan ini kepada audiences. Mudah-mudahan bisa berkembang,” pungkas basis Barasuara itu.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

UNI PARJO, Peresmian Ikon Baru Akulturasi Budaya Minang dan Jawa di Pasar Jongke

Soloevent.id - Sebuah perhelatan budaya dan kuliner bertajuk UNI PARJO (Urang Minang Pasar Jongke)...

Event Bukan Musik Biasa Hadirkan Musik Religi Etnik Jawa di Taman Budaya Jawa Tengah

Soloevent.id - Perayaan Event Bukan Musik Biasa (BMB) kembali digelar di Pendopo Wisma Seni...

Bakdan Ing Sala 2026: Alasan Kenapa Mudik ke Solo Selalu Bikin Kangen!

Soloevent.id - Liburan lebaran di Kota Solo tahun ini lebih seru dan meriah. Ada...

More like this

Puncak Acara Milad Rapma FM ke-28 Hadirkan Panggung Gigs Musik di Hetero Space Solo

Soloevent.id - Komunitas radio Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Rapma FM baru saja menggelar perayaan...

Float hingga Efek Rumah Kaca Ramaikan Solo City Jazz ke-13 di Pamedan Pura Mangkunegaran

Soloevent.id - Solo City Jazz ke-13 kembali digelar pada 27 September 2025 dengan menghadirkan...

Solo City Jazz 2025 Hadirkan Musisi Local Pride Solo

Soloevent.id - Kota Solo tidak pernah sepi event seru setiap bulannya. Sabtu (27/9/2025) terdapat...