Thursday, February 19, 2026
spot_img
HomeSeni dan BudayaInternational Mask Festival 2016 Dimeriahkan Tiga Rangkaian Acara

International Mask Festival 2016 Dimeriahkan Tiga Rangkaian Acara

Published on

- Advertisement -spot_img

edit-770-513

Soloevent.id – Satu lagi event bertaraf internasional akan digelar di Kota Solo. International Mask Festival 2016 adalah nama acaranya. Ajang yang mempertemukan pengrajin, seniman, pemerhati, dan pecinta topeng kuno ini diselenggarakan selama dua hari, Jumat-Sabtu (28-29/10/2016) di Pendhapa Prangwedanan Mangkunegaran.

Pergelaran yang tahun ini memasuki edisi ketiga tersebut punya tiga rangkaian acara yakni pertunjukan, seminar, dan workshop. Selama dua malam, lebih dari sepuluh seniman bakal mementaskan tarian topeng. Salah satunya yakni Sanggar Barong Kemamang. Sanggar asal Kampung Jagalan, Solo, itu bakalan menyuguhkan tari berdasar cerita rakyat yang ada di Kampung Jagalan.

“Konon, dahulu ada pawang yang mengarak sapi dari Ngawi dan Sragen menuju Jagalan. Namun di tengah jalan dihadang kemamang. Hantu itu memakan sapi-sapi,” kata perwakilan Sanggar Barong Kemamang, Parjiyo Parsik, dalam jumpa pers, Kamis (27/10/2016), di Pendhapa Prangwedanan Mangkunegaran.

Di International Mask Festival 2016 tampil pula maestro tari topeng asal Indramayu, Wangi Indriya, Menurut Direktur International Mask Festival 2016, Irawati Kusumorasri, seniman tari itu bakal menampilkan tari topeng klasik Indramayu pada Jumat, sedangkan di hari Sabtu ia menyajikan tari topeng kontemporer. “Beliau telah go international dan ketokohannya saat menari luar biasa. Itulah alasan kami mengundangnya,” tuturnya.

Selain menari, Wangi Indriya juga akan menjadi pembicara bersama Sigit Purwanto dalam seminar topeng. Kegiatan itu diadakan pada Sabtu mulai jam 09.00-12.00 WIB. “Bu Wangi Indriya akan bercerita tentang pengalamannya dalam menari topeng, sehingga diharapkan peserta seminar tahu tentang kekayaan budaya topeng di Indonesia dan kemudian bersemangat untuk melestarikannya,” lanjut Irawati.

Sedangkan workshop topeng dihelat pada pukul 13.00-17.00 WIB di hari yang sama dengan seminar. Pemateri workshop diisi oleh Parjiyo Parsi (pengrajin topeng kontemporer asal Solo) dan Sujiman (pengrajin topeng kayu batik asal Dusun Bobung, Gunung Kidul, Yogyakarta).

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Rayakan Hari Jadi ke-281 Kota Solo, Ribuan Warga Serbu Koridor Ngarsopuro demi Jenang

Soloevent.id - Festival Jenang Solo kembali digelar pada Selasa (17/2/2026) di Koridor Ngarsopuro. Acara ...

Heritage in Harmony: Saat Akulturasi Budaya Jawa-Tionghoa Bersatu di Panggung Imlek Solo

Soloevent.id - Puncak perayaan imlek di Kota Solo digelar dengan panggung hiburan semarak heritage...

Symphony Ramadhan di Mercure Solo: Nikmati Harmoni Menu Dunia di Jantung Kota

Soloevent.id - Bulan Ramadhan identik dengan momen berbuka puasa bersama keluarga, rekan dan komunitas....

More like this

Rayakan Hari Jadi ke-281 Kota Solo, Ribuan Warga Serbu Koridor Ngarsopuro demi Jenang

Soloevent.id - Festival Jenang Solo kembali digelar pada Selasa (17/2/2026) di Koridor Ngarsopuro. Acara ...

Heritage in Harmony: Saat Akulturasi Budaya Jawa-Tionghoa Bersatu di Panggung Imlek Solo

Soloevent.id - Puncak perayaan imlek di Kota Solo digelar dengan panggung hiburan semarak heritage...

Kegiatan Bersih-Bersih Menyambut Tahun Baru Imlek di Mangkunegaran

Surakarta,   14 Februari 2026. Mangkunegaran bersama komunitas Tionghoa di Surakarta mengadakan kegiatan Bersih-Bersih Mangkunegaran...