Tuesday, June 9, 2026
HomeMusikRock In Solo 2024 Jadi Ajang Kampanye Menjaga Kelestarian Alam

Rock In Solo 2024 Jadi Ajang Kampanye Menjaga Kelestarian Alam

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Festival Rock In Solo 2024 telah berlangsung sukses dan penuh kemeriahan di Kali Pepeland Boyolali pada 14 Desember 2024 kemarin. Atraksi musik cadas yang digelar rutin setiap tahun dan telah menjadi kebanggaan warga Surakarta ini berhasil memberi kepuasan maksimal pada penonton. Apalagi penampilnya bukan hanya berasal Solo saja, tapi juga kelas nasional hingga internasional.

Dalam even yang mengusung tema A Journey of Rock in Solo XX tersebut ada tiga panggung, Rajamala Stage, XX Stage, dan Sakjose Stage. Sedangkan yang tampil antara lain Senja Dalam Prosa, Turtles Jr, Koil, Kapital, Hantam, dan masih banyak lagi. Kemudian dari mancanegara, antara lain Wormrot dari Singapura dan Dark Mirror of Tragedy dari Korea Selatan.

Jumlah keseluruhannya mencapai puluhan kelompok musik, termasuk yang datang dari genre lain seperti hiphop, elektrik, dan noise. Mereka antara lain Rhyme Protect, Leisure, Bengawan Noise Syndicate, dan MTAD (DJ Set). Semua memunculkan gemuruh pertunjukan yang sangat luar biasa.

Ajang Kampanye Pelestarian Alam

Selain suasana gegap gempita, Festival Rock In Solo 2024 juga hadir sebagai momentum untuk mengkampanyekan aksi #BersuaraTiapHari yang merupakan gagasan dari Trend Asia. Melalui gerakan tersebut, para pecinta musik rock diharapkan ikut mengambil peran aktif menyuarakan krisis iklim yang sangat memprihatinkan.

Tim Kampanye dan Advokasi Trend Asia, Irfan Alghifari mengungkapkan, kampanye tersebut mulai lahir pada ajang Pilpres 2024 lalu. Saat ini telah menjadi desakan agar masalah kerusakan alam selalu terdengar tiap hari, bukan hanya ketika pemilu saja. Dia menegaskan, masyarakat harus ikut mengawasi kebijakan pemerintah, terutama terkait dengan krisis iklim.  

Diimbuhkan, masyarakat khususnya golongan petani merupakan pihak yang paling merasakan dampak negatif krisis iklim. Salah satunya berupa pendapatan yang menurun akibat dari cuaca yang tidak menentu hingga bencana banjir besar yang makin kerap terjadi ketika musim hujan.

Sementara itu pada saat bersamaan muncul masalah lain seperti ketidakpastian ekonomi, biaya kebutuhan yang terus meningkat, upah rendah, dan kenaikan pajak. Beragam kesulitan ini tidak hanya menimbulkan persoalan besar di kalangan petani saja, namun juga masyarakat umum.

Berdasarkan kondisi menyedihkan tersebut pula di tengah pertunjukan musik, panitia Festival Rock in Solo 2024 merilis video klip berjudul ‘Prahara Jenggala’ Produksinya merupakan hasil kolaborasi antara Trend Asia dan grup metal asal Surakarta, Down For Life.

Klip tersebut berkisah tentang perjuangan Suku Dayak Kualan Hilir, Kalimantan Barat. Mereka menghadapi ancaman perampasan hutan dan lahan. Sehingga harus punya keberanian untuk melakukan perlawanan dengan segala risikonya.

Vokalis Down For Life, Stephanus Adjie menegaskan, kelompok musiknya punya niatan besar untuk ikut bersuara tentang kerusakan lingkungan karena masalah ini tidak kenal batas wilayah. Apalagi mengingat kasus yang terjadi di Kualan Hilir hanya merupakan salah satu contoh kecil saja dari masifnya pengurangan luas hutan di Indonesia.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Targetkan 7.000 Pelari: Solo Run Fest 2026 Padukan Olahraga, Budaya & Tren Kalcer!

Soloevent.id - Solo Run Fest 2026 kembali digelar, memasuki tahun keempat penyelenggaraannya ajang lari...

Praktik Langsung, Siswa Broadcasting dan Film SMKN 7 Surakarta Gelar Karya Film Pendek dan Video Musik

Soloevent.id - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 7 Surakarta menggelar kegiatan gelar karya di...

Madreya EO Sukses Gelar “Nge-Lawak Berbudaya” Di Koat Coffee Kartasura

Kartasura, 17 Mei 2026 - Madreya EO, kelompok event organizer yang beranggotakan mahasiswa semester...

More like this

Targetkan 7.000 Pelari: Solo Run Fest 2026 Padukan Olahraga, Budaya & Tren Kalcer!

Soloevent.id - Solo Run Fest 2026 kembali digelar, memasuki tahun keempat penyelenggaraannya ajang lari...

Praktik Langsung, Siswa Broadcasting dan Film SMKN 7 Surakarta Gelar Karya Film Pendek dan Video Musik

Soloevent.id - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 7 Surakarta menggelar kegiatan gelar karya di...

Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta Gelar Event Kaum Ngalcerun di Kampung Wisata Batik Kauman

Soloevent.id - Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta menggelar kegiatan Kaum Ngalcerun di...