Tuesday, September 1, 2026
HomeSeni dan BudayaLestarikan Budaya, Solo Safari Gelar Tradisi Grebeg Syawalan

Lestarikan Budaya, Solo Safari Gelar Tradisi Grebeg Syawalan

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id Solo Safari menggelar acara Grebeg Syawalan atau yang lebih dikenal dengan istilah Bakda Kupat pada Minggu (14/4/2024) di area Solo Safari. Acara ini juga menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi para pengunjung yang datang.

Acara Grebeg Syawal dimulai dengan kirab dimana Jaka Tingkir mengendarai kuda menuju panggung terbuka Solo Safari dan diiringi dengan korps musik dari Karaton Kasunanan Surakarta. Selain itu, kirab Jaka Tingkir juga dimeriahkan oleh iring-iringan Pasukan yang membawa dua gunungan ketupat, Abdi dalem dan Ulomo dari Karaton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Setelah melaksanakan kirab, Jaka Tingkir menyeberangi danau menggunakan perahu Gethek yang didampingi oleh 3 sahabatnya menuju panggung terbuka.

Di panggung utama, dua gunungan ketupat di doakan lalu dibagikan kepada pengunjung yang datang menyaksikan. Pengageng Perentah Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat KGPH Adipati Dipokusumo yang hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan, “Solo Safari memiliki sejarah dan tradisi yang melekat dengan Keraton Solo. Pakubuwono X membangun dua taman kota, masing-masing Taman Sriwedari dan Taman Jurug. Terdapat koleksi hewan Keraton Solo termasuk gajah dan macan yang ditempatkan di Taman Sriwedari. Lalu koleksi hewan dipindahkan Taman Jurug. Solo Safari memiliki nilai-nilai historis dan nilai pengembangan. Solo Safari harus punya keunggulan komparatif karena Taman Safari Indonesia memiliki Taman Safari di beberapa daerah di Indonesia,” ujarnya saat memberi sambutan di acara Grebeg Syawalan, Minggu (14/4/2024).

Di acara Grebeg Syawalan ini bintang utamanya adalah Jaka Tingkir diperankan KRA. Rizki Baruna Ajidiningrat yang merupakan mantu dalem Paku Buwono XIII. Selain itu turut hadir pula Wakil Wali Kota Solo Teguh Prakosa, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Solo Tulus Widajat, General Manager Solo Safari Shinta Adithya, Direktur Perumda Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Kota Solo Achmad Syukri Prihanto. Kemudian Putra Mahkota Keraton Solo KGPAA Hamengkunegoro Sudibya Rajaputra Narendra Mataram, kakak Putra Mahkota Keraton Solo Gusti Raden Ayu (GRAy) Putri Purnaningrum.

General Manager Solo Safari Shinta Adhitya mengatakan, “Ini sebagai wujud syukur berakhirnya masa dibulan puasa ini. Harapan kami agar generasi muda terus melestarikan budaya yang ada di Indonesia ini,” ungkapnya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Kemeriahan Konser Harmony Manikam Nusantara di Ndalem Ndjojokoesoeman

Soloevent.id - Konser orkestra "Harmony Manikam Nusantara" bersama Svara Dhananjaya Music Orchestra sukses digelar...

Satu Dekade Dayskomvis! Intip Pameran Desain ‘Interplay Visual Noise’ di Gedung Djoeang 45

Soloevent.id - Program Studi D3 Desain Komunikasi Visual (DKV) telah sukses menggelar acara Dayskomvis...

Tradisi Puncak Sekaten! Intip Semarak Grebeg Mulud 2026 Keraton Surakarta

Soloevent.id - Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat menggelar Grebeg Mulud 2026 di halaman Masjid Agung...

More like this

Tradisi Puncak Sekaten! Intip Semarak Grebeg Mulud 2026 Keraton Surakarta

Soloevent.id - Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat menggelar Grebeg Mulud 2026 di halaman Masjid Agung...

Eksplorasi Peran Perempuan Keraton: Retno Sulistyorini Pentaskan KEPUTREN di TBJT

Soloevent.id - Retno Sulistyorini sukses menampilkan karya terbarunya yang berjudul KEPUTREN di Teater Arena...

Ketika Seni Turun ke Jalan : Pre-Event 2 SIPA 2026 Guncang Koridor Gatsu

Surakarta, 22 Agustus 2026 — Menjelang gelaran utama Solo International Performing Arts (SIPA) 2026,...