Thursday, May 14, 2026
HomeSeni dan BudayaLestarikan Budaya, Solo Safari Gelar Tradisi Grebeg Syawalan

Lestarikan Budaya, Solo Safari Gelar Tradisi Grebeg Syawalan

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id Solo Safari menggelar acara Grebeg Syawalan atau yang lebih dikenal dengan istilah Bakda Kupat pada Minggu (14/4/2024) di area Solo Safari. Acara ini juga menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi para pengunjung yang datang.

Acara Grebeg Syawal dimulai dengan kirab dimana Jaka Tingkir mengendarai kuda menuju panggung terbuka Solo Safari dan diiringi dengan korps musik dari Karaton Kasunanan Surakarta. Selain itu, kirab Jaka Tingkir juga dimeriahkan oleh iring-iringan Pasukan yang membawa dua gunungan ketupat, Abdi dalem dan Ulomo dari Karaton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Setelah melaksanakan kirab, Jaka Tingkir menyeberangi danau menggunakan perahu Gethek yang didampingi oleh 3 sahabatnya menuju panggung terbuka.

Di panggung utama, dua gunungan ketupat di doakan lalu dibagikan kepada pengunjung yang datang menyaksikan. Pengageng Perentah Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat KGPH Adipati Dipokusumo yang hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan, “Solo Safari memiliki sejarah dan tradisi yang melekat dengan Keraton Solo. Pakubuwono X membangun dua taman kota, masing-masing Taman Sriwedari dan Taman Jurug. Terdapat koleksi hewan Keraton Solo termasuk gajah dan macan yang ditempatkan di Taman Sriwedari. Lalu koleksi hewan dipindahkan Taman Jurug. Solo Safari memiliki nilai-nilai historis dan nilai pengembangan. Solo Safari harus punya keunggulan komparatif karena Taman Safari Indonesia memiliki Taman Safari di beberapa daerah di Indonesia,” ujarnya saat memberi sambutan di acara Grebeg Syawalan, Minggu (14/4/2024).

Di acara Grebeg Syawalan ini bintang utamanya adalah Jaka Tingkir diperankan KRA. Rizki Baruna Ajidiningrat yang merupakan mantu dalem Paku Buwono XIII. Selain itu turut hadir pula Wakil Wali Kota Solo Teguh Prakosa, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Solo Tulus Widajat, General Manager Solo Safari Shinta Adithya, Direktur Perumda Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Kota Solo Achmad Syukri Prihanto. Kemudian Putra Mahkota Keraton Solo KGPAA Hamengkunegoro Sudibya Rajaputra Narendra Mataram, kakak Putra Mahkota Keraton Solo Gusti Raden Ayu (GRAy) Putri Purnaningrum.

General Manager Solo Safari Shinta Adhitya mengatakan, “Ini sebagai wujud syukur berakhirnya masa dibulan puasa ini. Harapan kami agar generasi muda terus melestarikan budaya yang ada di Indonesia ini,” ungkapnya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Benning Aesthetic Clinic Solo Rayakan Anniversary ke-16 : Defining The Future of Beauty

Soloevent.id - Dalam rangka merayakan anniversary ke-16, Benning Aesthetic Clinic Solo menggelar pameran spektakuler...

Semarak Budaya Indonesia 2026 Kembali Hadir di Solo Bawa Semangat “Swarna Bumi Bahari”

Soloevent.id - Semarak Budaya Indonesia (SBI) 2026 sebagai agenda tahunan Kota Surakarta kembali digelar...

Indonesia’s Horse Racing 2026 Hadirkan Pacuan Kuda, Budaya Jawa, dan Hiburan Modern di Tegalwaton

Tegalwaton – Gelanggang Pacuan Kuda Tegalwaton, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, dipadati sekitar 30.000 pengunjung...

More like this

Semarak Budaya Indonesia 2026 Kembali Hadir di Solo Bawa Semangat “Swarna Bumi Bahari”

Soloevent.id - Semarak Budaya Indonesia (SBI) 2026 sebagai agenda tahunan Kota Surakarta kembali digelar...

26 Delegasi Dari 23 Daerah Siap Meriahkan Event Semarak Budaya Indonesia 2026

Soloevent.id - Semarak Budaya Indonesia (SBI) 2026 kembali menghadirkan perhelatan budaya yang mempersatukan keberagaman...

Libatkan 7.750 Pelari, Mangkunegaran Run 2026 Sudah Kantongi Sertifikasi World Athletics

Soloevent.id - Mangkunegaran Run 2026 kembali digelar di Kota Solo, Minggu (3/5/2026). Ajang lari...