Friday, March 6, 2026
spot_img
HomeLainnyaMerajut Asa Melalui Revitalisasi Kawasan Ngarsopuro

Merajut Asa Melalui Revitalisasi Kawasan Ngarsopuro

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Proyek revitalisasi di kawasan Ngarsopuro dan seputaran Jl. Gatot Subroto Solo mulai masuk tahap akhir. Meski belum rampung 100%, program yang telah berjalan selama beberapa bulan ini berhasil memperlihatkan wajah baru dengan tampilan yang sangat indah dan mempesona.

Perempatan Pasar Pon yang terletak di tengah antara kedua area tersebut terdapat dua gapura tinggi dan megah. Gapura di sebelah selatan menggunakan warna biru muda khas Keraton Kasunanan Surakarta dan meniru model gapura Gladak. Sementara di sisi utara memiliki warna hijau, menyerupai gapura Pamedan Pura Mangkunegaran.

Kehadiran dua gapura ini seakan memunculkan memori tentang batas kekuasaan pada era kerajaan Mataram Islam. Di masa tersebut Keraton Kasunanan menguasai wilayah selatan, sedangkan Pura Mangkunegaran memiliki daerah kekuasaan di sebelah utara. Pembagian tersebut dikuatkan dengan keberadaan rel kereta api, di mana banyak yang menyebutnya sebagai simbol batasan antara kedua kerajaan.

Menjadi Landmark Kota

Pembangunan dua gapura ini sendiri mendapat pujian tinggi dari masyarakat. B.RM. Bambang Irawan yang merupakan seorang praktisi pariwisata Kota Solo memberikan tanggapan positif. Menurutnya pendirian gapura tersebut adalah langkah yang sangat positif, bahkan bisa menjadi semacam landmark atau penanda kota.

Bambang juga menyebutkan, gapura baru di perempatan Pasar Pon tersebut terlihat sangat ikonik. Keduanya mampu menghadirkan ciri arsitektur Keraton Kasunanan dan Pura Mangkunegaran. Masing-masing dari pecahan dinasti Mataram Islam tersebut memang memiliki karakter arsitektur yang tidak sama, baik dari gaya desain maupun warna.

Apalagi lokasinya terletak persis di pusat keramaian kota, sehingga banyak dilalui dan dikunjungi oleh masyarakat dan wisatawan. Hanya saja pada sisi yang lain Bambang menilai pula, gapura di sebelah selatan kurang mempunyai nilai artistik karena tidak terlalu persis dengan Gapura Gladak.

Selain dua gapura, terdapat ornamen atau hiasan wayang yang terpasang di setiap sisi Perempatan Pasar Pon. Berdasarkan keterangan dari Solopos, saat ini pengerjaannya tinggal menyisakan beberapa tahap finishing saja di area selatan sisi timur.

Proyek ini dikerjakan oleh PT Wita Surya Sarana. Reza Ari Perdana, selaku staf dari perusahaan tersebut mengungkapkan bahwa sebenarnya pembuatan hiasan wayang ini telah selesai. Kendati demikian ada perbaikan kecil yang masih harus dirampungkan.

Secara lengkap Reza memberi penjelasan jika pengerjaan proyek revitalisasi tersebut telah selesai sebanyak 77%. Dia yakin semua bisa rampung 100% pada 31 Desember 2022 mendatang atau sesuai dengan target yang sebelumnya telah dicanangkan.

Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta sejak lama mempunyai wacana menggairahkan kawasan Ngarsopuro dan Jl. Gatot Subroto dan menjadikannya sebagai ruang publik, bukan untuk berjualan. Untuk Pelaku UMKM khususnya bidang kuliner, tetap boleh menggelar dagangan. Hanya saja yang mendapat izin merupakan jenis makanan yang tidak menghasilkan limbah.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Ramadhan Iftar The Sunan Hotel Solo Hadirkan Fashion Show Koleksi Batik Riana Kesuma

Soloevent.id - The Sunan Hotel Solo menggelar acara Fashion Show Ramadhan Collection di Narendra...

Aston Solo Hotel Hadirkan Pengalaman Iftar Dunia dengan Sentuhan ASEAN

Soloevent.id - Dalam menyambut bulan suci ramadhan, Aston Solo Hotel resmi memperkenalkan rangkaian program...

Rayakan Hari Pers Nasional, Monumen Pers Solo Pamerkan 101 Koleksi Iklan Ikonik.

Soloevent.id - Monumen Pers Nasional Solo menggelar pameran bertajuk Warta Pariwara yang menampilkan koleksi...

More like this

Upacara Peringatan HUT ke-281 Kota Solo, Masyarakat Umum Ikut Kenakan Busana Adat Jawa

Soloevent.id - Ribuan peserta memadati Stadion Sriwedari untuk mengikuti upacara peringatan Hari Ulang Tahun...

Rayakan Hari Jadi ke-281 Kota Solo, Ribuan Warga Serbu Koridor Ngarsopuro demi Jenang

Soloevent.id - Festival Jenang Solo kembali digelar pada Selasa (17/2/2026) di Koridor Ngarsopuro. Acara ...

Heritage in Harmony: Saat Akulturasi Budaya Jawa-Tionghoa Bersatu di Panggung Imlek Solo

Soloevent.id - Puncak perayaan imlek di Kota Solo digelar dengan panggung hiburan semarak heritage...