Wednesday, June 10, 2026
HomeSeni dan BudayaPemain Barongsai Dibekali Dasar Gerakan Wushu

Pemain Barongsai Dibekali Dasar Gerakan Wushu

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Pagi itu, murid-murid SD Warga kompak memakai baju merah. Mereka duduk memenuhi pinggir lapangan sekolah. Mata mereka tertuju pada empat barongsai yang sedang beratraksi di atas bangku tinggi. Mereka kelihatan kagum, tapi sesekali juga berteriak saat barongsai melakukan atraksi menantang.

Yang sedang tampil itu adalah kelompok barongsai dan liong Tripusaka. Sepanjang pertunjukan, Pembina Tripusaka Adjie Chandra menginformasikan kepada para siswa agar tidak menirukan setiap gerakan barongsai karena diperlukan latihan intensif.

Ditemui Soloevent selepas acara, Adjie menjelaskan untuk bisa menguasai gerakan-gerakan barongsai, para pemain dibekali dengan dasar-dasar gerakan wushu, salah satunya gaya kuda-kuda. Mereka harus latihan intensif tiga kali dalam seminggu. “Saya selalu mengimbau anak didik untuk rajin datang latihan supaya cepat menguasai teknik,” ungkapnya, Selasa (21/1/2020).

Saat tampil, Adjie mengerahkan 30 personel, yang terdiri dari para pemain barongsai dan pemain musik. Mereka berasal dari beragam usia, dari usia 6 tahun hingga yang sudah berumah tangga.

Menantangnya gerakan barongsai kadang membuat penonton kepikiran, “Pernah enggak, ya, pemainnya mengalami kecelakaan saat tampil atau latihan?” Salah satu pemain barongsai Tripusaka, Sarjanto, menjawabnya. Dia pernah mengalami kecelakaan, tetapi tidak parah. “Paling cuma terpeleset aja, sih, dan itu tidak sampai parah,” ungkapnya.



Adjie menerangkan kecelakaan lebih disebabkan hal teknis, misalnya tumpuan yang kurang kuat, atau tumpukan kursi yang tiba-tiba bergeser. Kata Adjie, Tripusaka selalu bertanggung jawab penuh jika ada kecelakaan yang dialami anak didiknya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Targetkan 7.000 Pelari: Solo Run Fest 2026 Padukan Olahraga, Budaya & Tren Kalcer!

Soloevent.id - Solo Run Fest 2026 kembali digelar, memasuki tahun keempat penyelenggaraannya ajang lari...

Praktik Langsung, Siswa Broadcasting dan Film SMKN 7 Surakarta Gelar Karya Film Pendek dan Video Musik

Soloevent.id - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 7 Surakarta menggelar kegiatan gelar karya di...

Madreya EO Sukses Gelar “Nge-Lawak Berbudaya” Di Koat Coffee Kartasura

Kartasura, 17 Mei 2026 - Madreya EO, kelompok event organizer yang beranggotakan mahasiswa semester...

More like this

Kirab Bhinneka Gandekan 2026, Tampilkan Berbagai Potensi Budaya Kelurahan Gandekan

Soloevent.id - Kirab Bhinneka Gandekan kembali digelar di Kelurahan Gandekan Solo, Senin (1/6/2026). Event...

Edisi Dasawarsa, Festival Literasi Nasional 2026 Gelar Pentas Karya di Pasar Triwindu

Soloevent.id - Festival Literasi Nasional 2026 kembali digelar di Kota Solo, Jumat-Minggu (22-24/5/2026). Ini...

Berjalan Kaki dari Bali ke Borobudur: Cerita 57 Biksu Dunia Singgah di Kota Bengawan

Soloevent.id - Puluhan biksu dari empat negara memulai prosesi Pindapata dan Sanghadana dalam rangka...