Thursday, May 21, 2026
HomeSeni dan BudayaTak Cuma Hiasan, Lampion Ternyata Punya Filosofi Mendalam

Tak Cuma Hiasan, Lampion Ternyata Punya Filosofi Mendalam

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id –  Perayaan Tahun Baru Imlek selalu identik dengan pernak-pernik berwarna merah. Salah satunya lampion. Hiasan ini wajib ada ketika Imlek tiba. Dikutip dari beberapa media online, lampion dikenal dengan sebutan deng long atau deng cai.

Tradisi memasang lampion sudah ada sejak lama dataran Cina, tepatnya waktu era Dinasti Xi Han sekitar abad ke-3 Masehi. Pada zaman dulu, lampion sudah dibuat dari kertas, kain, atau kulit binatang.

Selain sebagai hiasan, lampion juga bagian dari seni lukis, hiasan gunting kertas, origami, dan sulaman. yang kerangkanya dibuat menggunakan bahan bambu, kayu, rotan, batang gandum, tanduk hewan, dan bahan logam.

Awalnya, pembuatan lampion berbarengan dengan terciptanya teknik pembuatan kertas. Lampion ini berbentuk bulat yang di dalamnya diisi dengan cahaya lilin ataupun lampu. Ketika lampion dinyalakan, ada cahaya merah yang bersinar. Ini melambangkan harapan dan semangat menyala-nyala.

Lampion juga bermakna usaha, harapan, dan doa yang terbaik kepada Sang Pencipta. Dengan adanya lampion, seseorang akan selalu diberikan kebahagiaan dan keberuntungan yang mengiringi setiap langkahnya.

Bagi masyarakat Tionghoa, lampion atau lentera merah juga memiliki arti kebersamaan, persatuan, bisnis yang lancar dan sukses, keberuntungan, semangat, kebahagiaan, dan yang terpenting adalah penerangan hidup.



Selain itu, menurut legenda, lampion digambarkan sebagai pengusir kekuatan jahat yang disimbolkan dengan raksasa bernama Nian. Memasang lampion di tiap rumah juga dipercaya menghindarkan penghuninya dari ancaman kejahatan.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Meski Balon Udara Gagal Terbang, Warga Tetap Padati Alun-Alun Utara Solo

Soloevent.id - Belasan balon udara yang disiapkan manajemen Bank Jateng Syariah Cabang Solo dalam...

Dari Kuliner Viral sampai Guyon Waton, Ini Keseruan Uleg Bazar Kuliner 2026 di Mangkunegaran

Soloevent.id - Uleg Bazar Kuliner (UBK) 2026 digelar pada 14 hingga 17 Mei 2026...

Pre-Event Solo Batik Carnival ke-17 Kenalkan Tema “Pitoelas” di The Park Mall Solo Baru

Soloevent.id - Pre-Event Pertama Solo Batik Carnival ke-17 digelar di Atrium The Park Mall...

More like this

Pre-Event Solo Batik Carnival ke-17 Kenalkan Tema “Pitoelas” di The Park Mall Solo Baru

Soloevent.id - Pre-Event Pertama Solo Batik Carnival ke-17 digelar di Atrium The Park Mall...

Semarak Budaya Indonesia 2026 Kembali Hadir di Solo Bawa Semangat “Swarna Bumi Bahari”

Soloevent.id - Semarak Budaya Indonesia (SBI) 2026 sebagai agenda tahunan Kota Surakarta kembali digelar...

26 Delegasi Dari 23 Daerah Siap Meriahkan Event Semarak Budaya Indonesia 2026

Soloevent.id - Semarak Budaya Indonesia (SBI) 2026 kembali menghadirkan perhelatan budaya yang mempersatukan keberagaman...