Monday, May 25, 2026
HomeSeni dan BudayaBerat Kostum Solo Batik Carnival Capai 50 Kilogram

Berat Kostum Solo Batik Carnival Capai 50 Kilogram

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Seperti tahun-tahun sebelumnya, puncak Solo Batik Carnival bakal dimeriahkan dengan Grand Carnival. Peserta akan berjalan sekitar 3,8 kilometer dari Museum Radya Pustaka hingga Balai Kota Surakarta.

Tahu enggak, ternyata berat kostum Solo Batik Carnival enggak seenteng yang kamu duga. Koordinator Acara Solo Batik Carnival 2019 Ragowo Ade Kurniawan menjelaskan berat kostum mencapai 50 kilogram. Kenapa bobotnya besar? Karena kostum-kostum tersebut memakai rangka besi. Rangka besi diperlukan sebagai pondasi untuk menopang ornamen-ornamen di atasnya.

“Karena besi dirasa kuat untuk menahan terpaan angin, apalagi tinggi masing-masing kostum bisa mencapai tiga meter,” jelas Ade dalam talkshow di Radio Sevent, Sabtu (13/7/2019).

Ade menekankan bahwa semua kostum itu dibuat sendiri oleh peserta. Proses pembuatannya sekitar empat bulan. Selama proses itu, peserta dibekali dengan workshop setiap minggu. Kata Ade, SBC menuntut pesertanya untuk menciptakan kostum sendiri agar kreativitas  mereka terasah.

Kostum karnaval tersebut dibikin dengan bujet rata-rata satu juta Rupiah. “Meski dengan biaya enggak mahal, kostum bisa menjadi bagus kalau kamu tahu cara meng-create-nya,” terangnya.

Lalu, apa yang membedakan SBC dengan kostum karnaval sejenis?

Selain pemakaian batik, kostum tematik yang dibuat dari tahun ke tahun adalah pembeda dengan event karnaval lainnya. “Motif dan desainnya pastinya berbeda dari tahun ke tahun karena menyesuaikan temanya,” tambah Ade.



Di edisi keduabelasnya, Solo Batik Carnival bakal mengusung tema “Suvarnabhumi: The Golden of ASEAN”. Kostum  bakal dihiasi ciri khas dari sebelas negara di Asia Tenggara.

Ada sebelas kelompok yang tampil pada Grand Carnival SBC 2019, 27 Juli mendatang. Mereka adalah “Wonderful Indonesia”, “The Green Heart of Brunei”, “Kay Ganda Philippines”, “Kingdom of Wonder Kamboja”, “Be Accented Myanmar”, “Malaysia Truly Asia”, “Vietnam Timeless Charm”, “Great Adventure Timor Leste”, “Simply Beautiful Laos”, “Uniquely Singapore”, dan “Amazing Thailand”.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Berjalan Kaki dari Bali ke Borobudur: Cerita 57 Biksu Dunia Singgah di Kota Bengawan

Soloevent.id - Puluhan biksu dari empat negara memulai prosesi Pindapata dan Sanghadana dalam rangka...

Meski Balon Udara Gagal Terbang, Warga Tetap Padati Alun-Alun Utara Solo

Soloevent.id - Belasan balon udara yang disiapkan manajemen Bank Jateng Syariah Cabang Solo dalam...

Dari Kuliner Viral sampai Guyon Waton, Ini Keseruan Uleg Bazar Kuliner 2026 di Mangkunegaran

Soloevent.id - Uleg Bazar Kuliner (UBK) 2026 digelar pada 14 hingga 17 Mei 2026...

More like this

Berjalan Kaki dari Bali ke Borobudur: Cerita 57 Biksu Dunia Singgah di Kota Bengawan

Soloevent.id - Puluhan biksu dari empat negara memulai prosesi Pindapata dan Sanghadana dalam rangka...

Pre-Event Solo Batik Carnival ke-17 Kenalkan Tema “Pitoelas” di The Park Mall Solo Baru

Soloevent.id - Pre-Event Pertama Solo Batik Carnival ke-17 digelar di Atrium The Park Mall...

Semarak Budaya Indonesia 2026 Kembali Hadir di Solo Bawa Semangat “Swarna Bumi Bahari”

Soloevent.id - Semarak Budaya Indonesia (SBI) 2026 sebagai agenda tahunan Kota Surakarta kembali digelar...