Monday, May 11, 2026
HomeMusikSejarah Singkat Perjalanan KLa Project

Sejarah Singkat Perjalanan KLa Project

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – KLa Project memiliki sejarah panjang di belantika musik tanah air. Band yang telah mengeluarkan 9 album itu kini beranggotakan Katon Bagaskara (vokal dan gitar), Romulo “Lilo” Radjadin (gitar), dan Adi Adrian (kibor).

Dibentuk tahun 1988, “KLa” merupakan gabungan huruf pertama dari nama/panggilan masing-masing personel. Kenapa “a”-nya kecil? Dulu, KLa punya dua personel yang awalan namanya huruf “a”, yaitu Adi dan Ari.

Di bawah label Aquarius Musikindo, KLa Project mengeluarkan album perdana dengan mengusung musik pop rock. Lagu hits mereka kala itu berjudul “Rentang Asmara” dan “Tentang Kita”.

Hadirnya KLa Project mampu mengisi kejenuhan di dunia musik pop kreatif Indonesia. Katon dkk. membawa nuansa musik yang lebih segar dengan sentuhan techno pop yang dinamis.

Karya-karya KLa Project yang romantik dan kadang melankolis mewarnai kehidupan cinta penikmatnya – biasa disebut Klanese. Uniknya instrumen ditambah lirik-lirik puitis dalam balutan lagu pop menjadi kekuatan dari KLa.

Mereka terbilang cukup produktif dalam mengeluarkan karya. Pada dekade 1990-an, hampir setiap dua tahun, KLa Project merilis album, seperti Pasir Putih (1991), Ungu (1994), V (1995), KLakustik 1 (1996), KLakustik II (1996), Sintesa (1998), dan Klasik (1999).



Pada 2003, band ini sempat berganti nama menjadi NuKLa karena masuknya beberapa personel baru. Namun, tak berselang lama, Katon memutuskan kembali menggunakan nama KLa Project.

Nah, kalau kangen dengan lagu mereka, kamu bisa nonton Memorable Concert KLaboration di Concert Hall De Tjolomadoe, Sabtu 30 Maret 2019 mulai pukul 18.00 WIB. Tiket konser dijual seharga Rp250 ribu hingga Rp1 juta. Di acara itu, KLa bakal berkolaborasi bareng dua musisi muda, Rendy Pandugo dan Midnight Quickie.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Indonesia’s Horse Racing 2026 Hadirkan Pacuan Kuda, Budaya Jawa, dan Hiburan Modern di Tegalwaton

Tegalwaton – Gelanggang Pacuan Kuda Tegalwaton, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, dipadati sekitar 30.000 pengunjung...

26 Delegasi Dari 23 Daerah Siap Meriahkan Event Semarak Budaya Indonesia 2026

Soloevent.id - Semarak Budaya Indonesia (SBI) 2026 kembali menghadirkan perhelatan budaya yang mempersatukan keberagaman...

Indonesia’s Horse Racing (IHR):Perebutan Perdana Piala Raja Mangkunegaran dan Laga Krusial Triple Crown di Tegalwaton, Jawa Tengah

Jakarta, 6 Mei 2026 – Rangkaian Indonesia’s Horse Racing (IHR) 2026 memasuki penyelenggaaan kejuaraan...

More like this

Konser Live Arena, Disko Koplo Mr. Jono & Joni Guncang De Tjolomadoe

Soloevent.id - Konser Musik Live Arena digelar di Halaman Parkir Timur De Tjolomadoe, Rabu...

Puncak Acara Milad Rapma FM ke-28 Hadirkan Panggung Gigs Musik di Hetero Space Solo

Soloevent.id - Komunitas radio Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Rapma FM baru saja menggelar perayaan...

Float hingga Efek Rumah Kaca Ramaikan Solo City Jazz ke-13 di Pamedan Pura Mangkunegaran

Soloevent.id - Solo City Jazz ke-13 kembali digelar pada 27 September 2025 dengan menghadirkan...