Wednesday, September 2, 2026
HomeSeni dan BudayaSIPA 2018 Gelorakan Pesan Kebersamaan dalam Keindahan Seni

SIPA 2018 Gelorakan Pesan Kebersamaan dalam Keindahan Seni

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Pembukaan Solo Internasional Performing Arts (SIPA) 2018 berlangsung meriah. Salah satu event seni pertunjukan di Kota Solo ini resmi dibuka dengan pemukulan kenong oleh Direktur SIPA, Wakil Wali Kota Solo, Kepala Bekraf, dan Kementerian Pariwisata, Kamis (6/9/2018) di Benteng Vastenburg.

Penonton juga ikut berpartisipasi dalam upacara pembukaan SIPA 2018 dengan menyalakan kembang api. Kemeriahan masih berlanjut ketika maskot SIPA 2018, Melati Suryodarmo, tampil dengan karya tarinya.

Karya Melati tersebut dibikin sesuai tema SIPA 2018, “We Are the World, We Are the Nations”, yang menampilkan percampuran tradisi yang mengglobal. Di karyanya itu, Melati berkolaborasi bareng penari dari Studio Plesungan dan Semarak Candrakirana. Mereka diiringi 30 pemusik Etnomusikologi ISI Surakarta.

Penampil kedua malam itu adalah Leineroebana Dance Company. Grup tari asal Belanda itu menyuguhkan tarian berjudul “Gonjang-ganjing”. Penampilan mereka diiringi oleh gamelan dan alat-alat musik khas Indonesia.

Penyaji ketiga di SIPA 2018 adalah Suling Bambu Dasarai Lamaknen dari Nusa Tenggara Timur. Mereka membawakan empat lagu, yakni “Sorak-Sorak Bergembira”, “Bolelebo” (lagu daerah NTT), “Oras Loro Marilin” (lagu daerah Belu), dan “Lolan Gol” (lagu daerah Lamaknen). Lagu-lagu tersebut dimainkan menggunakan alat musik khas NTT, foy doa.

Selain nama-nama di atas, SIPA 2018 hari pertama juga dimeriahkan oleh Studio Taksu (Solo), Chinese Youth Goodwill Association (Taiwan), dan Gilang Ramadhan feat Smiet (Jakarta dan Palu).



Direktur SIPA, Irawati Kusumorasri, menjelaskan, SIPA 2018 diikuti oleh seniman-seniman dari 10 negara. “Di tahun kesepuluh ini, SIPA ingin menggelorakan pesan kebersamaan dalam keindahan seni,” terang Ira saat memberikan sambutan.

Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Triawan Munaf, menyampaikan, dengan digelarnya SIPA, Solo semakin punya citra sebagai kota budaya.

SIPA 2018 akan digelar hingga Sabtu (8/9/2018). Event ini bisa ditonton secara gratis.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Kemeriahan Konser Harmony Manikam Nusantara di Ndalem Ndjojokoesoeman

Soloevent.id - Konser orkestra "Harmony Manikam Nusantara" bersama Svara Dhananjaya Music Orchestra sukses digelar...

Satu Dekade Dayskomvis! Intip Pameran Desain ‘Interplay Visual Noise’ di Gedung Djoeang 45

Soloevent.id - Program Studi D3 Desain Komunikasi Visual (DKV) telah sukses menggelar acara Dayskomvis...

Tradisi Puncak Sekaten! Intip Semarak Grebeg Mulud 2026 Keraton Surakarta

Soloevent.id - Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat menggelar Grebeg Mulud 2026 di halaman Masjid Agung...

More like this

Tradisi Puncak Sekaten! Intip Semarak Grebeg Mulud 2026 Keraton Surakarta

Soloevent.id - Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat menggelar Grebeg Mulud 2026 di halaman Masjid Agung...

Eksplorasi Peran Perempuan Keraton: Retno Sulistyorini Pentaskan KEPUTREN di TBJT

Soloevent.id - Retno Sulistyorini sukses menampilkan karya terbarunya yang berjudul KEPUTREN di Teater Arena...

Ketika Seni Turun ke Jalan : Pre-Event 2 SIPA 2026 Guncang Koridor Gatsu

Surakarta, 22 Agustus 2026 — Menjelang gelaran utama Solo International Performing Arts (SIPA) 2026,...