Friday, June 12, 2026
HomeSeni dan BudayaPersembahan Melati Suryodarmo untuk Edisi Spesial SIPA

Persembahan Melati Suryodarmo untuk Edisi Spesial SIPA

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – Salah satu event akbar Kota Solo, Solo International Performing Arts, resmi digelar dari Kamis-Sabtu (6-8/9/2018) di Benteng Vastenburg. Seperti edisi-edisi yang lalu, tahun ini maskot SIPA 2018 juga menampilkan karyanya di upacara pembukaan.

Malam itu, Melati Suryodarmo yang menjadi maskot SIPA 2018, mementaskan tarian berjudul “Rampak Gandrang” bersama sanggar tari Semarak Candra Kirana dan Studio Plesungan. Penampilan mereka diiringi oleh 30-an pemusik dari Etnomusikologi Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta.

Mengenakan gaun merah, tubuh Melati meliuk-liuk perlahan sambil menenteng busur panah. Beberapa saat kemudian, Melati menembakkan anak panah ke belakang panggung. Setelah Melati turun, panggung diisi oleh anak-anak muda yang bergerak enerjik.

Pementasan tersebut semakin berwarna saat Galih Nagaseno dan dua kawannya menyalakan flare warna-warni sambil menari. Saat dua temannya asyik bermain flare, Galih mengeluarkan buugeng yang menyala dalam gelap.

Sebagai seniman ternama yang karyanya kerap ditampilkan di festival-festival luar negeri, berkolaborasi bareng anak-anak muda dari Solo ternyata jadi pengalaman perdana buat Melati Suryodarmo. “Ini adalah karya kolosal saya yang pertama,” ungkapnya saat ditemui sehabis manggung di pembukaan SIPA 2018.

Latihan pementasan ini dimulai sejak Juni. “Saya ingin memberikan yang terbaik untuk SIPA di usianya yang kesepuluh tahun,” terang Melati.



Lewat karyanya ini, putri penari senior Kota Solo, Suprapto Suryodarmo, itu ingin menyampaikan pesan tentang belajar menerima perbedaan.

Melati Suryodarmo bakal menyuguhkan karya tarinya yang lain di hari terakhir SIPA 2018. Karyanya itu terinspirasi dari cerita Ramayana. Namun, Melati tidak akan mengangkat cerita percintaan tokoh-tokohnya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Targetkan 7.000 Pelari: Solo Run Fest 2026 Padukan Olahraga, Budaya & Tren Kalcer!

Soloevent.id - Solo Run Fest 2026 kembali digelar, memasuki tahun keempat penyelenggaraannya ajang lari...

Praktik Langsung, Siswa Broadcasting dan Film SMKN 7 Surakarta Gelar Karya Film Pendek dan Video Musik

Soloevent.id - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 7 Surakarta menggelar kegiatan gelar karya di...

Madreya EO Sukses Gelar “Nge-Lawak Berbudaya” Di Koat Coffee Kartasura

Kartasura, 17 Mei 2026 - Madreya EO, kelompok event organizer yang beranggotakan mahasiswa semester...

More like this

Kirab Bhinneka Gandekan 2026, Tampilkan Berbagai Potensi Budaya Kelurahan Gandekan

Soloevent.id - Kirab Bhinneka Gandekan kembali digelar di Kelurahan Gandekan Solo, Senin (1/6/2026). Event...

Edisi Dasawarsa, Festival Literasi Nasional 2026 Gelar Pentas Karya di Pasar Triwindu

Soloevent.id - Festival Literasi Nasional 2026 kembali digelar di Kota Solo, Jumat-Minggu (22-24/5/2026). Ini...

Berjalan Kaki dari Bali ke Borobudur: Cerita 57 Biksu Dunia Singgah di Kota Bengawan

Soloevent.id - Puluhan biksu dari empat negara memulai prosesi Pindapata dan Sanghadana dalam rangka...