Tuesday, October 13, 2026
HomeMusikLetto Mendadak Dangdut di Lawfest Journey 2018

Letto Mendadak Dangdut di Lawfest Journey 2018

Published on

- Advertisement -spot_img

Soloevent.id – “Penggemar Nella Kharisma mana?” tanya Noe di atas panggung Lawfest Journey 2018, Sabtu (21/4/2018). Bukan, malam itu Noe dan kawan-kawannya dari band Letto sedang tidak berkolaborasi maupun tampil satu acara dengan biduanita dangdut itu.

Kalimat di atas merupakan improvisasi dan tentunya candaan yang diucapkan Noe sehabis menyanyikan chorus “Sandaran Hati”. Di Lawfest Journey 2018, Letto memermak salah satu hits-nya tersebut dengan nuansa beda: dangdut.

Aransemen ulang ini sekaligus menjawab apa yang diucapkan gitaris band Letto, Agus “Patub” Riyono, saat jumpa pers beberapa jam sebelum mereka manggung. “Kami melakukan modifikasi di sana-sini. Kami mengaransemen ulang biar penonton tidak bosan dengan kami,” jelasnya.

Otomatis perubahan sisi musikal itu disambut meriah penonton. Videonya bisa kamu tonton di sini.

Tak cuma “Sandaran Hati”, “Gundul-gundul Pacul” juga ikut dirombak. Tembang itu dimainkan dalam tiga versi: metal, reggae, dan dangdut. “Walaupun hasilnya tidak bagus, enggak apa-apa, yang penting berani mencoba. Karena itu adalah ciri anak muda,” ujar vokalis band Letto, Noe.

Sebelum membawakannya, lelaki bernama asli Sabrang Mowo Damar Panuluh itu sempat mengapresiasi lagu dolanan dari Jawa Tengah tersebut. “Sehebat-hebatnya ‘Permintaan Hati’, sehebat-hebatnya ‘Ruang Rindu’, masih kalah hebat dibanding ‘Gundul-gundul Pacul. Coba bayangkan, lagu ini diciptakan jauh sebelum ada internet, tapi kok bisa didengar sampai sekarang?” ujarnya.



Band asal Yogyakarta itu juga turut menyelipkan pesan nasionalisme lewat “Berkibarlah Benderaku” dan petuah-petuah Noe. “Jangan mudah diothak-athik dan tetap semangat karena Indonesia butuh anak muda,” katanya.

Selain lagu-lagu di atas, Letto tak ketinggalan menampilkan lagu-lagu hits lainnya, seperti “Lubang di Hati”, “Permintaan Hati”, “Ruang Rindu”, “Sampai Nanti Sampai Mati”, dan ditutup dengan “Sebelum Cahaya”. Sesuai arahan Noe, di lagu terakhir itu penonton mengiringi Noe menyanyi sambil menyalakan senter dari ponsel masing-masing.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Merawat Tradisi, Merawat Bumi: Parade Kreativitas 15 RW di Kirab Hajatan Ageng Jagalan

Soloevent.id - Kirab Hajatan Ageng (HAJ) Kelurahan Jagalan kembali digelar di Kelurahan Jagalan, Minggu...

Disco Pilates Hadir Pertama Kali di Solo, Musro The Sunan Hotel Solo

Kolaborasi Yogashala dan Music Room The Sunan Hotel Solo SOLO, 3 Oktober 2026 — Ada...

Panggung Budaya Mahasiswa Internasional UNS di UNS Cultural Night 2026

Soloevent.id - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar UNS Cultural Night (UCN) 2026 dengan...

More like this

Kemeriahan Konser Harmony Manikam Nusantara di Ndalem Ndjojokoesoeman

Soloevent.id - Konser orkestra "Harmony Manikam Nusantara" bersama Svara Dhananjaya Music Orchestra sukses digelar...

Penutupan PKKMB UNS 2026 Pecah! Raim Laode Sukses Hibur Ribuan Maba di Semar Night Festival

Soloevent.id - Penyanyi dan komedian Raim Laode turut hadir memeriahkan Semar Night Festival 2026...

Pecah Maksimal! Trio Macan, Denny Caknan hingga NDX AKA Sukses Goyang De Tjolomadoe.

Soloevent.id - Ribuan orang joget bareng di konser FYP (FestivalnYa Pedangdut) di De Tjolomadoe,...