Wednesday, June 10, 2026
HomeSeni dan BudayaTips Merawat Buku dengan 7 “jangan”

Tips Merawat Buku dengan 7 “jangan”

Published on

- Advertisement -spot_img

MERAWAT-BUKU-001

 

Soloevent.idBuku adalah jendela dunia. Kamu tentunya tidak asing dong dengan kalimat itu? Sebagai sumber pengetahuan, buku harusnya dirawat dengan baik. Sudahkah merawat koleksi bukumu?

 

Di artikel ini Soloevent mau bagi-bagi tips merawat buku. Tidak susah, kok, merawatnya.

 

 

  1. Jangan letakkan di sembarang tempat

 Kebiasaan orang sehabis beli buku atau membaca adalah tidak langsung menempatkannya di rak. Malahan buku-buku itu  ditaruh begitu saja di meja, lantai, kasur, dan lain-lain. Alangkah lebih baiknya jika buku langsung disusun di rak. Namun sebelumnya lakukan poin kedua.

 

 

  1. Jangan tinggalkan buku tanpa tersampul

Jika itu buku baru, lepas pembungkusnya dan cek halaman per halaman, siapa tahu ada halaman yang cacat produksi. Setelah itu sampuli dengan sampul plastik bening yang agak tebal. Usahakan jangan terlalu ketat, ya, karena bisa bikin cover-nya terlipat.

 

 

  1. Jangan ditumpuk

 Setelah berada di rak, susun buku secara mendatar dalam posisi berdiri dan jangan ditumpuk. Lebih baik disusun sesuai ukurannya, tapi kalau kamu kepingin mengklasifikasikan menurut penulis, abjad, atau genre itu juga tidak salah. 

 

 

  1. Jangan pepetkan buku dengan tembok

 Rak yang baik itu punya penutup di bagian belakangnya. Namun, jika tidak ada, usahakan beri ruang antara buku dengan tembok. Ini dilakukan biar buku bisa terhindar dari lembapnya tembok.

 

 

  1. Jangan lupa berikan kapur barus/silica gel di sudut-sudut rak buku dan beri pencahayaan pas

 Fungsinya kapur barus adalah untuk menghalau rayap atau serangga lain. Serangga kadang-kadang suka tinggal di sela-sela halaman buku, dan lebih parahnya menggerogoti buku.

 

Apabila satu-satunya tempat menaruh rak buku berhawa lembap, gunakan silica gel atau bubuk kopi untuk mengurangi kelembapan dan menghindarkan bau. Hawa lembap dapat mengakibatkan buku berjamur dan berubah warna.

 

Kalau bukumu berjamur dan terkena serangan rayap, lebih baik diungsikan ke tempat lain. Karena itu akan merembet ke koleksi-koleksimu yang lain.

 

 

  1. Jangan lupa gunakan pembatas halaman dan jangan lipat/tekuk buku

 Untuk menandai halaman, kamu tidak boleh melipatnya. Terus bagaimana dong kalau tidak punya pembatas halaman? Gampang, kamu cari saja kartu nama, kertas karton, atau benda lain yang datar dan tidak menonjol serta tebal. Ini artinya tidak berlaku untuk pensil atau pulpen, ya. Barang-barang itu bisa merusak jilidan buku.

 

Kebiasaan lain yang bisa merusak buku adalah menekuk halaman-halaman buku saat membacanya. Ini bisa merusak cover sekaligus jilidnya.

 

 

  1. Jangan dicorat-coret dan difotokopi

 Hal di atas kadangkala dilakukan para mahasiswa saat mengerjakan tugas, dan biasanya hanya berlaku untuk buku nonfiksi. Karena jika dicoret atau ditandai akan berpotensi membuat halaman sobek. Belum lagi jika pulpen/spidol yang kamu pakai tintanya bocor.

 

Sedangkan jika difotokopi bisa berpotensi merusak jilid buku.  Lagian dalam buku ada larangan untuk memfotokopi, kan? Solusinya mungkin kamu bisa menggunakan kamera ponsel untuk memotret halaman-halaman penting.

 

 

Nah, itu tadi tips merawat buku dari Soloevent. Yang dibutuhkan untuk merawat buku adalah ketelatenan. Selamat merawat buku!

 

 

 

Penulis: Reza Kurnia Darmawan

Foto: freepik.com

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Targetkan 7.000 Pelari: Solo Run Fest 2026 Padukan Olahraga, Budaya & Tren Kalcer!

Soloevent.id - Solo Run Fest 2026 kembali digelar, memasuki tahun keempat penyelenggaraannya ajang lari...

Praktik Langsung, Siswa Broadcasting dan Film SMKN 7 Surakarta Gelar Karya Film Pendek dan Video Musik

Soloevent.id - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 7 Surakarta menggelar kegiatan gelar karya di...

Madreya EO Sukses Gelar “Nge-Lawak Berbudaya” Di Koat Coffee Kartasura

Kartasura, 17 Mei 2026 - Madreya EO, kelompok event organizer yang beranggotakan mahasiswa semester...

More like this

Kirab Bhinneka Gandekan 2026, Tampilkan Berbagai Potensi Budaya Kelurahan Gandekan

Soloevent.id - Kirab Bhinneka Gandekan kembali digelar di Kelurahan Gandekan Solo, Senin (1/6/2026). Event...

Edisi Dasawarsa, Festival Literasi Nasional 2026 Gelar Pentas Karya di Pasar Triwindu

Soloevent.id - Festival Literasi Nasional 2026 kembali digelar di Kota Solo, Jumat-Minggu (22-24/5/2026). Ini...

Berjalan Kaki dari Bali ke Borobudur: Cerita 57 Biksu Dunia Singgah di Kota Bengawan

Soloevent.id - Puluhan biksu dari empat negara memulai prosesi Pindapata dan Sanghadana dalam rangka...