Wednesday, August 19, 2026
HomeSeni dan Budaya4 Mainan Tradisional Khas Sekaten Yang Tak Tergerus Zaman

4 Mainan Tradisional Khas Sekaten Yang Tak Tergerus Zaman

Published on

- Advertisement -spot_img

MAINAN-KHAS-SEKATEN-001

 

Soloevent.id – Perhelatan Sekaten yang digelar tiap tahunnya memberi daya tarik tersendiri bagi warga Solo dan sekitarnya maupun wisatawan untuk datang. Walau tahun ini tidak ada wahana permainan, tetapi lapak-lapak pedagang yang menjajakan beraneka makanan hingga barang-barang khas Sekaten masih menarik hati masyarakat untuk mengunjungi Sekaten.

 

Salah satu yang diburu adalah mainan tradisional khas Sekaten. Seperti apa, sih, mainan itu? Berikut beberapa mainan tradisonal khas Sekaten yang Soloevent rangkum.

 

 

Celengan gerabah

SEKATEN-01

 

Walaupun fungsinya sebagai wadah menabung, celengan yang dijual di Sekaten memiliki beragam bentuk dan ukuran. Mulai dari anak sapi hingga macan besar yang bisa kamu tunggangi.

 

Celengan tradisional ini dibuat dari tanah liat. Harganya variatif tergantung ukurannya. Dengan 15 ribu, kamu bisa mendapatkan celengan kecil, sementara untuk ukuran besar dijual mulai 50 ribu Rupiah.

 

 

Mainan alat masak dan alat makan (pasaran)

SEKATEN-02

 

Mainan tradisional lain yang khas Sekaten ini sering disebut masyarakat Jawa dengan “pasaran”. “Pasaran” adalah mainan alat-alat masak dan alat-alat makan.

 

Ada dua jenis “pasaran” yang bisa kamu beli. Yang pertama adalah miniatur alat memasak seperti wajan, kompor, dan panci yang dibuat dari seng. Bisa dihidupkan dengan api betulan, lo. Harganya mulai 25 ribu.

 

Satunya lagi adalah alat makan yang terbuat dari tanah liat (kerajinan gerabah), seperti mangkok, piring, kendi dengan bermacam warna. Mainan ini tergolong paling murah di antara mainan gerabah lain karena harganya hanya 2 ribuan Rupiah saja.

 

 

Kapal Sekaten

SEKATEN-03

 

Mainan kapal warna-warni dari kaleng ini pasti selalu ada saat Sekaten. Kapal ini bisa bergerak di atas air dengan bahan bakar dari minyak sayur.

 

Ketika bergerak, kapal yang dijual seharga 15 ribu Rupiah ini akan mengeluarkan bunyi “othok-othok”. Makanya, banyak masyarakat yang menamainya menjadi “kapal othok-othok”.

 

 

Kodok-kodokan

SEKATEN-04

 

Masih dari mainan berbahan gerabah, salah satu yang menarik perhatian adalah mainan kecil yang disebut “kodok-kodokan” ini.

 

Disebut seperti itu karena bentuknya mirip kepala kodok. Dibawahnya ada semacam pegas yang jika ditarik bisa mengeluarkan bunyi seperti kodok. Harganya murah saja, 5 ribu dapat dua biji.

 

Nah, itu dia mainan tradisional yang selalu ada saat Sekaten. Kira-kira favorit kamu yang mana, nih?

 

 

Penulis: Yasinta Rahmawati

Foto: Yasinta Rahmawati

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Pertama di Solo! Intip Keseruan HYROX di Hybrid Race & Rave 2026

Soloevent.id - Event olahraga Hybrid Race & Rave 2026 yang diinisiasi oleh Grand Onyx...

Sambut HUT RI Ke-81, The Park Mall Solo Gelar Lomba Bakiak Hingga Tarik Tambang

Soloevent.id - Dalam rangka menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, The...

Emparty Fest 2026, Hadirkan Ruang Berkarya Para Komunitas Seniman Merdeka

Soloevent.id - Pameran seni bertajuk Emparty Fest 2026 digelar di Taman Budaya Jawa Tengah...

More like this

Emparty Fest 2026, Hadirkan Ruang Berkarya Para Komunitas Seniman Merdeka

Soloevent.id - Pameran seni bertajuk Emparty Fest 2026 digelar di Taman Budaya Jawa Tengah...

Kirab 9 Pusaka di CFD Solo: Perayaan Semarak HUT ke-9 Museum Keris Nusantara!

Soloevent.id - Museum Keris Nusantara baru saja merayakan hari jadi ke-9 yang jatuh pada...

Resmi Diumumkan! “Gondrong” Gunarto Terpilih Jadi Ambassador SIPA 2026.

Soloevent.id - Solo International Performing Arts (SIPA) 2026 dengan bangga memperkenalkan "Gondrong" Gunarto sebagai...