Wednesday, April 15, 2026
spot_img
HomeSeni dan Budaya4 Mainan Tradisional Khas Sekaten Yang Tak Tergerus Zaman

4 Mainan Tradisional Khas Sekaten Yang Tak Tergerus Zaman

Published on

- Advertisement -spot_img

MAINAN-KHAS-SEKATEN-001

 

Soloevent.id – Perhelatan Sekaten yang digelar tiap tahunnya memberi daya tarik tersendiri bagi warga Solo dan sekitarnya maupun wisatawan untuk datang. Walau tahun ini tidak ada wahana permainan, tetapi lapak-lapak pedagang yang menjajakan beraneka makanan hingga barang-barang khas Sekaten masih menarik hati masyarakat untuk mengunjungi Sekaten.

 

Salah satu yang diburu adalah mainan tradisional khas Sekaten. Seperti apa, sih, mainan itu? Berikut beberapa mainan tradisonal khas Sekaten yang Soloevent rangkum.

 

 

Celengan gerabah

SEKATEN-01

 

Walaupun fungsinya sebagai wadah menabung, celengan yang dijual di Sekaten memiliki beragam bentuk dan ukuran. Mulai dari anak sapi hingga macan besar yang bisa kamu tunggangi.

 

Celengan tradisional ini dibuat dari tanah liat. Harganya variatif tergantung ukurannya. Dengan 15 ribu, kamu bisa mendapatkan celengan kecil, sementara untuk ukuran besar dijual mulai 50 ribu Rupiah.

 

 

Mainan alat masak dan alat makan (pasaran)

SEKATEN-02

 

Mainan tradisional lain yang khas Sekaten ini sering disebut masyarakat Jawa dengan “pasaran”. “Pasaran” adalah mainan alat-alat masak dan alat-alat makan.

 

Ada dua jenis “pasaran” yang bisa kamu beli. Yang pertama adalah miniatur alat memasak seperti wajan, kompor, dan panci yang dibuat dari seng. Bisa dihidupkan dengan api betulan, lo. Harganya mulai 25 ribu.

 

Satunya lagi adalah alat makan yang terbuat dari tanah liat (kerajinan gerabah), seperti mangkok, piring, kendi dengan bermacam warna. Mainan ini tergolong paling murah di antara mainan gerabah lain karena harganya hanya 2 ribuan Rupiah saja.

 

 

Kapal Sekaten

SEKATEN-03

 

Mainan kapal warna-warni dari kaleng ini pasti selalu ada saat Sekaten. Kapal ini bisa bergerak di atas air dengan bahan bakar dari minyak sayur.

 

Ketika bergerak, kapal yang dijual seharga 15 ribu Rupiah ini akan mengeluarkan bunyi “othok-othok”. Makanya, banyak masyarakat yang menamainya menjadi “kapal othok-othok”.

 

 

Kodok-kodokan

SEKATEN-04

 

Masih dari mainan berbahan gerabah, salah satu yang menarik perhatian adalah mainan kecil yang disebut “kodok-kodokan” ini.

 

Disebut seperti itu karena bentuknya mirip kepala kodok. Dibawahnya ada semacam pegas yang jika ditarik bisa mengeluarkan bunyi seperti kodok. Harganya murah saja, 5 ribu dapat dua biji.

 

Nah, itu dia mainan tradisional yang selalu ada saat Sekaten. Kira-kira favorit kamu yang mana, nih?

 

 

Penulis: Yasinta Rahmawati

Foto: Yasinta Rahmawati

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Rayakan Anniversary QModels Gelar Runway show Arabian Night di Neo Solo Grand Mall

Soloevent.id - QModels Agency menggelar acara bertajuk Runway Show Arabian Night, Sabtu (11/4/2026) di...

Event Pasar-Pasaran Hello Market Hadirkan Nuansa Tradisi Bali di Taman Balekambang Solo

Soloevent.id - Event Pasar-Pasaran Hello Market kembali digelar, Jumat-Minggu (10-12/4/2026) di Taman Balekambang Solo....

Mangkunegaran X: Rute Lari Mangkunegaran Run Sudah Disertifikasi Badan Atletik Dunia

Jakarta, 12 April 2026 - Mangkunegaran Run 2026 akan kembali digelar di Solo, Jawa...

More like this

UNI PARJO, Peresmian Ikon Baru Akulturasi Budaya Minang dan Jawa di Pasar Jongke

Soloevent.id - Sebuah perhelatan budaya dan kuliner bertajuk UNI PARJO (Urang Minang Pasar Jongke)...

Event Bukan Musik Biasa Hadirkan Musik Religi Etnik Jawa di Taman Budaya Jawa Tengah

Soloevent.id - Perayaan Event Bukan Musik Biasa (BMB) kembali digelar di Pendopo Wisma Seni...

Bakdan Ing Sala 2026: Alasan Kenapa Mudik ke Solo Selalu Bikin Kangen!

Soloevent.id - Liburan lebaran di Kota Solo tahun ini lebih seru dan meriah. Ada...