Wednesday, October 14, 2026
HomeSeni dan Budaya88 Orang Mbatik Bareng Di Jalan K.H. Samanhoedi

88 Orang Mbatik Bareng Di Jalan K.H. Samanhoedi

Published on

- Advertisement -spot_img

KH-SAMANHOEDI-01

 

Soloevent.id – Bagi Suwarno Waroto, membatik itu perlu jiwa dan rasa. Laki-laki 67 tahun yang menjadi anggota komunitas Canthing Kakung ini tak pernah asal-asalan dalam membatik; ia punya prinsip bagaimana caranya agar karyanya itu bisa “hidup”.

 

Salah satu wujud ketekunan Suwarno bisa dilihat dalam karya terbarunya yang mencuplik kisah Mahabarata, “Karno Tandhing”. Suasana peperangan antara Pandhawa dan Kurawa dilukiskan dengan detil, sehingga orang yang melihat seakan bisa terbawa dalam suasana itu.

 

Karya tersebut ia tampilkan dalam acara Mbathik Bareng di sepanjang Jl. Samanhoedi, Kelurahan Sondakan, Kecamatan Laweyan, Kamis (2/11/2017). “Membatik itu harus menggunakan jiwa dan rasa, karena sekali menggoreskan canting, tidak bisa diulangi lagi. Kalau saya lagi malas ya enggak bisa mbathik,” katanya sambil terkekeh.

 

KH-SAMANHOEDI-03

 

Pagi itu, Suwarno dan 87 pembatik lainnya – profesional maupun nonprofesional – mengikuti kegiatan Mbathik Bareng yang jadi acara pembuka Napak Budaya Samanhoedi 2017.

 

Selain Mbathik Bareng, ada kegiatan lainnya yang digelar di Napak Budaya Samanhoedi 2017, seperti lomba pembuatan taman penanda dan sejarah kampung, ziarah Samanhoedi, forum grup discussion, serta Kirab Samanhoedi yang menjadi puncak event ini. Kirab dilangsungkan pada Minggu (5/11/2017).

 

Menurut Ketua Pelaksana Napak Budaya Samanhoedi 2017, Albicia Hamzah, event ini terus digelar untuk mem-branding Kelurahan Sondakan sebagai desa wisata. “Kenapa Samanhoedi? Karena beliau adalah Pahlawan Nasional yang lahir di Sondakan,” jelasnya saat ditemui di Kelurahan Sondakan, Kamis.

 

Napak Budaya Samanhoedi menjadi pelengkap branding Samanhoedi di Kelurahan Sondakan. Albi mengatakan, saat ini Samanhoedi telah digunakan sebagai nama jalan, balai, dan museum di Sondakan.

 

 

Penulis: Reza Kurnia Darmawan

Foto: Reza Kurnia Darmawan

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Merawat Tradisi, Merawat Bumi: Parade Kreativitas 15 RW di Kirab Hajatan Ageng Jagalan

Soloevent.id - Kirab Hajatan Ageng (HAJ) Kelurahan Jagalan kembali digelar di Kelurahan Jagalan, Minggu...

Disco Pilates Hadir Pertama Kali di Solo, Musro The Sunan Hotel Solo

Kolaborasi Yogashala dan Music Room The Sunan Hotel Solo SOLO, 3 Oktober 2026 — Ada...

Panggung Budaya Mahasiswa Internasional UNS di UNS Cultural Night 2026

Soloevent.id - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar UNS Cultural Night (UCN) 2026 dengan...

More like this

Merawat Tradisi, Merawat Bumi: Parade Kreativitas 15 RW di Kirab Hajatan Ageng Jagalan

Soloevent.id - Kirab Hajatan Ageng (HAJ) Kelurahan Jagalan kembali digelar di Kelurahan Jagalan, Minggu...

Panggung Budaya Mahasiswa Internasional UNS di UNS Cultural Night 2026

Soloevent.id - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar UNS Cultural Night (UCN) 2026 dengan...

Solo International Performing Arts Hari Kedua Tampilkan  5 Delegasi Seni Yang Memukau

Soloevent.id - Solo International Performing Arts (SIPA) 2026  Hari kedua menampilkan beragam karya seni...