Soloevent.id – Opening atau pembukaan event Se.da.ya.di.surakarta telah digelar dengan meriah di Plaza Taman Balekambang Solo, Minggu (1/11/2026). Acara ini berhasil menghadirkan banyak penonton pada malam pembukaan. Malam itu acara dimulai dengan penampilan dari Etno Ensemble berkolaborasi dengan Dwi Windarti. Mereka menyajikan sebuah musik rhythm etnotronika yang mempertemukan bunyi, ritme dan gerakan. Sebuah perpaduan musik perkusi yang cukup unik penggabungan antara musik tradisi dan modern. Dalam pertunjukan repertoar berjudul Tarian Loro Bloyo dihadirkan dengan konsep lebih modern tanpa menghilangkan nilai budayanya.
Acara dilanjutkan dengan tour keliling pemeran galeri seni di Gedung Bale Pangenggar Taman Balekambang Solo. Disini pengunjung disambut dengan Tarian Pudak Petak. Tarian ini merupakan satu-satunya kelompok tari dari Bali. Tari ini berupa pengenalan tentang bunga, janur dan wewangian sebagai bagian dari tradisi dan budaya di Indonesia. Mulai dari praktik penggunaan mahkota bunga, paku pipit dan resep campur bawur yang memadukan bunga dan rempah untuk menghadirkan aroma relaksasi termasuk wewangian yang digunakan penari. Ini menjadi upaya merawat pengetahuan lokal tentang bunga dan rempah yang diwariskan kepada lintas generasi.

Menariknya dalam tour keliling galeri ini bukan hanya melihat sebuah pameran kesenian saja akan tetapi ada beberapa pengetahuan dan pengalaman artistik serta spiritual yang bisa didapatkan pengunjung. Setiap karya seni yang dipamerkan ada pemandu (guide) yang siap membantu menjelaskan kepada pengunjung.
Acara Opening Se.da.ya.di.surakarta juga dihadiri dan dibuka langsung oleh Walikota Solo, Respati Ardi; Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Borobudur, Yusuf Hartanto; Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) BTN Jateng-DIY, Fitri Novianti Ratna Kusuma dan Inisiator Se.da.ya.di.surakarta, Paulus Mintarga.
Se.Daya.Di.Surakarta merupakan platform aktivasi berbasis seni, budaya dan tradisi yang berkolaborasi dengan pelaku ekonomi kreatif di Surakarta. Berangkat dari nilai keselarasan, keseimbangan dan harmoni yang dimaknai melalui Loro Blonyo, Se.Daya.Di.Surakarta membuka ruang bagi tradisi dan ekspresi kontemporer untuk berjumpa dan berkembang bersama. Pekan Se.Daya.Di.Surakarta menghadirkan tujuh program utama yaitu Se.Daya.Di.Wellness, Se.Daya.Di.Pasar, Se.Daya.Di.Pagelaran, Se.Daya.Di.Lokakarya, Se.Daya.Di.Pameran, Se.Daya.Di.Boga dan Se.Daya.Di.Forum.
Pekan Se.Daya.Di.Surakarta digelar pada tanggal 1-7 November 2026 di Taman Balekambang Solo. Selama tujuh hari, kegiatan ini mempertemukan pelaku seni dan budaya dengan pelaku ekonomi kreatif melalui berbagai program yang membuka ruang interaksi, pertukaran, pengetahuan dan pengalaman bersama masyarakat.




