Thursday, January 15, 2026
spot_img
HomeSeni dan BudayaKerbau Bule Kyai Slamet: Kerbau Yang Konon Bertuah

Kerbau Bule Kyai Slamet: Kerbau Yang Konon Bertuah

Published on

- Advertisement -spot_img

KIRAB-MALAM-SATU-SURA-03

 

Soloevent.id – Kerbau bule Kyai Slamet adalah kerbau berwarna putih yang diarak dalam kirab Malam 1 Sura di Keraton Kasunanan Surakarta. Dikirabnya kerbau bule ini menjadi pembeda Keraton Surakarta dengan  keraton-keraton lainnya saat kirab malam 1 Sura. Saat kirab, kerbau bule keturunan Kyai Slamet berfungsi sebagai cucuk lampah atau rombongan terdepan.

 

Kerbau bule keturunan Kyi Slamet adalah jenis kerbau albino yang berwarna putih kemerahan dan berbeda dari kerbau pada umumnya.  Kerbau ini sampai sekarang sudah menurunkan banyak generasi  dan terus hidup sebagai bagian dari keluarga besar Keraton Kasunanan Surakarta.

 

Sebelum dikirab, kerbau bule biasanya dimandikan dengan air bunga mawar merah dan putih, kembang kenanga, serta  kantil. Ketika diarak kebo Kyai Slamet dikalungi ronce melati.

 

KIRAB-MALAM-SATU-SURA-01

 

Seakan menyatu dengan peserta kirab yang lain, kerbau bule keturunan Kyai Slamet juga berjalan dengan tenang, dan tatapan matanya juga tunduk ke depan. Namun, pernah satu waktu ketika sampai di depan Benteng Vastenburg salah satu kerbau ada yang mogok jalan, dan harus didekati dan dibujuk oleh srati-nya (pawang).

 

Ketika kerbau tersebut lewat,  beberapa penonton yang biasanya datang dari penjuru daerah dan juga dari desa-desa yang cukup jauh dari keraton akan membawa pulang tlethong (kotoran) kerbau untuk dijadikan rabuk tanaman di ladangnya  agar makin subur atau dijadikan obat penghalau sakit bagi anak cucunya.

 

Saat maupun di luar kirab, kerbau bule Kyai Slamet dianggap sebagai binatang bertuah. Contohnya sewaktu dulu saat diajak jalan-jalan oleh pawangnya, ketika melewati pasar, mereka kerap memakan sayur maupun buah-buahan yang dijual. Namun, pedagang membiarkan mereka memakan sedikit dagangannya. Konon itu membuat dagangannya laris pembeli.

 

Teks: Puitri Hati Ningsih

Foto: Reza Kurnia Darmawan

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Vibe Pasar Gede Beda Banget! Solo Di waktu Malam : Spot Nongkrong Klasik yang Lagi Hits

Soloevent.id - Kota Solo emang ada aja gebrakannya yang baru, selain menghadirkan berbagai acara...

The Sunan Hotel Solo Hadirkan Red Lantern Buffet

The Sunan Hotel Solo kembali menghadirkan pengalaman kuliner tematik melalui Red Lantern Buffet, sebuah...

Gak Ada Kembang Api di Solo? Ternyata Ini Alasan Haru di Balik Car Free Night (CFN) 2026!

Soloevent.id - Pemerintah Kota Surakarta memperingati malam pergantian Tahun Baru 2026 dengan menggelar Solo...

More like this

Wayang Kok Bahas Bullying? Begini Cara Karang Taruna Baluwarti “Menyentil” Anak Muda Zaman Now!

Soloevent.id - Festival Pucakawarti Vol.3 Baluwarti digelar di depan Kantor Kelurahan Baluwarti, Jumat-Sabtu (19-20/12/2025)....

Ternyata Ini Alasan Ribuan Mata Terpaku pada Panggung Disabilitas di Solo.

Soloevent.id - Kesenian tidak memandang batas yang berarti seni dapat diterima dan dilakukan oleh...

Konser “Gamelan Adi Kaloka: Merayakan Keragaman Nusantara”, sebuah konser kolaboratif seniman gamelan.

Soloevent.id - Tak kurang dari 175 talenta seni terlibat dalam sebuah pergelaran seni karawitan...