Wednesday, October 14, 2026
HomePameranTambah Wawasan Di Museum Goes To Campus 2

Tambah Wawasan Di Museum Goes To Campus 2

Published on

- Advertisement -spot_img

MUSEUM-GOES-TO-CAMPUS-01

 

Soloevent.id – Dua pemain biola yang mengenakan kebaya tampak menghayati saat membawakan “Indonesia Raya”. Bunyi alat gesek tersebut menarik perhatian pengunjung yang saat itu memenuhi Auditorium Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta.

 

Di belakang dua pemain biola itu terdapat poster-poster berisi foto dan teks tentang Sumpah Pemuda. Pengunjung pun tampak silih berganti melihat-lihat poster yang dipampang di stan Museum Sumpah Pemuda tersebut.

 

MUSEUM-GOES-TO-CAMPUS-03

 

Di depan maupun di samping Museum Sumpah Pemuda juga terdapat stan dari museum-museum lain yang ada di Indonesia. Mini museum ini kumpul di UNS Surakarta untuk meramaikan Museum Goes to Campus 2 pada Senin-Kamis (4-6/9/2017).

 

Ada 27 museum dan lembaga yang ikut serta di event ini. Di antaranya yaitu Museum Keris Nusantara, Museum Radya Pustaka, Museum Sandi, Museum Basoeki Abdullah, Lab Sejarah FIB UNS, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, dan masih banyak lagi.

 

MUSUEM-GOES-TO-CAMPUS-05

 

Layaknya museum, Museum Goes to Campus 2 juga memajang benda-benda bersejarah. Contohnya Museum Purbakala Sangiran. Di sini  kamu bisa melihat secara langsung tiga fosil manusia purba yang berusia sekitar satu juta tahun, yakni Homo Erectus Arkaik, Homo Erectus Tipik, dan Homo Erectus Progresif.

 

Enggak hanya dari zaman prasejarah, benda-benda dari zaman modern pun juga ada. Saat kamu mampir ke Museum Penerangan TMII misalnya, kamu bisa menemukan salah satu boneka ikonik dari Indonesia. Dia adalah Unyil. Kalau kamu tumbuh di era ’80-‘90an pastinya kenal dong sama dia?

 

MUSEUM-GOES-TO-CAMPUS-04

 

Di stan Museum Penerangan TMII, Unyi enggak sendirian. Ia ditemani sama Pak Raden, Pak Ogah, Meilani, dan Bok Bariah. Di booth ini, kamu juga bisa menonton episode Si Unyil, plus bisa juga foto selfie sama boneka-boneka tersebut.

 

Ada banyak benda-benda bersejarah yang bisa menambah wawasan kamu. Dalam sambutannya, F.X. Hadi Rudyatmo selaku Wali Kota Solo, meminta supaya anak muda jangan melupakan sejarah. “Anak muda sepertinya bisa menggalakkan ‘jas merah’ yaitu remaja Solo melek sejarah,” tutur Rudy yang diwakili oleh Kepala Dinas Kebudayaan Kota Solo, Kinkin Sultanul Hakim.

 

Yuk, jangan lupakan sejarah!

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Merawat Tradisi, Merawat Bumi: Parade Kreativitas 15 RW di Kirab Hajatan Ageng Jagalan

Soloevent.id - Kirab Hajatan Ageng (HAJ) Kelurahan Jagalan kembali digelar di Kelurahan Jagalan, Minggu...

Disco Pilates Hadir Pertama Kali di Solo, Musro The Sunan Hotel Solo

Kolaborasi Yogashala dan Music Room The Sunan Hotel Solo SOLO, 3 Oktober 2026 — Ada...

Panggung Budaya Mahasiswa Internasional UNS di UNS Cultural Night 2026

Soloevent.id - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar UNS Cultural Night (UCN) 2026 dengan...

More like this

Satu Dekade Dayskomvis! Intip Pameran Desain ‘Interplay Visual Noise’ di Gedung Djoeang 45

Soloevent.id - Program Studi D3 Desain Komunikasi Visual (DKV) telah sukses menggelar acara Dayskomvis...

Melihat Replika Kapal Jung Jawa di Pameran Museum Keliling Abhinawa Bhumi #2 Ndalem Djojokoesoeman.

Soloevent.id - Pameran Museum Keliling Abhinawa Bhumi #2 digelar di Rumah Kabudayan Ndalem Djojokoesoeman,...

Surga Anggrek Nusantara! Solo Anggrek Festival 2026 Hadir di Loji Gandrung

Soloevent.id - Solo Anggrek Festival kembali digelar untuk kedua kalinya di Kota Solo pada...