Monday, May 25, 2026
HomeSeni dan BudayaPernah Jadi Penari Latar Madonna, Seniman Ini Jadi Maskot SIPA 2017

Pernah Jadi Penari Latar Madonna, Seniman Ini Jadi Maskot SIPA 2017

Published on

- Advertisement -spot_img

 

Soloevent.id – Sudah menanti gelaran Solo International Performing Arts (SIPA) 2017? Untuk menyambut hajatan akbar ini, pada Sabtu (22/7/2017), panitia SIPA 2017 mengenalkan tema dan maskot kepada awak media.

 

Di edisi kesembilannya, “Bahari Kencana Maestro Karya” dipilih sebagai tema. Tema tersebut didasarkan atas kebanggan melimpahnya kekayaan bahari Indonesia. Tema itu nantinya bakal diterapkan dalam bentuk panggung dan sajian masing-masing delegasi.

 

Panggung SIPA 2017 akan dibuat menyerupai KRI Dewaruci. Di tempat itulah karya-karya penampil bakal dipentasksan. Karya-karya dari berbagai lintas seni tersebut menonjolkan unsur bahari. Untuk memperkuat tema, beberapa penampil yang diundang di SIPA 2017 berasal dari daerah-daerah pesisir di Indonesia.

 

Salah satu penampil yang bakalan unjuk gigi di SIPA 2017 adalah Eko Supriyanto alias Eko Pece. Seniman tari yang bermukim di Solo ini telah mementaskan karyanya di berbagai negara.

 

 

Salah satu masterpiece-nya yang dibawa keliling dunia, “Cry Jailolo”, mengangkat tentang kehidupan bawah laut Jailolo, Halmahera Barat, Maluku. Tarian ini dibawakan oleh tujuh pemuda setempat. “Cry Jailolo” bukanlah proses singkat. Risetnya dikerjakan 1,5 tahun. Eko juga sering mengadakan festival seni di Jailolo.

 

Atas pergerakannya itulah Eko Pece ditunjuk sebagai maskot SIPA 2017. “Ketika dipercaya jadi maskot,  saya kaget, soalnya saya merasa belum pantas untuk menjadi itu. Soalnya mash banyak seniman di Solo yang layak,” jelasnya.

 

Nah, di SIPA 2017, lelaki kelahiran Astambul, Kalimantan Selatan, ini juga akan mempertontonkan dua karyanya yang terinspirasi dari bahari. “Di daerah asal saya, ‘bahari’ artinya dahulu. Jika ditarik menjadi produk kesenian, itu ada kaitannya dengan tradisi. Di event mendatang, saya akan menari tradisi dan ada satu tarian lagi yang mengangkat tema kelautan,” ujarnya.

 

Seniman yang berhasil meraih gelar doktor di Universatis Gadjah Mada ini pernah menjadi bagian dalam konser tur Madonna “Drowned World” sebagai penari latar. Ia juga menjadi konsultan tari dalam pentas teater Broadway “Lion King”.

 

Hhmm, penasaran dengan aksi Eko Pece di SIPA 2017? Tunggu tanggal mainnya pada 7-9 September di Benteng Vastenburg.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Meski Balon Udara Gagal Terbang, Warga Tetap Padati Alun-Alun Utara Solo

Soloevent.id - Belasan balon udara yang disiapkan manajemen Bank Jateng Syariah Cabang Solo dalam...

Dari Kuliner Viral sampai Guyon Waton, Ini Keseruan Uleg Bazar Kuliner 2026 di Mangkunegaran

Soloevent.id - Uleg Bazar Kuliner (UBK) 2026 digelar pada 14 hingga 17 Mei 2026...

Pre-Event Solo Batik Carnival ke-17 Kenalkan Tema “Pitoelas” di The Park Mall Solo Baru

Soloevent.id - Pre-Event Pertama Solo Batik Carnival ke-17 digelar di Atrium The Park Mall...

More like this

Pre-Event Solo Batik Carnival ke-17 Kenalkan Tema “Pitoelas” di The Park Mall Solo Baru

Soloevent.id - Pre-Event Pertama Solo Batik Carnival ke-17 digelar di Atrium The Park Mall...

Semarak Budaya Indonesia 2026 Kembali Hadir di Solo Bawa Semangat “Swarna Bumi Bahari”

Soloevent.id - Semarak Budaya Indonesia (SBI) 2026 sebagai agenda tahunan Kota Surakarta kembali digelar...

26 Delegasi Dari 23 Daerah Siap Meriahkan Event Semarak Budaya Indonesia 2026

Soloevent.id - Semarak Budaya Indonesia (SBI) 2026 kembali menghadirkan perhelatan budaya yang mempersatukan keberagaman...