Thursday, June 11, 2026
HomeSeni dan BudayaEnam Kelompok Bertarung Di Festival Ketoprak Solo 2017

Enam Kelompok Bertarung Di Festival Ketoprak Solo 2017

Published on

- Advertisement -spot_img

 

Soloevent.id – Enam grup ketoprak se-Solo Raya bertarung untuk menjadi yang terbaik di Festival Ketoprak Solo 2017. Keenam peserta itu yakni Srambi Sukowati Sragen, Sanggar Amurba, Sanggar Wagu Budaya, Sanggar Seni Kemasan, Komunitas Seniman Remaja Gumregah, dan Kethoprak Kembang Sore.

 

Selama dua hari, Jumat-Sabtu (7-8/7/2017), penampilan peserta akan dinilai oleh tiga seniman yang menjadi dewan juri, yakni Hanindawan Soetikno, ST Wiyono, dan Bondan Nusantara. Setiap peserta diberi durasi 50 menit untuk mementaskan lakon yang digarap.

 

“Panitia memberikan kebebasan bagi peserta dalam menentukan naskahnya,” jelas Ketua Panitia Festival Ketoprak Solo 2017, Tatak Prihantoro, saat ditemui Soloevent, Jumat, di Gedung Kesenian Balekambang.

 

 

Lakon yang ditampilkan di Festival Ketoprak Solo 2017 ialah “Tahta Rembulan” (Srambi Sukowati), “Adanu Blawu” (Sanggar Amurba), “Ampak-ampak Ing Tlatah Bronggah” (Sanggar Wagu Budaya Karanganyar), “Mblabar Kablabaring Marus”, “Kidung Tlatah Serang” (Komunitas Seniman Remaja Gumregah), “Suduk Gunting Tatu Loro” (Ketoprak Kembang Sore). Judul-judul itu mayoritas berlatar kerajaan-kerajaan di Jawa.

 

Digelar sejak 2008, Festival Ketoprak Solo berkeinginan untuk memasyarakatkan lagi kesenian tradisional ini kepada masyarakat, terkhusus anak muda. Bahkan selama sepuluh tahun penyelenggaraan, ada dampak positif terkait regenerasi. “Tahun ini, mayoritas pemain berusia muda. Penonton juga begitu,” terang Tatak.

 

 

Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo – dalam sambutannya yang dibacakan Asisten Pemerintah Setda Solo, Said Ramadhan, Festival Ketoprak Solo 2017 diharapkan bisa menjadi tempat untuk mengembangkan bakat seniman-seniman muda ketoprak. Di era globalisasi dan multimedia ini, Rudy berpesan agar ketoprak bisa menyesuaikan diri dengan perubahan zaman, tetapi tidak meninggalkan jati dirinya.

 

Festval Ketoprak Solo 2017 bakal memperebutkan piala bergilir Wali Kota Solo. Selain Penyaji Terbaik, kategori yang dilombakan antara lain Artistik Terbaik dan Sutradara Terbaik.

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Targetkan 7.000 Pelari: Solo Run Fest 2026 Padukan Olahraga, Budaya & Tren Kalcer!

Soloevent.id - Solo Run Fest 2026 kembali digelar, memasuki tahun keempat penyelenggaraannya ajang lari...

Praktik Langsung, Siswa Broadcasting dan Film SMKN 7 Surakarta Gelar Karya Film Pendek dan Video Musik

Soloevent.id - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 7 Surakarta menggelar kegiatan gelar karya di...

Madreya EO Sukses Gelar “Nge-Lawak Berbudaya” Di Koat Coffee Kartasura

Kartasura, 17 Mei 2026 - Madreya EO, kelompok event organizer yang beranggotakan mahasiswa semester...

More like this

Kirab Bhinneka Gandekan 2026, Tampilkan Berbagai Potensi Budaya Kelurahan Gandekan

Soloevent.id - Kirab Bhinneka Gandekan kembali digelar di Kelurahan Gandekan Solo, Senin (1/6/2026). Event...

Edisi Dasawarsa, Festival Literasi Nasional 2026 Gelar Pentas Karya di Pasar Triwindu

Soloevent.id - Festival Literasi Nasional 2026 kembali digelar di Kota Solo, Jumat-Minggu (22-24/5/2026). Ini...

Berjalan Kaki dari Bali ke Borobudur: Cerita 57 Biksu Dunia Singgah di Kota Bengawan

Soloevent.id - Puluhan biksu dari empat negara memulai prosesi Pindapata dan Sanghadana dalam rangka...