Thursday, February 12, 2026
spot_img
HomeLainnyaKomunitas Lantai Dua Kritisi Pernikahan Lewat Pementasan Teater

Komunitas Lantai Dua Kritisi Pernikahan Lewat Pementasan Teater

Published on

- Advertisement -spot_img

teater-lintang-sore

Soloevent.id – “Bagi orang lain pernikahan adalah salah satu tujuan hidup. Ada juga yang menganggapnya sebagai jalan kebahagiaan. Bayangkan kalau kau tidak menikah, lalu tidak punya anak, bagaimana kau akan melewati masa tuamu? Sendirian. Tak ada kawan berbincang.”

Kekhawatiran Ayah tersebut diungkapkan kepada Lintang, anak semata wayangnya. Ayah meminta putrinya itu untuk menikah agar bisa melanjutkan garis keturunan keluarga yang berada dalam kondisi kritis. Ayah Lintang adalah anak tunggal, sedangkan ibunya menghilang saat Lintang berusia tiga hari.

Tanggungjawab menjaga keturunan dan kehormatan keluarga dipasrahkan Ayah kepada Lintang. Namun, keinginan Ayah bertolakbelakang dengan pendirian Lintang. Ia tidak bisa menjalani pernikahan sebagaimana orang lain. “Saya berbeda dari orang lain, ayah,” kata Lintang.

Tulisan di atas adalah cuplikan pertunjukan teater berjudul Lintang Sore yang ditampilkan oleh Komunitas Lantai Dua. Digelar di Bentara Budaya Balai Soedjatmoko, Minggu (5/3/2017), pementasan dimainkan dalam instalasi berbentuk balok. Naskah Lintang Sore disusun oleh Retno Sayekti Lawu. Ia juga menjadi sutradara dalam pergelaran ini.

Ditemui Soloevent selepas pentas, Lawu berkata Lintang Sore didasari dari pemikiran bahwa setiap orang mempunyai hak untuk menentukan pilihan hidup. Namun, kadangkala pilihan tersebut terbentur dengan adat dan kebiasaan. “Dalam budaya masyarakat kita, pernikahan adalah wajib. Hal itu seperti dipaksakan dan dilembagakan,” jelasnya.

Selain di Bentara Budaya Balai Soedjatmoko, Lintang Sore akan dipertontonkan lagi di dua tempat berbeda: Muara Market (9 Maret) dan Galeri Pasar Gede (11 Maret). Lintang Sore adalah pementasan keenam dari Komunitas Lantai Dua sejak dibentuk pada 2007.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Mangkunegaran Meresmikan Layanan Ambulans Jenazah dan Pembukaan Kembali Perpustakaan Reksa Pustaka Mangkunegaran

Surakarta, 5 Februari 2026. Mangkunegaran meresmikan layanan ambulans jenazah dan membuka kembali Perpustakaan Reksa Pustaka...

Maraton 48 Jam: Intip Keseruan Global Game Jam Solo 2026 di Solo Technopark!

Soloevent.id - Global Game Jam Solo 2026 kembali digelar pada 30 Januari hingga 1...

Chef Jane Spill Rahasia “Dubai Chewy Cookies” di Atrium Neo Solo Grand Mall.

Soloevent.id - Neo Solo Grand Mall kembali menggelar acara festival kuliner pada 23 Januari...

More like this

Solo Full Energi! 35 Kabupaten/Kota Tumpah Ruah di FORDA Jateng, Aksi Battle Dance Curi Perhatian di CFD!

Soloevent.id - Festival Olahraga Masyarakat Daerah (FORDA) Jawa Tengah 2025 digelar pada 5 hingga...

5 Artis Indonesia yang Suka Lari Maraton: Dian Sastrowardoyo Hingga Gisella

Soloevent.id - Dibandingkan dengan jenis olahraga lain, lari dikenal sebagai olahraga paling ekonomis dan...

Rapma FM Rayakan Milad ke-28 Lewat Rapmafest #12

Soloevent.id - Surakarta, 3 Agustus 2025 – Rapma FM, radio komunitas di bawah naungan...