Tuesday, September 22, 2026
HomeSeni dan BudayaDari Jathilan Hingga Kisah Jugun Ianfu Tersaji Di Tidak Sekedar Tari #47...

Dari Jathilan Hingga Kisah Jugun Ianfu Tersaji Di Tidak Sekedar Tari #47 (Bagian 1)

Published on

- Advertisement -spot_img

tari-tidak-sekedar

Soloevent.id – Ajang tari dua bulanan, Tidak Sekedar Tari, kembali digelar di Pendhapa Wisma Seni Taman Budaya Jawa Tengah, Rabu (22/2/2017). Di edisi ke-47 ini, ada dua penyaji yang mementaskan karya. Tampil pertama adalah Jogja’s Body Movement dengan  judul garapan “Suku”. Repertoar kedua menampilkan “Momoye” arahan Dwi Surni Cahyaningtyas.

“Suku” adalah tarian kontemporer yang dibawakan oleh enam penari laki-laki berkostum hitam-hitam dengan tambahan rompi kelabu. Gerakan-gerakan cepat nan lincah yang diselingi aksi akrobatik menjadi ciri khas pementasan ini. Seperti judulnya, “Suku” lebih menonjolkan pada gerakan-gerakan kaki. Dalam bahasa Jawa, suku berarti kaki.

Nuansa kelam – baik dari segi cerita maupun tata cahaya – mendominasi pentas Dwi Surni Cahyaningtyas beserta empat kawannya. Pertunjukan dimulai dengan bunyi gesekan rebab yang konstan. Seiring vokal menyayat Yeni “Kriwil” Arama berkumandang, lampu spot menyorot ke arah tengah panggung, tempat seorang wanita berkebaya sedang berdandan.

Adegan berikutnya empat penari berkostum kemben, berdiri mengitari si wanita berkebaya. Keempat wanita itu kemudian mulai menari perlahan dengan gerakan mirip Tari Srimpi. Suasana tiba-tiba berubah kacau-balau. Salah seorang pemain musik mengucapkan kalimat-kalimat berbahasa Jepang yang membuat si perempuan berkebaya panik, menangis, mengerang kesakitan, dan ada amarah yang meletup dalam dirinya. (Bersambung ke halaman selanjutnya)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Gerakan Solusi Indonesia Gelar Event GSI Youth di Kota Solo, November mendatang.

Soloevent.id - Indonesia memiliki jutaan anak muda dengan energi, kreativitas, gagasan, dan kemampuan untuk...

Gowes 30K Jelajah Sejarah! Intip Kemeriahan Solo Diversity Bike 2026

Soloevent.id - PT Viva Vastenburg Fortress bersama Pemerintah Kota Surakarta menggelar acara Solo Diversity...

Solo International Performing Arts Hari Kedua Tampilkan  5 Delegasi Seni Yang Memukau

Soloevent.id - Solo International Performing Arts (SIPA) 2026  Hari kedua menampilkan beragam karya seni...

More like this

Solo International Performing Arts Hari Kedua Tampilkan  5 Delegasi Seni Yang Memukau

Soloevent.id - Solo International Performing Arts (SIPA) 2026  Hari kedua menampilkan beragam karya seni...

SIPA 2026, Diplomasi Budaya melalui Seni Pertunjukan

Solo International Performing Arts (SIPA) 2026 kembali menyuguhkan perayaan  seni pertunjukan  bertaraf  internasional di...

SIPA Hadirkan Beragam Seni Pertunjukan di Hari Kedua

Solo International Performing Arts (SIPA) 2026 kembali melanjutkan rangkaian pertunjukannya di Pamedan Pura Mangkunegaran,...