Saturday, May 9, 2026
HomeSeni dan BudayaDari Jathilan Hingga Kisah Jugun Ianfu Tersaji Di Tidak Sekedar Tari #47...

Dari Jathilan Hingga Kisah Jugun Ianfu Tersaji Di Tidak Sekedar Tari #47 (Bagian 1)

Published on

- Advertisement -spot_img

tari-tidak-sekedar

Soloevent.id – Ajang tari dua bulanan, Tidak Sekedar Tari, kembali digelar di Pendhapa Wisma Seni Taman Budaya Jawa Tengah, Rabu (22/2/2017). Di edisi ke-47 ini, ada dua penyaji yang mementaskan karya. Tampil pertama adalah Jogja’s Body Movement dengan  judul garapan “Suku”. Repertoar kedua menampilkan “Momoye” arahan Dwi Surni Cahyaningtyas.

“Suku” adalah tarian kontemporer yang dibawakan oleh enam penari laki-laki berkostum hitam-hitam dengan tambahan rompi kelabu. Gerakan-gerakan cepat nan lincah yang diselingi aksi akrobatik menjadi ciri khas pementasan ini. Seperti judulnya, “Suku” lebih menonjolkan pada gerakan-gerakan kaki. Dalam bahasa Jawa, suku berarti kaki.

Nuansa kelam – baik dari segi cerita maupun tata cahaya – mendominasi pentas Dwi Surni Cahyaningtyas beserta empat kawannya. Pertunjukan dimulai dengan bunyi gesekan rebab yang konstan. Seiring vokal menyayat Yeni “Kriwil” Arama berkumandang, lampu spot menyorot ke arah tengah panggung, tempat seorang wanita berkebaya sedang berdandan.

Adegan berikutnya empat penari berkostum kemben, berdiri mengitari si wanita berkebaya. Keempat wanita itu kemudian mulai menari perlahan dengan gerakan mirip Tari Srimpi. Suasana tiba-tiba berubah kacau-balau. Salah seorang pemain musik mengucapkan kalimat-kalimat berbahasa Jepang yang membuat si perempuan berkebaya panik, menangis, mengerang kesakitan, dan ada amarah yang meletup dalam dirinya. (Bersambung ke halaman selanjutnya)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

26 Delegasi Dari 23 Daerah Siap Meriahkan Event Semarak Budaya Indonesia 2026

Soloevent.id - Semarak Budaya Indonesia (SBI) 2026 kembali menghadirkan perhelatan budaya yang mempersatukan keberagaman...

Indonesia’s Horse Racing (IHR):Perebutan Perdana Piala Raja Mangkunegaran dan Laga Krusial Triple Crown di Tegalwaton, Jawa Tengah

Jakarta, 6 Mei 2026 – Rangkaian Indonesia’s Horse Racing (IHR) 2026 memasuki penyelenggaaan kejuaraan...

Lautan VW Kodok & Combi di Solo Technopark: Intip Keseruan Wingdays 5 Volkswagen

Soloevent.id - Wingdays 5 Volkswagen sukses digelar pada Sabtu-Minggu (2-3/5/2026) di Solo Technopark. Acara...

More like this

26 Delegasi Dari 23 Daerah Siap Meriahkan Event Semarak Budaya Indonesia 2026

Soloevent.id - Semarak Budaya Indonesia (SBI) 2026 kembali menghadirkan perhelatan budaya yang mempersatukan keberagaman...

Libatkan 7.750 Pelari, Mangkunegaran Run 2026 Sudah Kantongi Sertifikasi World Athletics

Soloevent.id - Mangkunegaran Run 2026 kembali digelar di Kota Solo, Minggu (3/5/2026). Ajang lari...

Peringati Adeging Mangkunegaran ke-269, Pura Mangkunegaran Gelar Mangkunegaran Makan-Makan

Soloevent.id - Pura Mangkunegaran kembali menggelar Mangkunegaran Makan-Makan di Pamedan Pura Mangkunegaran Solo, Jumat-Minggu...