Friday, June 12, 2026
HomeSeni dan BudayaDari Jathilan Hingga Kisah Jugun Ianfu Tersaji Di Tidak Sekedar Tari #47...

Dari Jathilan Hingga Kisah Jugun Ianfu Tersaji Di Tidak Sekedar Tari #47 (Bagian 1)

Published on

- Advertisement -spot_img

tari-tidak-sekedar

Soloevent.id – Ajang tari dua bulanan, Tidak Sekedar Tari, kembali digelar di Pendhapa Wisma Seni Taman Budaya Jawa Tengah, Rabu (22/2/2017). Di edisi ke-47 ini, ada dua penyaji yang mementaskan karya. Tampil pertama adalah Jogja’s Body Movement dengan  judul garapan “Suku”. Repertoar kedua menampilkan “Momoye” arahan Dwi Surni Cahyaningtyas.

“Suku” adalah tarian kontemporer yang dibawakan oleh enam penari laki-laki berkostum hitam-hitam dengan tambahan rompi kelabu. Gerakan-gerakan cepat nan lincah yang diselingi aksi akrobatik menjadi ciri khas pementasan ini. Seperti judulnya, “Suku” lebih menonjolkan pada gerakan-gerakan kaki. Dalam bahasa Jawa, suku berarti kaki.

Nuansa kelam – baik dari segi cerita maupun tata cahaya – mendominasi pentas Dwi Surni Cahyaningtyas beserta empat kawannya. Pertunjukan dimulai dengan bunyi gesekan rebab yang konstan. Seiring vokal menyayat Yeni “Kriwil” Arama berkumandang, lampu spot menyorot ke arah tengah panggung, tempat seorang wanita berkebaya sedang berdandan.

Adegan berikutnya empat penari berkostum kemben, berdiri mengitari si wanita berkebaya. Keempat wanita itu kemudian mulai menari perlahan dengan gerakan mirip Tari Srimpi. Suasana tiba-tiba berubah kacau-balau. Salah seorang pemain musik mengucapkan kalimat-kalimat berbahasa Jepang yang membuat si perempuan berkebaya panik, menangis, mengerang kesakitan, dan ada amarah yang meletup dalam dirinya. (Bersambung ke halaman selanjutnya)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Targetkan 7.000 Pelari: Solo Run Fest 2026 Padukan Olahraga, Budaya & Tren Kalcer!

Soloevent.id - Solo Run Fest 2026 kembali digelar, memasuki tahun keempat penyelenggaraannya ajang lari...

Praktik Langsung, Siswa Broadcasting dan Film SMKN 7 Surakarta Gelar Karya Film Pendek dan Video Musik

Soloevent.id - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 7 Surakarta menggelar kegiatan gelar karya di...

Madreya EO Sukses Gelar “Nge-Lawak Berbudaya” Di Koat Coffee Kartasura

Kartasura, 17 Mei 2026 - Madreya EO, kelompok event organizer yang beranggotakan mahasiswa semester...

More like this

Kirab Bhinneka Gandekan 2026, Tampilkan Berbagai Potensi Budaya Kelurahan Gandekan

Soloevent.id - Kirab Bhinneka Gandekan kembali digelar di Kelurahan Gandekan Solo, Senin (1/6/2026). Event...

Edisi Dasawarsa, Festival Literasi Nasional 2026 Gelar Pentas Karya di Pasar Triwindu

Soloevent.id - Festival Literasi Nasional 2026 kembali digelar di Kota Solo, Jumat-Minggu (22-24/5/2026). Ini...

Berjalan Kaki dari Bali ke Borobudur: Cerita 57 Biksu Dunia Singgah di Kota Bengawan

Soloevent.id - Puluhan biksu dari empat negara memulai prosesi Pindapata dan Sanghadana dalam rangka...