Tuesday, October 20, 2026
HomeSeni dan BudayaDari Jathilan Hingga Kisah Jugun Ianfu Tersaji Di Tidak Sekedar Tari #47...

Dari Jathilan Hingga Kisah Jugun Ianfu Tersaji Di Tidak Sekedar Tari #47 (Bagian 1)

Published on

- Advertisement -spot_img

tari-tidak-sekedar

Soloevent.id – Ajang tari dua bulanan, Tidak Sekedar Tari, kembali digelar di Pendhapa Wisma Seni Taman Budaya Jawa Tengah, Rabu (22/2/2017). Di edisi ke-47 ini, ada dua penyaji yang mementaskan karya. Tampil pertama adalah Jogja’s Body Movement dengan  judul garapan “Suku”. Repertoar kedua menampilkan “Momoye” arahan Dwi Surni Cahyaningtyas.

“Suku” adalah tarian kontemporer yang dibawakan oleh enam penari laki-laki berkostum hitam-hitam dengan tambahan rompi kelabu. Gerakan-gerakan cepat nan lincah yang diselingi aksi akrobatik menjadi ciri khas pementasan ini. Seperti judulnya, “Suku” lebih menonjolkan pada gerakan-gerakan kaki. Dalam bahasa Jawa, suku berarti kaki.

Nuansa kelam – baik dari segi cerita maupun tata cahaya – mendominasi pentas Dwi Surni Cahyaningtyas beserta empat kawannya. Pertunjukan dimulai dengan bunyi gesekan rebab yang konstan. Seiring vokal menyayat Yeni “Kriwil” Arama berkumandang, lampu spot menyorot ke arah tengah panggung, tempat seorang wanita berkebaya sedang berdandan.

Adegan berikutnya empat penari berkostum kemben, berdiri mengitari si wanita berkebaya. Keempat wanita itu kemudian mulai menari perlahan dengan gerakan mirip Tari Srimpi. Suasana tiba-tiba berubah kacau-balau. Salah seorang pemain musik mengucapkan kalimat-kalimat berbahasa Jepang yang membuat si perempuan berkebaya panik, menangis, mengerang kesakitan, dan ada amarah yang meletup dalam dirinya. (Bersambung ke halaman selanjutnya)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Potensi 11 Kelurahan Bersatu di Srawung Budaya Jebres 2026

Soloevent.id - Budaya seringkali dipandang sebagai hambatan dalam pembangunan. Padahal budaya sebenarnya dapat menjadi...

Misteri Rumah Tua & Ritual Sesat: Siap-Siap Nonton Film Rambut Sewu 5 November!

Soloevent.id - Genre film horor masih menjadi genre yang banyak diminati oleh penonton. Dengan...

Merawat Tradisi, Merawat Bumi: Parade Kreativitas 15 RW di Kirab Hajatan Ageng Jagalan

Soloevent.id - Kirab Budaya Hajatan Ageng Jagalan (HAJ) Kelurahan Jagalan kembali digelar di Kelurahan...

More like this

Potensi 11 Kelurahan Bersatu di Srawung Budaya Jebres 2026

Soloevent.id - Budaya seringkali dipandang sebagai hambatan dalam pembangunan. Padahal budaya sebenarnya dapat menjadi...

Merawat Tradisi, Merawat Bumi: Parade Kreativitas 15 RW di Kirab Hajatan Ageng Jagalan

Soloevent.id - Kirab Budaya Hajatan Ageng Jagalan (HAJ) Kelurahan Jagalan kembali digelar di Kelurahan...

Panggung Budaya Mahasiswa Internasional UNS di UNS Cultural Night 2026

Soloevent.id - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar UNS Cultural Night (UCN) 2026 dengan...