Tuesday, October 20, 2026
HomePameranFoto-Foto Terbaik Salonfoto Indonesia 37 Diboyong Ke Solo (Bagian 2)

Foto-Foto Terbaik Salonfoto Indonesia 37 Diboyong Ke Solo (Bagian 2)

Published on

- Advertisement -spot_img

EDIT 770 513

Soloevent.id – Seperti tajuk acaranya, foto-foto yang dipamerkan merupakan karya yang meraih medali dan penghargaan pada Salonfoto Indonesia 37. Tiga karya yang diulas di atas berhasil meraih medali emas dalam ajang tersebut.

Ketua Pelaksana Pameran Foto-foto Terbaik Salonfoto Indonesia 37, Wibowo Rahardjo, mengatakan, selain pameran, event ini juga diisi dengan diskusi dan sarasehan mengenai Salonfoto Indonesia, serta pemberian motivasi kepada fotografer-fotografer Kota Solo yang berencana mengikuti Salonfoto Indonesia 38.

Sarasehan dan diskusi akan dimulai pada hari kedua pameran. Pandji Vasco Da Gama akan menjadi pemantik diskusi tentang Salonfoto Indonesia. Hari Sabtu, Asad Khalid dan Dhiky Aditya bakalan memberi semangat dan motivasi kepada para fotografer.

Diskusi travel fotografi akan diselenggarakan pada Minggu. Bertindak sebagai pemateri adalah Andreas Kosasih. Di hari terakhir pameran, Joel Yulianto bakalan membahas dan berdiskusi mengenai street fotografi.

Wibowo menerangkan, walaupun Salonfoto Indonesia adalah event fotografi terbesar di Indonesia, tapi sebenarnya ajang ini fleksibel dan terbuka bagi para fotografer. “Setiap fotogfafer, bahkan fotografer pemula, bisa bergabung di acara ini dan tidak menutup kemungkinan berkesempatan untuk mendapatkan penghargaan,” tuturnya saat ditemui awak media, Kamis.

Lebih lanjut, Wibowo menjelaskan, Salonfoto Indonesia memiliki empat kategori yaitu cetak warna, cetak monokrom, dan soft copy. “Kategori soft copy ditentukan oleh penyelenggara. Di Yogyakarta kemarin [Salonfoto Indonesia 37], kategorinya diisi travel dan street fotografi,” tambahnya.

Oktober 2017 mendatang, Himpunan Senifoto Bengawan bakalan menjadi penyelenggara Salonfoto Indonesia 38. Menurut Wibowo, penyelenggara Salonfoto Indonesia adalah klub yang telah mendapat rekomendasi dari Federasi Perkumpulan Senifoto Indonesia (FPSI). “Di Solo, yang baru mendapatkan rekomendasi adalah HSB,” terangnya.

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Potensi 11 Kelurahan Bersatu di Srawung Budaya Jebres 2026

Soloevent.id - Budaya seringkali dipandang sebagai hambatan dalam pembangunan. Padahal budaya sebenarnya dapat menjadi...

Misteri Rumah Tua & Ritual Sesat: Siap-Siap Nonton Film Rambut Sewu 5 November!

Soloevent.id - Genre film horor masih menjadi genre yang banyak diminati oleh penonton. Dengan...

Merawat Tradisi, Merawat Bumi: Parade Kreativitas 15 RW di Kirab Hajatan Ageng Jagalan

Soloevent.id - Kirab Budaya Hajatan Ageng Jagalan (HAJ) Kelurahan Jagalan kembali digelar di Kelurahan...

More like this

Satu Dekade Dayskomvis! Intip Pameran Desain ‘Interplay Visual Noise’ di Gedung Djoeang 45

Soloevent.id - Program Studi D3 Desain Komunikasi Visual (DKV) telah sukses menggelar acara Dayskomvis...

Melihat Replika Kapal Jung Jawa di Pameran Museum Keliling Abhinawa Bhumi #2 Ndalem Djojokoesoeman.

Soloevent.id - Pameran Museum Keliling Abhinawa Bhumi #2 digelar di Rumah Kabudayan Ndalem Djojokoesoeman,...

Surga Anggrek Nusantara! Solo Anggrek Festival 2026 Hadir di Loji Gandrung

Soloevent.id - Solo Anggrek Festival kembali digelar untuk kedua kalinya di Kota Solo pada...