Monday, May 25, 2026
HomeSeni dan BudayaSIPA 2016 Hadir Dengan Konsep Baru

SIPA 2016 Hadir Dengan Konsep Baru

Published on

- Advertisement -spot_img

IMG_20160906_120352

Soloevent.id – Pergelaran akbar Solo International Performing Arts (SIPA) 2016 siap dihelat. Event ini bakal diselenggarakan selama tiga hari, Kamis-Sabtu (8-10/9/2016) malam, di Benteng Vastenburg. Seluruh delegasi dari dalam dan luar negeri telah menyiapkan karya-karya terbaik untuk menghibur masyarakat Solo dan sekitarnya.

Para penampil nantinya akan unjuk gigi di panggung 36 x 20 meter. Dinding-dinding Benteng Vastenburg bakalan jadi latar belakang panggung SIPA 2016. Panggung utama juga ditunjang dengan dua sayap tambahan di sisi kiri dan kanannya yang diberi sentuhan artistik minimalis. Tak hanya itu, tata lampu dan suara digarap secara berkualitas demi melarutkan penonton ke dalam dimensi “Maha Swara” SIPA 2016.

Ya, di edisi sewindu ini SIPA 2016 mengusung tema “Maha Swara”. Tema tersebut merupakan pesan kemanusiaan yang ditebar lewat pertunjukan seni. Melalui instrumen musik maupun gerakan-gerakan tubuh, para penampil asal dalam dan luar negeri akan menggelorakan semangat perdamaian, pelestarian alam, dan persahabatan, serta hal-hal baik lainnya.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, 60 persen sajian SIPA 2016 adalah musik. Hal ini dimaksudkan untuk menyelaraskan dengan tema. Sedangkan 40 persen lainnya berasal dari suguhan tari dan performance art.

Musisi-musisi dalam negeri yang bakal menghangatkan panggung SIPA 2016 antara lain Dewa Budjana, Maya Hasan, Kua Etnika, Vicky Sianipar, dan masih banyak lagi. Sedangkan delegasi luar negeri diwakili Rodrigo Parejo (Spanyol), Philip Graulty (Amerika Serikat), Blessing Chimanga (Zimbabwe), dan lain-lain.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Solo, Eny Tyasni Suzana, mengatakan, SIPA dengan konsep barunya ini diharapkan mampu menjadi magnet bagi penonton. “Dalam satu malam, kami menargetkan ada 10 ribu pengunjung. Kami berharap 50 persen dari penonton adalah wisatawan,” ungkapnya dalam jumpa pers di Double Decker Casual Dining, Selasa (6/9/2016).

Memasuki edisi kedelapan tahun, Direktur Solo International Performing Arts, Irawati Kusumorasri, mempunyai keinginan agar SIPA menjadi etalase pasar seni pertunjukan dunia.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Meski Balon Udara Gagal Terbang, Warga Tetap Padati Alun-Alun Utara Solo

Soloevent.id - Belasan balon udara yang disiapkan manajemen Bank Jateng Syariah Cabang Solo dalam...

Dari Kuliner Viral sampai Guyon Waton, Ini Keseruan Uleg Bazar Kuliner 2026 di Mangkunegaran

Soloevent.id - Uleg Bazar Kuliner (UBK) 2026 digelar pada 14 hingga 17 Mei 2026...

Pre-Event Solo Batik Carnival ke-17 Kenalkan Tema “Pitoelas” di The Park Mall Solo Baru

Soloevent.id - Pre-Event Pertama Solo Batik Carnival ke-17 digelar di Atrium The Park Mall...

More like this

Pre-Event Solo Batik Carnival ke-17 Kenalkan Tema “Pitoelas” di The Park Mall Solo Baru

Soloevent.id - Pre-Event Pertama Solo Batik Carnival ke-17 digelar di Atrium The Park Mall...

Semarak Budaya Indonesia 2026 Kembali Hadir di Solo Bawa Semangat “Swarna Bumi Bahari”

Soloevent.id - Semarak Budaya Indonesia (SBI) 2026 sebagai agenda tahunan Kota Surakarta kembali digelar...

26 Delegasi Dari 23 Daerah Siap Meriahkan Event Semarak Budaya Indonesia 2026

Soloevent.id - Semarak Budaya Indonesia (SBI) 2026 kembali menghadirkan perhelatan budaya yang mempersatukan keberagaman...