Thursday, August 27, 2026
HomeSeni dan BudayaTarian-Tarian Ini Akan Tampil Di Semarak Budaya Indonesia 2016 Part 1

Tarian-Tarian Ini Akan Tampil Di Semarak Budaya Indonesia 2016 Part 1

Published on

- Advertisement -spot_img

TARIAN-TARIAN INI AKAN TAMPIL DI SEMARAK BUDAYA INDONESIA 2016 PART 1

 

Soloevent.id – Semarak Budaya Indonesia 2016 akan hadir menghibur para penikmat seni di Kota Solo, Jumat-Sabtu (29-30/7/2016), mulai jam 19.00 WIB. Dihelat di Teater Terbuka Taman Balekambang, pergelaran edisi ketiga ini dimeriahkan oleh 13 sanggar tari yang datang tak hanya dari Solo Raya, melainkan pula luar kota.

Nama-nama pengisi acara tersebut yakni Sanggar Ayo Menari, Cundak Manik, Daya Presta Jakarta, Getar Pakuan, Kembang Lawu, Kinarya Soerya Soemirat, Krido Budaya, Metta Budaya, Progressive Art, Sarwi Retno Budaya, Semarak Candra Kirana, Senjasi, dan Solah Gatra.

Oleh panitia Semarak Budaya Indonesia 2016, mereka diberi kebebasan dalam menentukan jenis tari, entah itu tradisional, Nusantara, maupun kontemporer. Masing-masing kelompok bakalan tampil selama lebih kurang 20 menit.

Perwakilan dari Sanggar Seni Kembang Lawu, Senik Sekarsari, membeberkan, grupnya akan menyuguhkan dua tari garapan, yakni Tari Songsong dan Tari Kongkorongok. Untuk judul tari yang disebutkan di awal, dipentaskan pertama kali dalam Festival Payung 2014. “Tarian tersebut kami kembangkan lagi. Versi terbarunya bisa ditonton di Semarak Budaya Indonesia 2016,” jelasnya dalam jumpa pers di Pendhapa Sekretariat Solo International Performing Arts (SIPA), Rabu (27/7/2016).

Senik menguraikan, ciri khas Tari Songsong adalah penggunaan properti payung. Secara musikal, tarian ini memakai irama Melayu. Tari Songsong versi Semarak Budaya Indonesia 2016 bakal ditarikan oleh anak-anak usia SD hingga SMP.

Sedangkan untuk judul kedua terinspirasi dari upacara Mandhasiya yang berlangsung di Tawangmangu, Karanganyar. Senik menerangkan, upacara tersebut digelar sebagai wujud syukur atas melimpahnya hasil panen. Sebagai ucap terimakasih kepada Tuhan Yang Maha Esa, upacara Mandhasiya biasanya melepaskan ayam. “Tari Kongkorongok merupakan pengembangan dari itu,” ungkap dia. Tarian ini bakalan dibawakan oleh penari usia SMP-SMA.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Ketika Seni Turun ke Jalan : Pre-Event 2 SIPA 2026 Guncang Koridor Gatsu

Surakarta, 22 Agustus 2026 — Menjelang gelaran utama Solo International Performing Arts (SIPA) 2026,...

Penutupan PKKMB UNS 2026 Pecah! Raim Laode Sukses Hibur Ribuan Maba di Semar Night Festival

Soloevent.id - Penyanyi dan komedian Raim Laode turut hadir memeriahkan Semar Night Festival 2026...

Lumicarna Retro Vibes! Intip Kemeriahan Rapmafest 2026 Milad ke-29 UMS Rapma FM.

Soloevent.id - Komunitas radio Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Rapma FM menghadirkan perayaan milad ke-29...

More like this

Ketika Seni Turun ke Jalan : Pre-Event 2 SIPA 2026 Guncang Koridor Gatsu

Surakarta, 22 Agustus 2026 — Menjelang gelaran utama Solo International Performing Arts (SIPA) 2026,...

Pawai Pembangunan Kota Solo 2026 Angkat Isu Kepedulian Lingkungan

Soloevent.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo kembali menggelar pawai pembangunan dalam rangka peringatan HUT...

Festival Gamelan Nusantara 2026, Tampilkan Tembang Dolanan Dalam Tradisi Musik Gamelan Nusantara

Soloevent.id - Festival Gamelan Nusantara 2026 digelar di Taman Banjarsari Solo, Jumat (21/8/2026). Festival...