Wednesday, February 11, 2026
spot_img
HomeMusikHutan Indie #4: Pentas Musik Cinta Lingkungan (Part 2)

Hutan Indie #4: Pentas Musik Cinta Lingkungan (Part 2)

Published on

- Advertisement -spot_img

HUTAN INDIE #4 PENTAS MUSIK CINTA LINGKUNGAN (PART 2)

Soloevent.id – Malam menjelang, para penampil inti mulai menampakkan diri. Duo Kharis Junandharu dan Eki Tresnowening yang tergabung dalam Silampukau, tampil duluan. Mereka memperdengarkan nomor-nomor dari album fenomenal, Dosa, Kota & Kenangan dan mini album Sementara Ini. Lagu-lagu hits seperti “Malam Jatuh di Surabaya”, “Puan Kelana”, “Doa 1”, berhasil memancing penonton untuk  larut dalam koor massal.

Hutan Indie #4 menapaki puncak saat Nosstress unjuk gigi. Trio berisi Man Angga (vokal, gitar), Guna Warma (vokal, gitar), dan Cok Bagus Pemayun (cajon, vokal, harmonika) ini menampilkan aksi panggung nan ciamik. Harmonisasi vokal yang mereka sajikan menjadi daya tarik tersendiri. Mereka menutup secara klimaks lewat “Bersama Kita”.

Ketua Panitia Hutan Indie #4, Alfian Ari Nugroho, menyebutkan, event tersebut merupakan bentuk apresiasi dan dukungan Komunitas Musik Fisip kepada musisi-musisi indie yang berada di wilayah Solo dan sekitarnya.

Selain mengapresiasi musik, Hutan Indie juga mengajak penonton untuk cinta lingkungan. Di tahun ini, “From Litter to Glitter” atau “Dari Sampah Menjadi Berkilau” dipilih sebagai tema acara. “Kami mencoba menghadirkan kegemerlapan konser musik dengan menggunakan sampah sebagai media artistik,” paparnya.

Digunakannya sampah sebagai media artistik dimaksudkan sebagai aksi kecil KMF untuk merawat lingkungan melalui daur ulang sampah. “Sampah adalah material sisa. Di Hutan Indie #4 ini kami ingin menyampaikan kalau sampah dapat menjadi sesuatu yang memiliki nilai lebih,” urainya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Mangkunegaran Meresmikan Layanan Ambulans Jenazah dan Pembukaan Kembali Perpustakaan Reksa Pustaka Mangkunegaran

Surakarta, 5 Februari 2026. Mangkunegaran meresmikan layanan ambulans jenazah dan membuka kembali Perpustakaan Reksa Pustaka...

Maraton 48 Jam: Intip Keseruan Global Game Jam Solo 2026 di Solo Technopark!

Soloevent.id - Global Game Jam Solo 2026 kembali digelar pada 30 Januari hingga 1...

Chef Jane Spill Rahasia “Dubai Chewy Cookies” di Atrium Neo Solo Grand Mall.

Soloevent.id - Neo Solo Grand Mall kembali menggelar acara festival kuliner pada 23 Januari...

More like this

Puncak Acara Milad Rapma FM ke-28 Hadirkan Panggung Gigs Musik di Hetero Space Solo

Soloevent.id - Komunitas radio Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Rapma FM baru saja menggelar perayaan...

Float hingga Efek Rumah Kaca Ramaikan Solo City Jazz ke-13 di Pamedan Pura Mangkunegaran

Soloevent.id - Solo City Jazz ke-13 kembali digelar pada 27 September 2025 dengan menghadirkan...

Solo City Jazz 2025 Hadirkan Musisi Local Pride Solo

Soloevent.id - Kota Solo tidak pernah sepi event seru setiap bulannya. Sabtu (27/9/2025) terdapat...