Tuesday, October 20, 2026
HomeMusikBerpetualang Bersama Littlelute Di Pelican Agenda #5

Berpetualang Bersama Littlelute Di Pelican Agenda #5

Published on

- Advertisement -spot_img

BERPETUALANG BERSAMA LITTLELUTE DI PELICAN AGENDA #5

Soloevent.id – Di sudut Café Tiga Tjeret, Solo, tujuh orang pemain band sedang membawakan lagu-lagu folk ceria. Mereka adalah Dhea Febrina N. (vokal), Asep Heryanto (sopran ukulele), Muh. Ridwan N. (mandolin), Endang Kurniawan (tenor ukulele, backpipe toys), Rengga Ramayuda (bas ukulele), Moch. Iqbal R.S. (mandola), dan Faizal Budiman (perkusi). Ketujuh orang itu tergabung dalam nama Littlelute.

Grup asal Bandung ini merupakan pendatang baru di kancah permusikan Tanah Air. Dalam rangka mengenalkan album perdana berjudul Traces of Dollface & Plots kepada khalayak luas, Littlelute menggelar tur ke enam kota di Pulau Jawa. Salah satu destinasi mereka adalah Solo.

Gig yang diasuh oleh Dean Street Billly’s, Pelican Agenda #5, menjadi tapakan pertama Littlelute di Kota Bengawan, Selasa (17/5/2016). Mereka berbagi panggung dengan tiga band lokal yakni Punctum Remotum, Diorama Lima, dan Pathetic Waltz.

Malam itu, band yang berdiri pada 29 November 2013 itu memainkan delapan lagu dari album Traces of Dollface & Plots. Melalui tembang-tembang di album itu, Littlelute mengajak pendengar untuk berpetualang serta menorehkan cerita bersama Dixie – salah satu tokoh imajinasi  di album itu – dan teman-temannya. Nuansa riang yang dibawakan seperti menggiring pendengar untuk kembali ke masa-masa kecil.

“Senandung Semesta” tampil sebagai pembuka. Vokal Dhea yang manis nan childish berbaur dengan irama alat-alat musik petik yang membentuk suasana Scottish. Keceriaan juga terjadi di lagu “Hallo, Daddy!”. Lagu itu menceritakan tentang Dixie yang meminta izin ayahnya supaya diperbolehkan jalan-jalan bersama teman-temannya.

“Kami senang sekali berada di sini. Solo adalah kota ketiga. Ini adalah tur pertama banget. Solo adalah kota yang indah untuk dikunjungi. Tadi kami berkunjung ke Lokananta dan sempat membikin video di sana. Di setiap kota, kami selalu mendokumentasikan kegiatan-kegiatan kami. Video itu nantinya bakal di-upload di YouTube,” terang Dhea, sebelum membawakan “Berlibur ke Poznan”.

Setelahnya, band yang bernaung di bawah Helat Tubruk Records ini masih berbagi kegembiraan lewat lagu-lagu lain seperti “Childhood Story”, “Menepi”, “Taman Musim Semi”, “Hansel & Gretel”. Sebagai aksi pamungkas, Littlelute memainkan satu nomor upbeat bejudul “Charlie”.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Potensi 11 Kelurahan Bersatu di Srawung Budaya Jebres 2026

Soloevent.id - Budaya seringkali dipandang sebagai hambatan dalam pembangunan. Padahal budaya sebenarnya dapat menjadi...

Misteri Rumah Tua & Ritual Sesat: Siap-Siap Nonton Film Rambut Sewu 5 November!

Soloevent.id - Genre film horor masih menjadi genre yang banyak diminati oleh penonton. Dengan...

Merawat Tradisi, Merawat Bumi: Parade Kreativitas 15 RW di Kirab Hajatan Ageng Jagalan

Soloevent.id - Kirab Budaya Hajatan Ageng Jagalan (HAJ) Kelurahan Jagalan kembali digelar di Kelurahan...

More like this

Kemeriahan Konser Harmony Manikam Nusantara di Ndalem Ndjojokoesoeman

Soloevent.id - Konser orkestra "Harmony Manikam Nusantara" bersama Svara Dhananjaya Music Orchestra sukses digelar...

Penutupan PKKMB UNS 2026 Pecah! Raim Laode Sukses Hibur Ribuan Maba di Semar Night Festival

Soloevent.id - Penyanyi dan komedian Raim Laode turut hadir memeriahkan Semar Night Festival 2026...

Pecah Maksimal! Trio Macan, Denny Caknan hingga NDX AKA Sukses Goyang De Tjolomadoe.

Soloevent.id - Ribuan orang joget bareng di konser FYP (FestivalnYa Pedangdut) di De Tjolomadoe,...