Tuesday, May 19, 2026
HomeLainnyaBantu Gerakan Dunia Bebas Polio 2020 Lewat Pekan Imunisasi Nasional

Bantu Gerakan Dunia Bebas Polio 2020 Lewat Pekan Imunisasi Nasional

Published on

- Advertisement -spot_img

 

MENUJU DUNIA BEBAS POLIO 2020 DENGAN PEKAN IMUNISASI NASIONAL

Soloevent.id – Sebagai upaya memberantas virus polio, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menggelar Pekan Imunisasi Nasional (PIN) 2016, dari tanggal  8-15 Maret 2016. Pencanangan PIN 2016 digelar di Taman Cerdas Mojosongo, Solo, Selasa (8/3/2016) pagi. Ibu Negara, Iriana Joko Widodo, didaulat sebagai pencanang Pekan Imunisasi Nasional 2016.

Baca selengkapnya : Ibu Negara terjun langsung canangkan Pekan Imunisasi Nasional 2016

Dua menteri dari Kabinet Kerja yakni Menteri Kesehatan, Nila Djuwita F. Moeloek; dan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani; turut hadir dalam pencanangan Pekan Imunisasi Nasional 2016.

Menteri Kesehatan, Nila Djuwita F. Moeloek, mengatakan, Indonesia bersama negara-negara Asia Tenggara lainnya telah mendapatkan sertifikasi bebas polio pada Maret 2014. “Namun karena ada dua negara yaitu Pakistan dan Afghanistan yang masih endemis polio, dibutuhkan komitmen dari seluruh negara di dunia demi menuju dunia bebas polio pada 2020,” ungkapnya saat memberikan sambutan.

Nila melanjutkan, berdasarkan estimasi data sasaran yang dikeluarkan oleh Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Pekan Imunisasi Nasional 2016, menyasar sebanyak 23.721.004 anak umur 0-59 bulan.

Penyelenggaraan tahun ini diikuti sebanyak 33 provinsi dan 509 kabupaten/kota, dengan total Pos PIN sekitar 300.000. Dengan cakupan lebih dari 95 persen, Nila berharap dapat mempertahankan status Indonesia bebas polio dan mewujudkan dunia bebas polio pada 2020.

Sedangkan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani, mengungkapkan, imunisasi harus dilakukan secara bertahap. Ia menguraikan, setiap bayi umur 2 bulan, 4 bulan, 6 bulan, 2 tahun, sampai 5 tahun harus datang ke Posyandu, Poliandes, Puskesmas, atau klinik untuk secara rutin mendapatkan vaksin polio.

“Semua bayi wajib untuk mendapatkan imunisasi polio. Pemberian tetes polio dilakukan secara gratis. Dengan imunisasi polio kita menciptakan generasi sehat dan berkualitas yang terbebas dari cacat tubuh karena penyakit polio,” jelasnya.

Puan melanjutkan, Pekan Imunisasi Nasional merupakan potret dari perjuangan besar seluruh umat manusia dalam memerangi virus polio. “Kita harus berpartisipasi untuk mensukseskan PIN Polio ini, sehingga anak-anak Indonesia bisa menjadi generasi yang sehat lahir dan batin,” pungkas dia.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Meski Balon Udara Gagal Terbang, Warga Tetap Padati Alun-Alun Utara Solo

Soloevent.id - Belasan balon udara yang disiapkan manajemen Bank Jateng Syariah Cabang Solo dalam...

Dari Kuliner Viral sampai Guyon Waton, Ini Keseruan Uleg Bazar Kuliner 2026 di Mangkunegaran

Soloevent.id - Uleg Bazar Kuliner (UBK) 2026 digelar pada 14 hingga 17 Mei 2026...

Pre-Event Solo Batik Carnival ke-17 Kenalkan Tema “Pitoelas” di The Park Mall Solo Baru

Soloevent.id - Pre-Event Pertama Solo Batik Carnival ke-17 digelar di Atrium The Park Mall...

More like this

Solo Full Energi! 35 Kabupaten/Kota Tumpah Ruah di FORDA Jateng, Aksi Battle Dance Curi Perhatian di CFD!

Soloevent.id - Festival Olahraga Masyarakat Daerah (FORDA) Jawa Tengah 2025 digelar pada 5 hingga...

5 Artis Indonesia yang Suka Lari Maraton: Dian Sastrowardoyo Hingga Gisella

Soloevent.id - Dibandingkan dengan jenis olahraga lain, lari dikenal sebagai olahraga paling ekonomis dan...

Rapma FM Rayakan Milad ke-28 Lewat Rapmafest #12

Soloevent.id - Surakarta, 3 Agustus 2025 – Rapma FM, radio komunitas di bawah naungan...