Sunday, September 13, 2026
HomeMusikNtrl Pungkasi Solo Medical Cup 2016

Ntrl Pungkasi Solo Medical Cup 2016

Published on

- Advertisement -spot_img

NTRL PUNGKASI SOLO MEDICAL CUP 2016

Lima menit lepas pukul 22.00 WIB, lagu kebangsaan Indonesia Raya berkumandang di GOR Sritex Arena, Sriwedari, Solo. Tanpa dikomando, ratusan orang yang berada di sana bersama-sama menyanyikannya secara lantang. Saat Indonesia Raya diakhiri dengan tepukan tangan, tiga orang lelaki mulai memasuki panggung.

“Selamat malam, Solo! Apa kabar semua?” tutur vokalis-basis NTRL, Bagus Dhanar Dhana, sembari memberi kode kepada dua temannya, Christopher “Coki” Bollemeyer (gitaris) dan Eno Gitara (drummer), untuk segera mengegas nomor pembuka, “Primadona”. Lagu dari album terbaru 11-12 yang punya hentakan eksplosif ini, langsung membakar adrenalin penonton.

Tak memperlambat lajunya, grup rock alternative itu segera melibas dengan “Lintang”. Lagu yang menyajikan riff gitar energik yang diimbangi ketukan drum powerful ini mengajak Netralizer untuk berdansa liar penuh semangat.

Lima tahun tak menyinggahi Kota Solo, Bagus gembira melihat suka cita penggemarnya. Tembang catchy, “Hari yang Indah”, disajikan untuk merayakan perjumpaan malam itu. Usai digilas lagu-lagu keras, Netralizer diajak rehat sekejap di nomor “Hujan di Hatiku” dan “Air Mata”.

Sedikit demi sedikit, alur permainan mulai dinaikkan lagi. Band yang hampir berusia seperempat abad ini kembali menyuguhkan satu lagu dari album 11-12, “Langit Senja”. Di lagu kedelapan, NTRL melesat lewat “Terbang Tenggelam”.

Namun sayang, saat lagu tersebut dimainkan, ada sedikit percekcokan di baris penonton. Melihat itu, NTRL menghentikan sejenak penampilannya. Untuk mendinginkan situasi, Bagus selaku frontman, memberikan imbauan. “Bersinggungan sedikit di moshpit adalah hal yang biasa. Teman-teman mohon bersabar. Gimana? Bisa lanjut?” tuturnya. Setelah kondisi dapat dikendalikan oleh pihak keamanan, “Terbang Tenggelam” kembali digeber.

Insiden yang sempat terjadi, seolah tak digubris para Netralizer. Mereka kembali meliar di lagu “Pertempuran Hati” dan nomor anthemic “Garuda di Dadaku”. Di puncak perjumpaan, NTRL memungkasi dengan single dari album 11-12, “Sakit Jiwa”.

Minggu (14/2/2016) malam itu, NTRL menjadi headliner di acara Closing Ceremony Solo Medical Cup 2016. Selain NTRL, konser musik yang jadi penanda akhir kompetisi futsal dan basket Solo Medical Cup tersebut menampilkan pula aksi dari DJ DVTR, Fisip Meraung, dan Soloensis.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

SIPA 2026, Diplomasi Budaya melalui Seni Pertunjukan

Solo International Performing Arts (SIPA) 2026 kembali menyuguhkan perayaan  seni pertunjukan  bertaraf  internasional di...

SIPA Hadirkan Beragam Seni Pertunjukan di Hari Kedua

Solo International Performing Arts (SIPA) 2026 kembali melanjutkan rangkaian pertunjukannya di Pamedan Pura Mangkunegaran,...

SIPA 2026 Tegaskan Posisi sebagai Festival Seni Internasional melalui Semangat “Kinetic Kinship: Beyond Boundaries”

SURAKARTA – Solo International Performing Arts (SIPA) 2026 kembali menggelar jumpa pers di...

More like this

Kemeriahan Konser Harmony Manikam Nusantara di Ndalem Ndjojokoesoeman

Soloevent.id - Konser orkestra "Harmony Manikam Nusantara" bersama Svara Dhananjaya Music Orchestra sukses digelar...

Penutupan PKKMB UNS 2026 Pecah! Raim Laode Sukses Hibur Ribuan Maba di Semar Night Festival

Soloevent.id - Penyanyi dan komedian Raim Laode turut hadir memeriahkan Semar Night Festival 2026...

Pecah Maksimal! Trio Macan, Denny Caknan hingga NDX AKA Sukses Goyang De Tjolomadoe.

Soloevent.id - Ribuan orang joget bareng di konser FYP (FestivalnYa Pedangdut) di De Tjolomadoe,...