Friday, September 18, 2026
HomePameranBelajar Bahasa Inggris Jadi Mudah Berkat Fairy Sale

Belajar Bahasa Inggris Jadi Mudah Berkat Fairy Sale

Published on

- Advertisement -spot_img

BELAJAR BAHASA INGGRIS JADI MUDAH BERKAT FAIRY SALE

Apa yang terlintas dipikiran kamu saat ndenger kata grammar? Sulit, mbingungin atau malah sampe bosen karna dari dulu ampe sekarang gak pernah bisa ngerjain soalnya?

Grammar Bahasa Inggris emang salah satu problem buat para pelajar. Tapi sekarang gak ada lagi alasan sulit saat belajar grammar. Karena ada karya anak bangsa nih yang patut diacungi jempol.

IAIN Surakarta patut bangga, karna mempunyai mahasiswa yang kreatif. Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris dan Sastra Inggris menggelar event yang dinamai Fairy Sale. Fairy Sale ini adalah event tahunan yang rutin dihelat. Dan ini sudah tahun kelima mereka menciptakan karya baru yang dijual untuk umum. Fairy Sale yang bertema “Creative Rebellion”. Fairy Sale kali ini menjual game dan film yang edukatif sekaligus interaktif yang bisa dinikmati di PC, Android dan juga Web.

Game yang mereka buat berisi tentang pembelajaran vocabulary dan grammar yang bisa dinikmati semua kalangan umur. Di game grammar ada 10 tingkatan level yang berisi 100 soal. Game tersebut menggunakan fitur Izahime. Setiap kelas mempunyai nama dan karakter game sendiri. Jadi bakal ada beberapa variasi bentuk game yang bisa dipelajarin nih.

Gak cuma game tentang grammar dan vocabulary yang mereka ciptakan. Tapi juga ada visual novel dan film edukatif yang alur ceritanya mereka sendiri yang menuliskan. Kereen! Visual novel ini bentuknya kaya game aplikasi tapi ada alur ceritanya. Nah, alur ceritanya itu yang bikin mahasiswa, aplikasinya yang bikin dosen IAIN SKA, Sf. Luthfi Arguby, M.Hum dan Sf. Lukfianka Sanjaya, M.Hum.

Berhubungan dengan android, mereka pun juga berniat untuk melaunching game-game tersebut di play store. “Sudah pesan domainnya, tapi belum dilaunching. Nanti launchingnya setelah Fairy Sale. Ini adalah usaha kami dalam pelayanan masyarakarat dalam kebahasaan dan bisa lebih interaktif dalam penggunaaan Bahasa Inggris.” ujar Sf.Luthfi Arguby, M.Hum.

Pengunjung di Fairy Sale ini pun berdatangan dari beberapa kampus. Sperti Undip, Universitas Muhammadiyah Purworejo, dan juga  kampus dari Pekalongan dan Klaten. Ditemui Soloevent, mahasiswa pun merasa bangga dengan karya mereka. “Jadi kita bisa lebih dikenal orang. Anak inggris yang gak ada TIKnya tapi bisa bikin game. Walaupun repot tapi kita semua enjoy. Banggalah punya karya.” kata Nur Isnaini Wulan Agustin.

Bikin game sendiri. Alur cerita sendiri. Aplikasi juga buatan sendiri. Patut diacungi jempol ya karya anak bangsa ini. Semangat deh buat kemajuan pendidikan Indonesia. Semoga Bermanfaat ya!

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Solo International Performing Arts Hari Kedua Tampilkan  5 Delegasi Seni Yang Memukau

Soloevent.id - Solo International Performing Arts (SIPA) 2026  Hari kedua menampilkan beragam karya seni...

SIPA 2026, Diplomasi Budaya melalui Seni Pertunjukan

Solo International Performing Arts (SIPA) 2026 kembali menyuguhkan perayaan  seni pertunjukan  bertaraf  internasional di...

SIPA Hadirkan Beragam Seni Pertunjukan di Hari Kedua

Solo International Performing Arts (SIPA) 2026 kembali melanjutkan rangkaian pertunjukannya di Pamedan Pura Mangkunegaran,...

More like this

Satu Dekade Dayskomvis! Intip Pameran Desain ‘Interplay Visual Noise’ di Gedung Djoeang 45

Soloevent.id - Program Studi D3 Desain Komunikasi Visual (DKV) telah sukses menggelar acara Dayskomvis...

Melihat Replika Kapal Jung Jawa di Pameran Museum Keliling Abhinawa Bhumi #2 Ndalem Djojokoesoeman.

Soloevent.id - Pameran Museum Keliling Abhinawa Bhumi #2 digelar di Rumah Kabudayan Ndalem Djojokoesoeman,...

Surga Anggrek Nusantara! Solo Anggrek Festival 2026 Hadir di Loji Gandrung

Soloevent.id - Solo Anggrek Festival kembali digelar untuk kedua kalinya di Kota Solo pada...