Wednesday, July 22, 2026
HomeMusikAksi Genderang Seruling Canka Lokananta Buat Kagum Penonton Pawai Pembangunan

Aksi Genderang Seruling Canka Lokananta Buat Kagum Penonton Pawai Pembangunan

Published on

- Advertisement -spot_img

 

AKSI GENDERANG SERULING CANKA LOKANANTA BUAT KAGUM PENONTON PAWAI PEMBANGUNAN

Spektakuler! Mungkin itulah kata yang tepat untuk menggambarkan aksi marching band Akademi Militer (Akmil), Genderang Seruling Canka Lokananta, yang turut memeriahkan Pawai Pembangunan, Selasa (18/8/2015).

Di depan panggung kehormatan yang terletak di utara Plaza Sriwedari, Solo, seratusan taruna itu berhasil membuat kagum penonton. Mata dan kuping warga benar-benar dimanjakan oleh para pemain marching band tersebut.

Bagaimana tidak? Sembari mendengarkan 15 komposisi lagu yang memadukan harmonisasi brass, perkusi, dan pit instruments, ribuan penonton yang memadati Jalan Slamet Riyadi dihibur pula oleh aksi lincah para pemain bass drum dan keempat mayoret. Tak hanya itu, Genderang Seruling Canka Lokananta juga menyajikan komposisi gerak baris-berbaris yang rapi.

Sembari mengiringi lagu “Bengawan Solo”, “Set Fire to the Rain”, dan lagu-lagu lainnya, para penabuh bass drum yang memakai kostum harimau, seperti tak kenal lelah. Mereka terlihat tak memedulikan beban yang mereka bawa. Mereka selalu saja hilir mudik di antara rombongan.

Keempat mayoret pun seakan tak mengenal letih. Tidak cuma memimpin dan menjaga irama kelompoknya, mayoret Genderang Seruling Canka Lokananta yang terdiri dari dua pria dan dua wanita itu selalu melakukan atraksi dengan batonnya. Mereka memutar tongkatnya itu, dan beberapa kali melepaskannya ke udara, kemudian menangkapnya dengan cekatan.

Mayoret Genderang Seruling Canka Lokananta, Sersan Mayor Satu Taruna I Made Ramadas, mengatakan perlu loyalitas tinggi untuk memimpin kelompoknya. “Begitu pula dengan rekan-rekan. Mereka juga perlu loyalitas tinggi untuk menghargai penata irama. Jadi saat diatur oleh kami, mereka mau melaksanakan,” tuturnya sebelum Pawai Pembangunan dimulai.

Danyontar Madya Mentar Akmil, Mayor Inf Amrul Huda, mengatakan untuk membina kekompakan, dibutuhkan banyak jam terbang dan latihan. “Latihan memakan waktu yang panjang. Mereka juga harus fokus ke studinya. Dengan manajemen waktu, semua bisa diatasi,” terangnya saat ditemui awak media.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Kolaborasi Lintas Generasi di Satu Panggung Solo Keroncong Festival 2026

Soloevent.id - Solo Keroncong Festival (SKF) 2026 kembali digelar pada Sabtu (18/7/2026) di Alun-Alun...

Surga Anggrek Nusantara! Solo Anggrek Festival 2026 Hadir di Loji Gandrung

Soloevent.id - Solo Anggrek Festival kembali digelar untuk kedua kalinya di Kota Solo pada...

Dari Gambyong Hingga Band Local: Pre-Event SIPA 2026 Sukses Hipnotis Anak Muda Solo di Solo Paragon Lifestyle Mall.

Soloevent.id - Bulan September mendatang, Solo International Performing Arts (SIPA) bakalan digelar lagi.  Berbagai...

More like this

Kolaborasi Lintas Generasi di Satu Panggung Solo Keroncong Festival 2026

Soloevent.id - Solo Keroncong Festival (SKF) 2026 kembali digelar pada Sabtu (18/7/2026) di Alun-Alun...

Dari Gambyong Hingga Band Local: Pre-Event SIPA 2026 Sukses Hipnotis Anak Muda Solo di Solo Paragon Lifestyle Mall.

Soloevent.id - Bulan September mendatang, Solo International Performing Arts (SIPA) bakalan digelar lagi.  Berbagai...

Seniman dari 28 Negara Kumpul di Solo International Art Camp 2026!

Soloevent.id - Yayasan Jagoan Indonesia bersama The Asian Post (member of Infobank Media Group)...