Thursday, January 15, 2026
spot_img
HomePameranNaga Raksasa Parkir Di Festival Lampion Suzhou

Naga Raksasa Parkir Di Festival Lampion Suzhou

Published on

- Advertisement -spot_img

NAGA-RAKSASA-PARKIR-DI-FESTIVAL-LAMPION-SUZHOU_

Sudah sepuluh hari ini Alun-Alun Utara Solo tampak gemerlap. Benderang cahaya berasal dari lampion-lampion yang berukuran kecil hingga raksasa.  Setelah pada Juni-Juli lalu berhasil membuat takjub warga Semarang, kini PT Lautan Lentera Indonesia ingin melakukan hal yang sama dengan membawa Festival Lampion Suzhou kepada publik Kota Bengawan.

Event yang digelar pada 29 Agustus-21 September 2014 ini bukan hanya menghadirkan lampion dengan bentuk standar, melainkan juga mempertontonkan berbagai replika seperti Taj Mahal, Laksamana Cheng Ho beserta kapalnya, gerbang China, seribu wajah, dan lain-lain.

Terdapat pula ikon-ikon binatang yang dituangkan dalam 12 shio, serta tak ketinggalan dua makhluk mitologi yang dihormati oleh kebudayaan China yakni naga dan Fenghuang. “Kami ada sembilan lampion yang besar, dengan pusatnya di naga. Naga itu tingginya 9 meter dan panjangnya 12 meter,” jelas CEO PT Lautan Lentera Indonesia, Suma.

Kesemua lampion diimpor langsung dari Suzhou, Tiongkok. Kota tersebut merupakan produsen dan pusat lampion dunia. “Jadi untuk kualitas, kami bisa bersaing. Karena lampion-lampion itu lebih detail dan lebih hidup,” tambahnya.

Dengan menggunakan kain satin khusus yang tahan air sebagai bahan dasar, ditambah perlengkapan penunjang (seperti baut, besi, rangka, bohlam) yang merupakan produk impor, serta teknisi-teknisi yang sudah mendapatkan pelatihan, Suma optimis tidak terkendala dengan anomali cuaca yang sering terjadi.

Suma juga melihat antusiasme warga Solo terhadap Festival Lampion Suzhou begitu tinggi. Terlihat dari penjualan tiket mereka yang rata-rata setiap harinya mencapai lebih dari 2.500 lembar. “Yang saya lihat segala segmen masyarakat datang. Semua membaur,” ungkapnya.

Festival Lampion Suzhou akan diselenggarakan selama 24 hari. Dibuka dari mulai pukul 17.00-23.00 WIB, dengan harga tiket masuk sebesar Rp 15.000,00  (Senin-Kamis), dan Rp 20.000,00 (Jumat-Minggu). Selain menikmati keindahan lampion, pengunjung juga bisa melihat atraksi sulap, berwisata kuliner, dan bermain di wahana-wahana yang telah disediakan.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Artikel Populer

Artikel Terbaru

Vibe Pasar Gede Beda Banget! Solo Di waktu Malam : Spot Nongkrong Klasik yang Lagi Hits

Soloevent.id - Kota Solo emang ada aja gebrakannya yang baru, selain menghadirkan berbagai acara...

The Sunan Hotel Solo Hadirkan Red Lantern Buffet

The Sunan Hotel Solo kembali menghadirkan pengalaman kuliner tematik melalui Red Lantern Buffet, sebuah...

Gak Ada Kembang Api di Solo? Ternyata Ini Alasan Haru di Balik Car Free Night (CFN) 2026!

Soloevent.id - Pemerintah Kota Surakarta memperingati malam pergantian Tahun Baru 2026 dengan menggelar Solo...

More like this

Wayang Kok Bahas Bullying? Begini Cara Karang Taruna Baluwarti “Menyentil” Anak Muda Zaman Now!

Soloevent.id - Festival Pucakawarti Vol.3 Baluwarti digelar di depan Kantor Kelurahan Baluwarti, Jumat-Sabtu (19-20/12/2025)....

Ternyata Ini Alasan Ribuan Mata Terpaku pada Panggung Disabilitas di Solo.

Soloevent.id - Kesenian tidak memandang batas yang berarti seni dapat diterima dan dilakukan oleh...

Konser “Gamelan Adi Kaloka: Merayakan Keragaman Nusantara”, sebuah konser kolaboratif seniman gamelan.

Soloevent.id - Tak kurang dari 175 talenta seni terlibat dalam sebuah pergelaran seni karawitan...